Terkini Nasional
Efek Samping Vaksin Sekali Suntik Johnson and Johnson yang Sudah Tiba di Indonesia
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak 500 ribu vaksin Covid-19 Johnson-Johnson atau Janssen untuk pertama kali tiba di Indonesia pada Sabtu (11/9/2021).
Vaksin asal produsen Amerika Serikat ini, diberikan kepada orang berusia 18 tahun ke atas dengan pemberian sekali suntikan atau dosis tunggal sebanyak 0,5 mL secara intramuscular.
Bagaimana dengan efek samping yang dihasilkan?
Badan POM telah melakukan kajian terhadap vaskin Janssen sebagai persyaratan penerbitan Izin Penggunaan Darurat/Emergency Use Authorization (EUA).
Dari hasil kajian yang telah dilakukan menunjukkan, dari sisi keamanan, secara umum pemberian vaksin tersebut dapat ditoleransi dengan baik.
Baca: Takut Jarum Suntik, Napi Berbadan Besar & Bertato Histeris saat Divaksin Covid-19 di Lapas Tuban
Reaksi lokal maupun sistemik dari pemberian vaksin Johnson and Johnson menunjukkan tingkat keparahan grade 1 dan 2.
Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) lokal yang umum terjadi, antara lain nyeri, kemerahan, dan pembengkakan, serta KIPI sistemik yang umum terjadi adalah sakit kepala, rasa lelah (fatique), nyeri otot (myalgia), mengantuk, mual (nausea), muntah, demam (pyrexia), dan diare.
Dalam hal efikasi, berdasarkan data interim studi klinik fase 3 pada 28 hari setelah pelaksanaan vaksinasi, efikasi vaksin Johnson and Johnson untuk mencegah semua gejala (any symptom) Covid-19 adalah sebesar 67,2 persen E
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono mengatakan pada tahap awal ini vaksin Johnson and Johnson akan segera digunakan dan didistribusikan ke daerah aglomerasi.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tiba di Indonesia, Kenali Efek Samping Vaksin Sekali Suntik Johnson and Johnson
# Efek Samping # Johnson and Johnson # vaksin sekali suntik # BPOM
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
BPOM soal Alasan Pencantuman Label Nutrisi Diterapkan 2 Tahun Lagi: Bukan Ditolak Dunia Industri
Rabu, 15 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Ikut Terdampak Perang AS-Iran, BPOM akan Panggil Industri Farmasi Bahas Stok Obat dan Vaksin
Kamis, 9 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Jadi Dosen Tamu di Harvard Medical School, Kepala BPOM RI Sampaikan Gagasan soal Vaksin Maternal
Selasa, 7 April 2026
Tribunnews Update
Jelang Idul Fitri, BPOM Temukan Ribuan Produk Pangan Tak Sesuai Standar, Ada yang Kedaluwarsa
Rabu, 11 Maret 2026
Nasional
Respon Perang Timur Tengah, BPOM Pastikan Ketersediaan Obat Esensial RI Aman hingga Akhir Tahun
Kamis, 5 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.