TRIBUNNEWS UPDATE
Tangis Guru Pecah di Depan Nadiem Curhat soal Gaji Kecil, Berharap Aspirasi Guru Swasta Didengar
TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek), Nadiem Makarim mengunjungi sejumlah sekolah di Jakarta Timur pada Jumat (10/9/2021).
Salah satu sekolah yang dikunjunginya yaitu SMP PGRI 20 Cipinang Muara, Jakarta Timur.
Disana, Nadiem mendapat keluhan dari sejumlah guru terkait minimnya gaji yang diterima.
Diketahui, sebelum berkunjung ke SMP PGRI 20, Nadiem terlebih dahulu berkunjung ke SD Santo Fransiskus III Kayu Putih.
Kunjungan kemudian di akhiri di SMAN 71 Jakarta.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang sudah digelar di beberapa sekolah.
Dikutip dari Tribunnews.com, dalam kunjungan tersebut Nadiem berkesempatan untuk berbicara dengan beberapa guru.
Kartini Harahap, salah seorang guru SMP PGRI 20 Cipinang Muara pun menceritakan kesulitan yang dihadapinya.
Kepada sang menteri, guru SMP PGRI 20 tersebut berkeluh kesah mengenai minimnya gaji yang diterima dirinya dan guru-guru lain.
Kartini mengaku gaji yang diterima tidak cukup untuk membiayai hidupnya selama sebulan.
Saat menceritakan keluh kesahnya, tangis Kartini sontak pecah.
"Gaji kami guru-guru sangat minim pak. Kalau dihitung-hitung pak gaji kami di sini utuh hanya satu minggu pak," ujar Kartini.
Guru yang telah mengajar di SMP PGRI 20 sejak 2011 ini mengaku terus bersyukur meski mendapatkan pendapatan yang sangat minim.
Dirinya berharap, para guru di SMP PGRI 20 dapat terus sehat, demi memberikan pembelajaran kepada para siswa.
"Ibu kepala sekolah kami mengatakan hanya mampu segitu, mau diapakan. Kami tetap bersyukur, Alhamdulillah SMP PGRI 20 sehat walafiat," ucap Kartini.
Tak hanya itu, Kartini juga berharap aspirasi dari guru swasta dapat diserap Nadiem.
Mendengar aspirasi Kartini, Nadiem mengaku mengerti kesulitan yang dihadapi guru-guru di sekolah swasta.
Menurut Nadiem, masalah kesejahteraan guru tak hanya terjadi di sekolah swasta.
Akan tetapi juga dihadapi oleh guru honorer di sekolah negeri.
"Ini situasi yang sangat berat, apalagi jika tinggal di Jakarta. Sangat berat bu ya. Di daerah paling tidak ada harga yang lebih rendah, kalau di kota besar, indeks kemahalannya lebih tinggi," kata Nadiem.
Mantan CEO Gojek ini mengatakan pihaknya telah mencoba memberikan bantuan melalui BOS Kinerja dan BOS Afrimasi untuk guru swasta.
(Tribun-Video.com/TribunNews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tangis Kartini Pecah Saat Curhat Kepada Nadiem Makarim Soal Minimnya Gaji Guru Swasta
# Nadiem Makarim # TRIBUNNEWS UPDATE # guru honorer # Gaji Guru
Reporter: Tri Suhartini
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Terobos Blokade AS, Berhasil Ekspor 4,6 Juta Barel Minyak, Pasukan Trump Kewalahan di Hormuz?
6 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Prabowo Siap Kucurkan Rp4 Triliun Buntut Tragedi KRL, Ribuan Titik Lintasan di Jawa akan Dibenahi
13 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Media Asing Ramai Bahas Kecelakaan KRL Vs Argo Bromo Anggrek, Soroti Taksi Diduga Penyebab Laka
21 menit lalu
Tribunnews Update
Batalkan Utusan AS Ke Paksitan, Trump Kini Minta Iran ke Washington atau Telepon untuk Jalur Damai
27 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
2 Jenazah Korban Berhasil Diangkat, Ambulans Siaga Angkut Korban Tabrakan KRL & Argo Bromo ke RS
30 menit lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.