HOT TOPIC
Beredar Pengakuan Pegawai KPI Pusat Dilecehkan dan Dirundung Selama 10 Tahun, Pelaku Beramai-ramai
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pegawai di KPI Pusat, membeberkan dugaan adanya tindak perundungan dan pelecehan di lingkungan kerja.
Hal tersebut mulai terungkap, melalui sebuah pesan yang kini viral di media sosial.
Pria berinisial MS ini mengaku mendapatkan tindak bullying dan pelecehan sejak 2012 silam.
Dikutip dari Tribunnews.com, MS menuliskan bahwa sejak awal kerja pada 2012 sampai 2014, ia terus dibully dan dipaksa membelikan makan senior seniornya.
"Sepanjang 2012-2014, selama 2 tahun saya dibully dan dipaksa untuk membelikan makan bagi rekan kerja senior," tulis MS.
MS sendiri, merupakan karyawan kontrak yang bekerja di KPI Pusat.
MS menuturkan, pelaku bullying dan pelecehan tersebut merupakan pegawai pria.
"Padahal kedudukan kami setara dan bukan tugas saya untuk melayani rekan kerja. Tapi mereka secara bersama sama merendahkan dan menindas saya layaknya budak pesuruh," ucapnya.
Diakui MS, ia tak bisa banyak melawan karena pelaku perundungan melakukan aksinya beramai-ramai.
Yang semakin membuatnya setres, pelaku juga disebut pernah menelanjanginya dan melecehkan area sensitif MS.
"Mereka beramai-ramai memegangi kepala, tangan, kaki, menelanjangi, memiting, melecehkan saya dengan mencorat coret (bagian sensitif) memakai spidol," tuturnya.
MS mengungkapkan, buntut bullying tersebut, ia mengalami trauma berat.
"Kadang di tengah malam, saya teriak teriak sendiri seperti orang gila. Penelanjangan dan pelecehan itu begitu membekas, diriku tak sama lagi usai kejadian itu, rasanya saya tidak ada harganya lagi sebagai manusia, sebagai pria, sebagai suami, sebagai kepala rumah tangga," tuturnya.
Akhirnya, MS berusaha melaporkan para pelaku bullying ini ke Komnas HAM.
Namun kala itu, Komnas HAM menyarankan untuk membuat laporan kepolisian.
Niatnya membuat laporan justru tak membuat aksi pelaku mereda, mereka justru semakin melakukan bullying pada MS.
"Sejak pengaduan itu, para pelaku mencibir saya sebagai manusia lemah dan si pengadu. Tapi mereka sama sekali tak disanksi dan akhirnya masih menindas saya dengan kalimat lebih kotor," ucapnya.
MS menceritakan, ia sempat merasa tak kuat bekerja di sana, hanya saja, ia kembali berfikir untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan kerja yang ia dapat.
"Saya tidak kuat bekerja di KPI Pusat jika kondisinya begini. Saya berpikir untuk resign, tapi sekarang sedang pandemi Covid-19 dimana mencari uang adalah sesuatu yang sulit," kata MS.
MS mengungkapkan, ia sudah pernah membuat laporan ke pihak kepolisian.
Pada tahun 2019, ia kemudian datang ke Polsek Gambir dan bermaksud membuat laporan.
Namun kepolisian kemudian menyarankan agar masalah ini diselesaikan dari internal kantor.
"Akhirnya saya mengadukan para pelaku ke atasan sambil menangis, saya ceritakan semua pelecehan dan penindasan yang saya alami. Pengaduan ini berbuah dengan dipindahkannya saya ke ruangan lain yang dianggap 'ditempati oleh orang orang yang lembut dan tak kasar'," ucapnya.
Tak juga selesai, para pelaku perundungan kemudian mencibir MS dan mengatainya pegawai yang lemah.
Dalam pesan tersebut, MS juga turut membeberkan identitas dari para pelaku bullying terhadapnya.
Kebanyakan dari mereka, bekerja di bagian Divisi Visual Data.
Terkait adanya laporan perundungan dan pelecehan ini, Wakil Ketua KPI Mulyo Hadi Purnomo mengaku, akan segera melakukan investigasi.
"Kami segera melakukan investigasi terhadap kebenaran dugaan kasus tersebut," kata Mulyo Hadi.
Mulyo menegaskan, investigasi internal akan dilakukan dari kedua belah pihak.
KPI Pusat juga berjanji akan memberikan perlindungan, dan pendampingan hukum serta pemulihan psikologi korban.
Mulyo mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas pelaku yang terbukti melakukan kekerasan dan pelecehan seksual pada korban.
"Menindak tegas pelaku apabila terbukti melakukan tindak kekerasan seksual dan perundungan terhadap korban sesuai hukum yang berlaku," kata dia.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Heboh Pengakuan Pegawai KPI Kerap Dirundung, Dilecehkan hingga Ditelanjangi Rekan Kerja
# Perundungan # KPI Pusat # Pelecehan # bullying # HOT TOPIC
Reporter: Nila
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Daerah
Unggahan Sahara Disorot Warganet, seusai Yai Mim Meninggal Dunia di Tahanan
5 jam lalu
Terkini Daerah
Dianiaya Senior di Pesantren, Siswa SMA di Bangka Alami Luka Memar dan Sesak Napas
10 jam lalu
Live Tribunnews Update
Keluarga Siswa SMA di Bangka Korban Pengeroyokan & Perundungan Senior di Ponpes Lapor Polisi
10 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.