Senin, 13 April 2026

TERKINI NASIONAL

Disebut Kebal Vaksin, WHO Pantau Varian Baru Covid-19 Bernama 'Mu'

Rabu, 1 September 2021 18:03 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sedang memantau varian baru Covid-19 yang dikenal dengan nama 'Mu'.

Dilansir CNA, varian virus corona itu pertama kali diidentifikasi di Kolombia pada Januari lalu.

Mu secara ilmiah dikenal sebagai B.1.621.

Varian ini telah telah diklasifikasikan sebagai "variant of interest", jelas WHO pada Selasa (31/8/2021).

Baca: Sonny Harry: Varian Baru Virus Muncul saat Lonjakan Kasus, Jangan Abai Protokol Kesehatan

WHO mengatakan varian tersebut memiliki mutasi yang menunjukkan risiko resistensi terhadap vaksin.

Kendati demikian, pihaknya menekankan tentang perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami varian ini lebih dalam.

"Varian Mu memiliki konstelasi mutasi yang menunjukkan sifat potensial untuk lolos dari kekebalan," kata WHO.

Ada kekhawatiran yang meluas atas munculnya mutasi virus baru karena tingkat infeksi kembali meningkat secara global.

Diketahui sejumlah negara mengalami kenaikan kasus Covid-19 karena varian Delta yang mudah menular, terutama kepada orang yang belum divaksinasi.

Beberapa negara dengan pelonggaran pembatasan juga melaporkan penularan varian Delta.

Semua virus, termasuk SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19, bermutasi dari waktu ke waktu dan sebagian besar mutasi memiliki sedikit atau tidak berpengaruh pada sifat virus.

Tetapi mutasi tertentu dapat memengaruhi sifat-sifat virus.

Diantaranya memengaruhi seberapa mudah virus itu menyebar, tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkan, dan ketahanannya terhadap vaksin, obat-obatan, dan tindakan pencegahan lainnya.

Baca: Update Corona Dunia 1 September 2021: Total 218.5 Juta Terinfeksi, Amerika Serikat Tembus 40 juta

WHO saat ini mengidentifikasi empat varian Covid-19 yang menjadi perhatian, termasuk Alpha yang ada di 193 negara.

Kemudian varian Delta yang telah menyebar di 170 negara.

Lima varian, termasuk Mu, kini juga dalam pantauan WHO.

Setelah terdeteksi di Kolombia, varian Mu dilaporkan di negara-negara Amerika Selatan lainnya dan di Eropa.

Kondisi Covid-19 di Dunia

Menurut laporan Worlometers pada Rabu (1/9/2021), dunia mencatat 218,560,832 kasus Covid-19 terhitung sejak awal wabah.

Ada 4,534,054 kematian dan 195,396,563 orang yang berhasil sembuh dari virus.

Baca: Varian Baru Biasa Muncul saat Adanya Lonjakan Kasus, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Taat Prokes

Amerika Serikat masih menduduki posisi pertama kasus terbanyak di dunia sejumlah 40,1 juta.

Sedangkan kasus kematian mencapai 657,910 dan pasien sembuh 31 juta.

Di bawahnya ada India, Brasil, Rusia, dan Inggris di urutan ke 5.

Indonesia sendiri ada di urutan ke-13 dengan total kasus Covid-19 sebanyak 4,089,801.

Jumlah korban meninggal 133,023 orang dan pasien yang pulih 3,7 juta.

Diberitakan Tribunnews sebelumnya, pada Selasa (31/8/2021), kasus positif Covid-19 harian di Indonesia kembali naik mencapai 10.534 pasien.

Jumlah kasus positif itu meningkat dibanding hari sebelumnya Senin (30/8/2021) berjumlah 5.436 pasien.

Sementara, untuk kasus sembuh Covid-19 bertambah 16.781 orang.

Namun angka ini menurun dibandingkan hari sebelumnya, yang berjumlah 19.398 orang.

Berkaitan dengan kondisi kasus Covid-19, pemerintah telah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2-4 di Jawa dan Bali hingga 6 September 2021. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul WHO Pantau Varian Baru Covid-19 Bernama Mu, Ada Risiko Resistensi pada Vaksin

# Mutasi Varian Baru # WHO # varian baru Covid-19

Editor: Danang Risdinato
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved