Sabtu, 2 Mei 2026

Tribunnews Update

Vaksin Johnson & Johnson Direncanakan Tiba di Indonesia Bulan September, Hanya Perlu Sekali Suntik

Rabu, 25 Agustus 2021 15:36 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Vaksin Johnson & Johnson (J&J) dipastikan akan masuk ke Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap vaksin Johnson & Johnson akan tiba setidaknya bulan depan atau September 2021.

Vaksin Corona buatan Amerika Serikat ini akan diberikan kepada warga dalam bentuk sekali suntikan.

Baca: Simak Penjelasan soal Vaksin Pfizer, Efikasi & Efek Sampingnya setelah Disuntikkan ke Tubuh Manusia

Pada bulan September mendatang akan banyak jenis vaksin Covid-19 yang masuk ke Indonesia.

Rencananya akan datang juga vaksin Covid-19 merek Johnson & Johnson.

Namun, Budi belum merinci berapa banyak dosis vaksin Johnson & Johnson yang akan diterima.

Kedatangan vaksin Johnson & Johnson ini akan berdampak pada strategi program vaksinasi Corona.

Pasalnya, vaksin Covid-19 ini hanya memiliki satu dosis.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (25/8/2021).

"Jenis vaksin yang datang itu cukup beragam sehingga nanti memang membutuhkan seni sendiri, bagaimana kita bisa mengatur vaksinasinya dengan benar," ujar Budi.

"Karena contohnya kita akan kedatangan (vaksin) Johnson & Johnson itu dari Belanda itu tergeser ke bulan depan. Itu kan vaksin yang hanya cukup vaksin disuntik satu kali," imbuhnya.

Baca: Percepat Herd Immunity, Sri Mulyani Sebut Pemerintah akan Adakan Vaksin Mandiri Berbayar pada 2022

Untuk diketahui di bulan Agustus ini, Indonesia telah menyuntikkan tiga jenis vaksin Covid-19.

Selain Sinovac, ada vaksin Pfizer dan AstraZeneca.

"Dan ini akan datang Pfizer Astrazeneca, Sinovac, ini akan datang bersamaan di bulan ini jadi kita harus menyuntikkan tiga jenis vaksin di bulan ini," tandasnya.

Budi menyebutkan bahwa pada bulan depan sebagian vaksin datang akhir bulan September.

Baca: Viral Video Warga Adu Mulut & Ricuh Berebut Antrean Vaksin Pfizer di Mal Citos, Kapuskes Buka Suara

Namun, Badan POM sendiri belum mengeluarkan Izin Penggunaan Darurat (EUA) untuk vaksin Covid-19 Johnson & Johnson.

Baru 7 vaksin yang telah diberikan izin penggunaan darurat antara lain Sinovac, Covid-19 Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna dan Pfizer.

Dan yang teranyar adalah vaksin Sputnik. (Tribun-video.com/ Tribunnews)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Vaksin Johnson & Johnson, Vaksin Sekali Suntik Direncanakan Tiba di Indonesia September

# Johnson & Johnson # vaksinasi # vaksin # Covid-19 # virus corona # Menkes # Menteri Kesehatan # Budi Gunadi Sadikin

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved