Selasa, 14 April 2026

Terkini Nasional

Guru TK di Kediri Banting Setir Jadi Montir di Bengkel Sepeda Motor, Ika: Saya Masih Terus Belajar

Kamis, 19 Agustus 2021 14:07 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM, KEDIRI - Pandemi Covid-19 mengubah hidup banyak orang.

Tak terkecuali bagi seorang guru TK di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Karena masa pandemi yang tak berkesudahan, mantan guru taman kanak-kanak bernama Roihatul Jannah atau akrab disapa Ika banting setir menjadi montir sebuah bengkel sepeda motor.

Foto-foto saat montir bernama Roihatul Jannah atau akrab disapa Ika sedang bekerja di bengkelnya itu viral di dunia maya.

Aksinya mengotak-atik mesin sepeda motor menarik perhatian warga. Ditambah lagi penampilannya yang cukup menarik dipandang mata.

Ika menuturkan, aktivitasnya sebagai montir itu telah dilakoninya sejak setahun terakhir.

Dia mendirikan bengkel itu bersama adiknya yang bernama Ferdian Muzakki.

Bengkel bernama Sumber Arta Motor itu didirikannya di rumah orangtuanya di Dusun Jatimalang, Desa Kedawung, Kecamatan Mojo. Sebuah desa di kaki Gunung Wilis.

Dicibir teman-teman kuliah

Ika mengaku, pekerjaannya itu sempat mendapat cibiran dari warga maupun teman-temannya.

Sebab, pekerjaan itu dipandang bertolak belakang dari latar belakang pendidikannya.

Baca: Dokter Bakar Bengkel Ngaku Tak Direstui, Keluarga Korban Bantah: Itu Omong Kosong, Dia Bohong

Perempuan usia 33 tahun itu merupakan seorang sarjana pendidikan guru sekolah dasar.

Selain pernah mengajar di SD, dia juga sempat mengajar selama 3 tahun di Taman Kanak-kanak.

Sehingga apa yang dilakoninya ini kerap menjadi omongan, tidak hanya oleh tetangga tetapi juga teman-teman masa kuliahnya dulu.

"Ada yang menyayangkan, misalnya bilang, 'kok kamu mau tanganmu jadi kotor kena oli', ada juga yang ngomong lain," ujar perempuan dua anak ini.

Namun, Ika sendiri mengaku tidak ambil pusing dengan segala omongan itu.

Menurutnya, apa yang dilakukannya adalah bagian dari kesetaraan profesi dan sesuatu yang hal yang halal.

"Memang montir biasanya, kan, pekerjaan laki-laki, tapi kalau kita sendiri yakin dan berusaha sekuat tenaga, pasti bisa," ujar dia.

Ada pun alasannya mengakhiri profesi pendidiknya, Ika tidak mengungkapkannya. Istri dari Dafit ini hanya menyebutkan ada sesuatu hal saja.

Pengamatan di bengkel, Ika nampak masih canggung saat mengerjakan aktivitas bengkelnya.

Ika sendiri mengaku masih mengerjakan pekerjaan yang ringan-ringan dan sederhana saja semisal bongkar pasang baut maupun bongkar karburator.

"Saya masih terus belajar," ucap dia.

Untuk kerusakan berat, semua dilakukan oleh Ferdian atau akrab disapa Bogang alias Bongoh.

Ferdian ini sebelumnya menjadi montir di sebuah bengkel milik orang lain.

Pada perayaan HUT ke-76 RI kali ini, bengkel tersebut juga turut memeriahkan, yaitu dengan memberikan layanan servis gratis bagi warga yang bernama Agus.

Selain itu, juga bonus oli mesin secara cuma-cuma bagi warga yang tanggal lahir 17 Agustus.

Selain untuk merayakan hari kemerdekaan, menurutnya itu juga dilakukan untuk membantu meringankan beban warga di saat pandemi ini.

Sebab, dari pengalamannya, pandemi ini juga memang berdampak pada penurunan kunjungan bengkelnya dan itu terjadi karena banyak warga yang menahan diri ke bengkel.

"Uangnya untuk makan daripada untuk perbaiki motor," ujar Ika.

Dari inisiatifnya itu, banyak nama Agus maupun warga yang lahir 17 Agustus yang datang ke bengkel untuk mendapatkan layanan gratisnya.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Pandemi Mengubah Hidup Banyak Orang, Termasuk Guru TK yang Jadi Bergelut dengan Motor Rusak

# Kediri # guru TK # Montir # bengkel

Editor: fajri digit sholikhawan
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #Kediri   #guru TK   #Montir   #bengkel

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved