Terkini Daerah
Monyet Ekor Panjang yang Masuk Permukiman Warga Depok Bukan Kategori Hewan Dilindungi
TRIBUN-VIDEO.COM – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, angkat suara terkait peristiwa masuknya puluhan monyet ekor panjang ke pemukiman dan rumah warga di Perumahan IPTN, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok.
Pejabat Fungsional Seksi Konservasi BBKSDA Jabar, Isep Mukti, mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian setelah mendapat laporan adanya puluhan monyet yang masuk ke pemukiman warga.
“Kami bersama warga juga lembaga konservasi melakukan tindakan di lapangan,” ujar Isep dikonfirmasi wartawan, Senin (16/8/2021).
Isep mengatakan, pihaknya belum melakukan evakuasi monyet-monyet yang berasal dari Bumi Perkemahan Cibubur ini, musabab masih berkoordinasi dengan sejumlah lembaga terkait dan juga terkendala aturan PPKM.
Baca: Warga Cimanggis Kena Teror Puluhan Monyet Liar, Berjalan di Atap Rumah hingga Curi Makanan Warga
Lebih lanjut, Isep menjelaskan bahwa status monyet ekor panjang yang masuk pemukiman warga ini tidak termasuk kategori hewan dilindungi.
“Status monyet ekor panjang tidak dilindungi, jadi bukan hanya domain BBKSDA saja, tapi semua khalayak dimintai aksinya dalam penanganannya,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, warga di Perumahan IPTN RT 10/03, Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, diresahkan dengan kehadiran hewan liar monyet yang kerap masuk ke pemukiman hingga ke dalam rumah untuk mencari makan.
Setiap kali datang, monyet ini selalu bergerombol dan dipimpin oleh seekor monyet yang ukuran tubuhnya paling besar.
Tak tanggung-tanggung, satu gerombolan monyet berjumlah puluhan. Ketika datang ke pemukiman pada pagi dan sore hari, monyet ini bisa mencapai dua hingga tiga gerombolan.
“Setiap kali datang bisa sampai 30-50 ekor,” ujar Ketua Lingkungan setempat, Sudrajat, saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Senin (16/8/2021).
Baca: 30-50 Ekor Monyet Liar Teror Permukiman Warga di Cimanggis Depok, Kerap Rusak Tanaman yang Berbuah
Sudrajat menjelaskan, kehadiran monyet ekor panjang di lingkungannya ini sudah terjadi sejak sekiranya lima tahun silam.
Namun kala itu, jumlahnya masih bisa terhitung jari, tidak meresahkan, dan hanya beberapa kali muncul di pemukiman.
Terkini, intensitas kemunculan monyet berekor panjang ini semakin sering hingga tergolong rutin.
Tak hanya mencari makan, monyet-monyet liar ini juga menyerang seorang warga beberapa waktu lalu.
“Ada yang diserang, ART (asisten rumah tangga) kalau gak salah. Digigit dan dicakar waktu itu. Sudah sangat meresahkan,” katanya.
Lebih lanjut, Sudrajat menuturkan gerombolan monyet ini berasal dari Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.
“Jadi karena lingkungan perumahan saya ini wilayah perbatasan, monyet-monyet ini menyeberang dari Bumi Perkemahan ke sini,” bebernya.
Terakhir, Sudrajat berharap ada solusi dari pemerintah setempat atau pun pihak yang bersangkutan dalam hal ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk mengevakuasi monyet-monyet liar tersebut.
“Berharapnya sih ada tindakan dari pemerintah, atau dari BKSDA. Karena memang waktu itu BKSDa sudah ke sini untuk meninjau, tapi belum ada aksinya. Yang kami mau kan monyetnya dievakuasi, sudah sangat meresahkan warga,” pungkasnya.(TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)
# monyet ekor panjang # permukiman # Depok # BBKSDA
Baca berita lainnya terkait monyet ekor panjang
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Puluhan Monyet Ekor Panjang yang Masuk Pemukiman Warga Depok Bukan Kategori Hewan Dilindungi
Viral
TIPU 700 RUNNERS! TAMPANG Panitia Event Lari Bodong di Bogor Terungkap, Ternyata Berasal dari Depok
Minggu, 5 April 2026
Polisi Depok Ungkap 4 Kg Sabu dan 1.000 Pil Ekstasi: Empat Orang Ditangkap
Selasa, 31 Maret 2026
LIVE UPDATE
LIVE UPDATE SORE: Oknum Guru Idap HIV Jajakan Layanan Seks, 3 Terdakwa Kasus Kerusuhan Solo Bebas
Selasa, 31 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.