Senin, 18 Mei 2026

Terkini Daerah

Pengakuan Pengendara Vixion yang Lawan Petugas hingga Kejar-kejaran di Sukoharjo: Mengaku Khilaf

Minggu, 8 Agustus 2021 08:00 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Iqbal Fathurrizky

TRIBUN-VIDEO.COM - Polisi membuka siapa pemuda yang videonya viral melawan petugas hingga terjadi Aksi kejar-kejaran di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Sukoharjo .

Sosok pengendara Yamana Vixion modifikasi itu bernama Rinto Anggoro (21) asal Kabupaten Wonogiri.

Tak hanya diperiksa polisi, Rinto juga membuat secarik surat permintaan maaf yang ditulis tangan dan dibacakan hingga direkam video.

Dalam video yang didapatkan TribunSolo.com, pemuda tersebut tampak membacakan permintaan maafnya secara terbuka.

Begini kata-kata Rinto :

Dengan ini saya menyatakan menyesal dan menyampaikan permintaan maaf kepada Satuan Lalu Lintas Polres Sukoharjo atas perbuatan saya pada hari Jumat 6 Agustus 2021 telah melawan petugas yang menertibkan saya atas pelanggaran yaitu : melanggar lampu meran, tidak memakai helm, knalpot brong dan perlengkapan sepedea saya yang tidak sesuai, saya mengaku khilaf karena tidak mematuhi perintah dan melawan petugas. Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh kesadaran tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Sekian terima kasih.

Mohon Ampun

Pengendara Yamaha Vixion modifikasi yang terlibat kejar-kejaran dengan polisi bernasib pilu.

Aksi bak adegan film action itu terjadi di Jalan Jendral Sudirman, Kabupaten Sukoharjo.

Saat melawan ditindak tegas hingga diborgol dan dibawa ke kantor polisi, kini si pengendara tersebut lemas karena menjalani pemeriksaan.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukoharjo , Ipda Sri Widodo menjelaskan, pengendara langsung diamankan untuk dimintai keterangan.

Baca: Aksi Kejar-kejaran Polisi dengan Pengendara Vixion di Sukoharjo, Usaha Kabur meski Sudah Tertangkap

“Pelanggar minta maaf memohon ampun, dan bikin surat pernyataan tidak mengulangi lagi,” kata dia kepada TribunSolo.com, Sabtu (7/8/2021).

Bahkan menurut Widodo, bos dari pemuda tersebut sempat dimintai keterangan yang menyebut anak buahnya memang kurang mempunyai sopan santun.

“Kata bosnya anak ini memang tempramental, kaku, susah diberitahu dan tidak mempunyai unggah ungguh (tata krama),” jelas dia.

Namun demikian, bos dari pelanggar yang disampaikan melalui Widodo mengaku akan membina pelanggar lebih baik lagi.

“Bosnya juga akan berjanji untuk membina pelanggar lebih baik lagi,” jelas Ipda Sri Widodo.

Saat ini motor pelanggar baru bisa diambil ketika sudah membayar denda dan melengkapi kelengkapan motornya.

“Motor masih kami tahan, menunggu pelanggar membayar denda dan melengkapi kelengkapan motornya,” terang dia.

Baca: Viral Video Polisi Kejar Pengendara Vixion di Sukoharjo, Berupaya Tancap Gas meski Sudah Tertangkap

Bak Adegan Film Action

Sebelumnya, aksi kejar-kejaran antara polisi dengan pengendara terjadi di Jalan Jendral Sudirman, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (6/8/2021).

Saat itu insiden itu karena polisi mengejar pengendara motor Yamaha Vixion yang sudah dimodifikasi dan tidak berstandar keamanan.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, saat itu pemuda tersebut melintas dari arah Utara (Solo) menuju ke Selatan (Wonogiri).

Sesampainya di Pos Polisi depan Kejaksaan Negeri Sukoharjo, polisi yang melihat kendaraan tersebut langsung melakukan pengejaran.

Bukannya berhenti saat diminta petugas, pemuda tersebut malah tancap gas.

Kejar-kejaran antara polisi menggunakan motor dengan pengendara Vixion itu pun tak terhindarkan bak film action.

Bahkan motor keduanya sampai terjatuh di tengah jalan yang jadi jalur Sukoharjo-Wonogiri itu.

Hingga akhirnya, polisi patroli Satlantas Polres Sukoharjo berhasil menghentikan laju kendaraan Yamaha Vixion bernomor polisi AD-6138-OF tersebut.

Baca: Bak Adegan Film Action, Polisi dan Pengendara Vixion Kejar-kejaran di Sukoharjo, Inilah Penyebabnya

"Saat dihendak akan dimintai surat-surat dan keterangan, pemuda tersebut justru mencoba beberapa kali untuk kabur," kata Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Hildan.

Petugas yang curiga langsung memborgol, dan melakukan pemeriksaan kepada pemuda itu.

Bahkan di sekitarnya tampak menjadi tontonan warga, karena aksi di siang bong itu mengundang perhatian di jalanan.

Selanjutnya, pemuda tersebut dan motornya dibawa ke Satlantas Polres Sukoharjo.

"Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan barang bawaan yang berbahaya atau terlarang," katanya.

Saat ini, pemuda tersebut tengah dimintai surat-surat kendaraannya.

Pasalnya, dia tidak membawa surat-surat berkendara seperti STNK dan SIM.

Baca: Laka Maut Adu Banteng Mega Pro Vs Vixion Tewaskan 3 Orang, Semua Korban Meninggal Dunia di Lokasi

"Kalo tidak bisa menunjukkan surat-surat, bisa kami limpahkan ke Reskrim," ujarnya.

Terkait percobaan kabur, AKP Hildan mengatakan pemuda tersebut memang tidak memiliki etika yang baik.

"Harusnya berhenti," jelasnya. (*)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Akui Lawan Petugas hingga Kejar-kejaran di Sukoharjo, Pengendara Vixion Bikin Surat Permintaan Maaf

# pengendara # Vixion # Aksi Kejar-kejaran # Ugal-ugalan # Sukoharjo

Editor: Panji Anggoro Putro
Sumber: TribunSolo.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved