Minggu, 26 April 2026

Terkini Daerah

Harga Baliho Puan Maharani di Kota Solo Capai Rp450 Juta per Bulan

Sabtu, 7 Agustus 2021 14:16 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM, SOLO - Akhir-akhir ini baliho bergambar sosok Puan Maharani membanjiri pinggir jalan strategis di Kota Solo.

Baliho tersebut bertuliskan 'Kepak Sayap Kebhinekaan' dengan latar belakang warnah merah dan sunset serta hiasan burung-burung terbang.

Foto Puan menggunakan kebaya merah dengan rambut disanggul.

Sementara bawah jabatan Puan yang tertulis Ketua DPR RI dengan dilengkapi logo PDIP.

Lantas berapakah sebenarnya jumlah baliho Puan yang juga Ketua DPP PDIP itu di Solo?

Menurut pemilik Gage Design, Bambang Nugroho atau akrab dipanggil Bambang Gage, ada 45 titik baliho yang tersebar di Kota Bengawan.

"Ada di beberapa persimpangan dan di titik strategis kota Solo," katanya pada Kamis (5/8/2021).

Titik strategis itu antara lain :

1. Jalan Adi Sumarmo (exit tol Colomadu)
2. Depan Terminal Tirtonadi
3. Jalan Yos Sudarso
4. Bundaran Tipes
5. Jalan Letjen Suprapto
6. Perempatan Warung Pelem
7. Jalan Dr Radjiman Widyodiningrat
8. Jalan Kapten Mulyadi
9. Pasar Jongke
10. Perempatan Banyuanyar

Baca: Harga Fantastis Sewa Baliho Puan Maharani, di Solo Paling Sedikit Bayar Rp450 Juta Sebulan

Menurut dia, masih banyak titik lainnya di penjuru Kota Bengawan.

Bambang menuturkan selain 45 di Kota Solo, masih ada ratusan baliho lainnya yang tersebar di beberapa titik Sumatra dan Pulau Jawa.

"Ada sekitar 201 baliho, di Sumatera, Jawa Tengah dan Jogja," ujarnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa selain baliho bertuliskan Kepak Sayap Kebhinekaan juga ada tema lainnya yang juga menggambarkan Puan Maharani.

"Ada juga yang bertemakan PPKM dan ucapan selamat lainnya," ungkapnya.

Berapa Harganya?

Sementara terpisah, dari informasi yang berhasil dihimpun TribunSolo.com, nilai baliho atau reklame di Kota Solo berkisar Rp 20-25 juta per buah dalam jangka waktu 2 bulan pemasangan.

Hal itu berdasarkan dengan nilai sewa reklame (NSR) yang dikenakan pajak oleh Pemkot Solo.

Serta menyesuaikan dengan ukuran, bahan baliho dan zona lokasi di lokasi strategis atau tidak.

Termasuk jika ada program diskon, sehingga bisa sewaktu-waktu mendapatkan potongan harga.

Dengan jumlah baliho 45 titik, sehingga bila dikalikan, maka harga total untuk baliho di Kota Solo paling sedikit saja bisa mencapai Rp 450 juta per bulan.

Blak-blakan Kata FX Rudy

Ketua DPC PDIP FX Hadi Rudyatmo blak-blakan terkait fenomena banjir baliho Puan Maharani di Kota Solo.

Ya, baliho besar berisi foto Ketua DPR RI yang bertuliskan "Kepak Sayap Kebhinekaan" itu tersebar di penjuru Kota Bengawan akhir-akhir ini.

Dalam baliho itu, juga terdapat lambang PDIP dihiasi suasana langit yang merah kekuningan dengan burung-burung terbang.

FX Rudy yang juga mantan Wali Kota Solo itu mengungkapkan, bahwa pihaknya tidak ikut campur mengenai pemasangan baliho tersebut.

"Itu langsung dari tim beliau, saya tidak memasang," katanya pada Rabu (4/8/2021).

Dirinya juga mengaku tidak tahu soal pemasangan karena tidak ada koordinasi dengan pihak DPC PDIP Solo.

"Tidak ada komunikasi ke kami, tiba-tiba sudah ada yang memasang seperti itu," ujarnya.

Rudi mengungkapkan bahwa tidak ada instruksi dari DPP PDIP terkait pemasangan baliho Puan Maharani tersebut.

"Tidak ada instruksi," tuturnya.

Meskipun demikian Rudi tidak mempermasalahkan pemasangan baliho tersebut.

"Tidak masalah," ujarnya.

Baca: Gibran Ternyata Ikut Menyumbang Pasang Baliho Puan Bertulis Kepak Sayap Kebhinekaan di Kota Solo

Bukan untuk Kampanye Pilpres 2024

Belakangan baliho berwajah Ketua DPR Puan Maharani banyak terpasang di berbagai daerah.

Termasuk di Solo dan daerah Jawa Tengah lainnya, baliho Puan Maharani mengisi posisi di sejumlah lokasi strategis.

Pemandangan ini pun sempat menjadi sorotan warganet di media sosial.

Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) membantah jika baliho bergambar Puan Maharani itu bukanlah untuk kampanye Pilpres 2024.

Hendrawan menegaskan bahwa pemasangan baliho Puan Maharani dalam kapasitas Ketua DPR RI.

Anggota Komisi XI DPR RI itu menjelaskan Puan adalah perempuan pertama di Indonesia yang menjadi Ketua DPR.

Puan, sama seperti ibunya Megawati Soekarnoputri, yakni perempuan pertama di Indonesia yang menjadi presiden.

"Billboard, baliho, spanduk, dan sebagainya itu dalam kapasitas sebagai Ketua DPR," ucapnya.

Lebih lanjut, Hendrawan memastikan bahwa baliho yang menunjukkan wajah Puan Maharani itu dipasang oleh kader PDIP secara spontanitas.

"Yang bilboard itu gotong royong anggota DPR. (Billboard) yang lain spontanitas kader dan relawan," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Harga Fantastis Baliho Puan Maharani, Di Solo Paling Sedikit Bayar Rp 450 Juta Sebulan

Baca berita terkait lainnya

# Kepak Sayap Kebhinekaan # Puan Maharani # Kota Solo

Editor: Aprilia Saraswati
Sumber: TribunSolo.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved