Kamis, 15 Mei 2025

Hot Topic

Ratusan Warga Datangi RSUD Mataram Jemput Jenazah Pasien Diduga Covid 19, Polisi Sebut Salah Paham

Sabtu, 31 Juli 2021 19:55 WIB
Tribun Lombok

TRIBUN-VIDEO.COM - RSUD Kota Mataram, NTB didatangi oleh ratusan warga pada Sabtu (31/7) dini hari.

Beredar kabar bahwa ratusan warga tersebut melakukan penjemputan paksa jenazah pasien diduga Covid-19 yang merupakan tokoh agama setempat.

Namun kabar ini dibantah oleh pihak kepolisian yang menyebut bahwa peristiwa tersebut hanyalah salah paham.

Peristiwa kedatangan ratusan warga ke RSUD Kota Mataram terekam dalam video amatir warga yang beredar di media sosial.

Dikutip dari TribunLombok.com, Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi mengatakan, tak ada upaya penjemputan paksa dari rumah sakit tersebut.

Heri berujar, peristiwa ini terjadi karena kesalahpahaman saat jenazah pasien tengah ditangani oleh tim medis.

Baca: Tak Terima Dinyatakan Positif, Ratusan Warga Menerobos RSUD dan Ambil Paksa Jenazah Covid-19

Menurutnya, warga hanya ingin melihat jenazah tokoh agama berinisial HF tersebut.

Untuk diketahui, HF merupakan tuan guru yang cukup disegani dan dihormati oleh warga setempat.

Seorang dokter di RSUD Mataram diketahui merupakan anak dari HF, meminta agar dilakukan tes cepat molekuler (TCM) pada jenazah sang ayah.

Tes ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Namun mengingat situasi tidak kondusif, TCM tidak jadi dlakukan.

Sehingga diputuskan manajemen mengantarkan jenazah pasien ke rumahnya di wilayah Sekarbela, Kota Mataram.

Baca: Marak Kasus Jemput Paksa, Kenapa Jenazah Pasien Covid-19 Tidak Diserahkan ke Pihak Keluarga?

”Jadi di sini saya tekankan tidak ada penjemputan secara paksa, tetapi yang terjadi adalah pengantaran masyarakat yang merasa kehilangan. Almarhum adalah tuan guru di Sekarbela,” tegas Heri.

Jenazah HF diantarkan oleh pihak rumah sakit dengan menggunakan protokol kesehatan ketat.

Meski begitu, polisi belum dapat memastikan apakah HF terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak.

Pasalnya, hal itu merupakan kewenangan dari pihak rumah sakit.

Heri menambahkan, situasi di RSUD Mataram dapat dicairkan setelah sejumlah tokoh masyarakat termasuk Wakil Wali Kota Mataram H Mujiburrahman datang untuk menenangkan.

(TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Ratusan Warga Datangi RSUD Mataram, Kapolresta: Tidak Ada Penjemputan Paksa Jenazah Covid-19

Baca juga berita terkait di sini

# RSUD Mataram # jenazah pasien Covid-19 # salah paham # viral # tim medis

Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Sumber: Tribun Lombok

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved