Yandex

Mancanegara

Tuai Polemik, Atlet Olimpiade Minta Maaf setelah Rusak Ranjang untuk Buktikan Klaim Kasur Anti-seks

Sabtu, 31 Juli 2021 17:01 WIB
Kompas.com
Editor: Tri Hantoro | Video Production: Fitriana SekarAyu

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang atlet Israel meminta maaf setelah video bersama timnya bermaksud membuktikan ranjang anti-seks berujung polemik.

Dalam Olimpiade Tokyo, Airweave memperkenalkan tempat tidur dari karton yang bakal ditempatkan di kompleks Olympic Village.

Berdasarkan keterangan pihak penyelenggara, tujuan mereka adalah menggunakan material yang bisa didaur ulang begitu Olimpiade dan Paralimpiade berakhir.

Sementara banyak yang memuji inovasi itu, tak sedikit pula yang menjajal kekuatannya. Apalagi setelah muncul klaim ranjang itu tak didesain untuk berhubungan seks.

Sekelompok atlet Israel, termasuk pemain bisbol kelahiran AS Ben Wanger, mengunggah video di TikTok saat mereka melompatinya.

Dalam video tersebut, Wanger dan delapan atlet lainnya melompati ranjang itu hingga mengalami kerusakan.

Di video itu, awalnya Wanger mencoba melompatinya sendirian, kemudian berangsur bertambah hingga sembilan orang.

Media setempat melaporkan, Wanger langsung menghapus tayangan tersebut karena diminta Komite Olimpiade Israel.

Baca: Viral Video Atlet Olimpiade Tokyo Buktikan Rumor Kasur Anti Seks di Olympic Village, Ini Faktanya

Baca: Viral Video Tempat Tidur Kardus Anti-sex di Olympic Village, Sembilan Atlet Buktikan Klaim Itu

Tak hanya itu. Dilansir World of Buzz Jumat (30/7/2021), pemain berposisi pitcher itu mengunggah video berisi permintaan maaf.

"Kami tidak bermaksud menyinggung siapa pun. Kami hanya menunjukkan betapa kuatnya ranjang di Olympic Village," paparnya.

Wanger berkilah, tempat tidur yang mereka gunakan dalam tayangan TikTok tersebut adalah kasur tambahan di kamar mereka.

"Kasur itu sudah didaur ulang. Kami menikmati tidur di sana, dan saya pikir ide ini bagus untuk Olimpiade edisi mendatang," kata dia.

Dia kemudian memuji Jepang karena sudah memberikan pelayanan terbaik sejak Olimpiade Tokyo dibuka pada pekan lalu.

Wanger menuturkan bagaimana dia dan rekan senegaranya menikmati keramahan dan kesigapan "Negeri Sakura" sepanjang Olimpiade. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rusak Ranjang untuk Buktikan Klaim Anti-seks, Atlet Israel Ini Minta Maaf"

Sumber: Kompas.com
Tags
   #Olimpiade   #Israel   #Rusak Ranjang
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved