Yandex

Terkini Daerah

Warkopnya Ditutup, Korban Pemukulan Satpol PP di Gowa: Sudah Puluhan Tahun, Baru Ditanya Izinnya

Jumat, 30 Juli 2021 12:24 WIB
Kompas.com
Editor: Panji Anggoro Putro | Video Production: Winda Rahmawati

TRIBUN-VIDEO.COM - Riana, pemilik warung kopi yang sempat viral karena dianiaya anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gowa mengaku heran dituding telah menyerobot lahan milik negera.

Menurutnya, warung sudah berdiri puluhan tahun. Lalu, pasca-kejadian viral penganiayaan satpol PP terhadap dirinya, masalah izin lalu diungkap.

"Saya heran warung kopi ini sudah berdiri sejak sepuluh tahun lalu dan kenapa baru dipertanyakan semua tentang izin dan lahannya," katanya.

"Kami tidak melakukan penyerobotan buktinya tugu masih berdiri. Sejak awal kok tidak pernah dirawat, ini tugu lihat saja catnya sudah usang," tambahnya.

Baca: Warkop Milik Korban Penganiayaan Satpol PP Gowa Ditutup, Dituding Serobot Lahan Makam Pahlawan

Namun demikian, dirinya mengakui bahwa izin warung itu baru diurus di tingkat desa.

"Kalau izin dari Dinas Penanaman Modal (Gowa) memang kami belum ajukan karena kami anggap izin dari kantor desa sudah cukup," jelas Riana.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Gowa, Indra Setiawan Abbas, menjelaskan, penutupan warung milik Riana itu sudah sesuai prosedur.

Pihaknya tidak menumukan izin atas nama warung milik Riana di lokasi itu.

"Kami telah cek di NIB (nomor izin berusaha) dan OSS (online single submision) dan data warung kopi tersebut belum ada," kata Indra saat dihubungi, Rabu (28/7/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya, lokasi warung tersebut tepat di depan rumah Riana.  

Menurut Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Kabupaten Gowa Arifuddin Saeni, lokasi itu masih bagian dari kompleks makam pahlawan.

Sebelum warung itu berdiri, katanya, ada tugu pahlawan dan empat makam pahlawan kemerdekaan.

"Di sana ada tugu pahlawan dan makam pahlawan yang sekarang berubah menjadi warung kopi tapi kami belum mengambil tindakan untuk mengembalikan fasilatas sosial tersebut sebagaimana mestinya" kata Arifuddin Saeni saat dihubungi.

Baca: Dilaporkan soal Kehamilan Palsu, Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Gowa Mengaku Hanya Pasrah

Warung kopi milik Riana dan suaminya, Nur Halim, sempat menjadi sorotan.

Saat itu, keduanya diduga dianiaya seorang oknum Satpol PP saat menggelar razia PPKM pada Rabu (14/7/2021).

Oknum Satpol PP itu sudah dicopot dari jabatannya dan kasus penganiayaan itu sudah ditangani polisi. (*)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pemilik Warkop Korban Penganiayaan Satpol PP di Gowa: Sudah Puluhan Tahun, Baru Ditanya Izinnya

# Warkop # warung kopi # Satpol PP # Gowa # penganiayaan

Sumber: Kompas.com
Tags
   #Warkop   #warung kopi   #Satpol PP   #Gowa   #penganiayaan
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved