Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Viral Kisah Rafael Malalangi Lulus Polri tapi Nama Tergantikan Orang Lain, Keluarga Minta Keadilan

Jumat, 30 Juli 2021 09:14 WIB
Tribun Manado
Editor: Aprilia Saraswati | Reporter: Nila | Video Production: Erwin Joko Prasetyo

TRIBUN-VIDEO.COM - Jagad media sosial digegerkan dengan adanya keluarga dari Calon Bintara Polri 2021 asal Minahasa Selatan yang memprotes soal hasil pengumuman sang anak.

Rafael Malalangi yang mengikuti tes seleksi semula dinyatakan lolos melalui siaran langsung.

Namun pada lembar pengumuman kedua, nama Rafael kemudian tergantikan dnegan nama orang lain, sehingga ia tak jadi lulus.

Dalam unggahan akun Facebook Christofel Tumalun, ayah dari Rafael Malalangi, meminta pada Presiden Jokowi dan Kapolri, untuk menindaklanjuti kesalahan hasil kelulusan pada sang anak.

"Kepada YTh, Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Kapolri, kami ingin menyampaikan permohonan terkait anak kami, yang ikut tes penerimaan Bintara Polri dari tanggal 22 Juli 2021."

"Dan pada saat pengumuman yang disiarkan live streaming, disaksikan oleh seluruh masyarakat kita, dan jadi satu kebanggan bagi kami anak kami lulus," katanya.

Pria tersebut lantas menuturkan, sudah membuat syukuran atas kelulusan sang anak.

Hanya saja, pada pengumuman kedua yakni 29 Juli 2021, keluarga menerima surat bahwa sang anak tidak lulus dan sudah digantikan orang lain," ucapnya.

Dikutip dari TribunManado.com, saat dikonfirmasi Rafael mengaku menangis dan merasa malu serta kecewa, dengan hasil pengumumannya.

Baca: Orangtua Casis Bintara Noken Ancam Bakal Kembali Demo ke Polda Papua: Harus Ada Rekomendasi Jelas

Baca: Kopral Handoko Kegirangan, Bisa Jawab Pertanyaan Panglima TNI, Akhirnya Dikirim Sekolah Bintara

"Padahal, saat pengumuman online pada Tanggal 22 Juli, nama saya ada di Nomor Urut 22. Kami semua menyaksikan pengumuman secara online itu," ungkap Rafael Kamis (29/7/2021).

Seluruh warga diakui Rafael sudah tahu bahwa ia lulus.

Bahkan warga juga sudah memberikan ucapan selamat pada dirinya yang lulus tes Bintara Polri itu.

"Saat teman-teman tahu nama saya ada dalam daftar pengumuman kelulusan secara online, mereka sudah menyampaikan ucapan selamat. Banyak yang menyampaikannya melalui media sosial," ucap Rafael.

Rafael dan keluarga juga sudah menggelar syukuran usai namanya dinyatakan lulus sebagai Polisi.

"Keluarga kami sudah melaksanakan syukuran kelulusan. Tahu-tahunya, nama saya sudah tidak ada lagi," imbuhnya.

Sehari setelah pengumuman, ayah Rafael diketahui diminta datang ke Polda Sulut.

"Tanggal 23 Juli saya dipanggil menghadap ke Polda Sulut. Saya pun langsung pergi menghadap," kata Kenly.

Oleh polisi, Kenly diberi informasi bahwa sebenarnya sang anak memang tak lulus.

Hasil pengumuman pertama dinyatakan lulus karena adanya eror.

"Waktu saya menghadap, mereka bilang ada error. Jadi, anak saya sebenarnya tidak lulus. Mereka pun mulai mengemukakan alasan, tetapi saya tidak gubris lagi apa yang mereka katakan," aku Kenly.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul 5 Fakta Rafael Malalangi Gagal Lulus Polisi, Dibilang Data Error dan Dikejar Tanda Tangan Berkas

# Polda Sulut # Kabupaten Minahasa Selatan # Calon Bintara Polri # Presiden Joko Widodo

Sumber: Tribun Manado

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved