Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Moeldoko Desak ICW Buktikan soal Tudingan Hubungan dengan Produsen Ivermectin dalam 1x24 Jam

Jumat, 30 Juli 2021 05:57 WIB
Kompas.com
Editor: Sigit Ariyanto | Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski | Video Production: Muhamad RisqiMei

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan ultimatum bagi Indonesia Corruption Watch (ICW) untuk membuktikan tudingan terkait hubungannya dengan produsen Ivermectin.

Terkait hal ini, Moeldoko memberikan tenggat waktu selama 1x24 jam.

Apabila tak dapat membuktikan dengan waktu tersebut, ICW didesak untuk mencabut pernyataan dan meminta maaf secara terbuka.

Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Moeldoko, Otto Hasibuan dalam konferensi pers daring pada Kamis (29/7).

Dikutip dari Kompas.com,Otto memberikan bantahan bahwa kliennya memiliki hubungan dengan PT Harsen Laboratories selaku produsen Ivermectin.

"Saya meminta, memberi kesempatan pada ICW dan kepada Saudara Egi 1×24 jam untuk membuktikan tuduhannya bahwa klien kami telah berburu rente dalam peredaran Ivermectin," kata kuasa hukum Moeldoko, Otto Hasibuan, dalam konferensi pers daring, Kamis (29/7/2021).

Meski membantah tudingan tersebut, Moeldoko enggan menempuh jalur hukum dalam persoalan ini.

Apabila dalam tenggat waktu 1x24 jam ICW tak dapat membuktikan tudingan tersebut, Moeldoko mendesak lembaga tersebut agar meminta maaf secara terbuka.

Hal ini sekaligus untuk membersihkan nama baik Moeldoko yang tercemar.

"Kalau Anda tidak bisa membuktikan, kami juga tidak langsung lapor. Kami minta Anda secara fair mencabut pernyataan secara terbuka karena Anda menyebutkannya terbuka melalui media massa," ujar Otto.

Baca: ICW Tuding Moeldoko Punya Kedekatan dengan Produsen Ivermectin, Pengacara: Buktikan atau Minta Maaf

Baca: Sosok Joanina, Putri Moeldoko Dituding Terlibat Bisnis Ivermectin, Pernah Disorot saat Magang di KSP

"Untuk menghindari dan membersihkan nama baik klien kami yang sudah telanjur tercemar," ucap dia.

Otto berujar, tuduhan yang disampaikan oleh ICW tidak mendasar dan menjurus pada fitnah.

Hal ini pun dinilai telah merusak nama baiknya.

Melalui pernyataan ICW, seolah-olah muncul opini bahwa Moeldoko telah mengambil untung dari produksi Ivermectin.

"Selesaikan perkara ini dengan cara-cara yang terbaik, tidak ribut-ribut, terbuka, transparan, dan tidak perlu kalau boleh di luar hukumlah," kata Otto mengingat ucapan Moeldoko.

"Pak Moeldoko berpesan kepada saya, kalau toh jalur hukum, itu adalah merupakan upaya yang terakhir sebagi ultimum remedium," tutur dia.

Diberitakan sebelumnya, ICW mengaku telah melakukan penelitian singkat selama satu bulan untuk mengetahui keterkaitan PT Harsen Laboratories dengan sejumlah elite politik.

Peneliti ICW, Egi Primayoga mengatakan, ada dugaan produses Ivermectin tersebut memiliki hubungan dengan Moeldoko.

Egi mengatakan, pihaknya menyoroti nama Sofia Koswara yang disebut-sebut sebagai Wakil Presiden PT Harsen Laboratories.

Berdasarkan penelusuran, Sofia memiliki keterkaitan dengan PT Noorpay Perkasa sebagai direktur dan pemilik saham.

Salah seorang pemilik saham PT Noorpay Perkasa adalah Joanina Rachman yang merupakan anak Moeldoko.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Moeldoko Beri Waktu 1×24 Jam ke ICW untuk Buktikan Tuduhan soal Keterlibatan dengan Produsen Ivermectin

# TRIBUNNEWS UPDATE # Moeldoko # ICW # Ivermectin

Sumber: Kompas.com
Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Moeldoko   #ICW   #Ivermectin

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved