Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Mulai Agustus, Gaji ASN Majalengka Dipotong untuk Tangani Covid-19, Pengamat: Harusnya Pejabat Dulu

Kamis, 29 Juli 2021 15:27 WIB
Tribun Jabar
Editor: Dita Dwi Puspitasari | Reporter: Tri Suhartini | Video Production: Erwin Joko Prasetyo

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemotongan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) rencananya akan segera diberlakukan mulai Agustus 2021.

Pemotongan tersebut diketahui akan digunakan untuk membantu penanganan covid-19 di Tanah Air.

Rencana pemotongan gaji tersebut sontak menuai reaksi dari sejumlah pengamat.

Diketahui, pemotongan gaji tersebut akan diberlakukan pertama kali di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Baca: Gubernur Jateng Usul Gaji ASN Golongan III ke Atas Dipotong 50 Persen, Ganjar: Tunjukan Sensitivitas

Terkait hal itu, pemerintah kabupaten telah melaksanakan rapat koordinasi dengan semua organisasi perangkat daerah (OPD).

Dikutip dari TribunJabar.co.id, tujuan dari pemotongan gaji para PNS itu adalah membantu penanganan covid-19 di daerah tersebut.

Pemotongan gaji itu juga sebagai wujud dari kepedulian ASN terhadap masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.

Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, pemotongan gaji PNS akan dimulai Agustus 2021.

Namun, besar pemotongan gaji yang akan mereka lakukan belum dapat diputuskan.

"Masih kami rumuskan (jumlah pemotongan gaji untuk setiap ASN)," ujar Karna.

Rencana pemotongan gaji tersebut sontak mendapat sorotan dari para pengamat.

Baca: Mahyeldi Ungkap Gaji ASN di Kota Padang Mulai Didonasikan untuk Penangan Covid-19

Secara administrasi, pemotongan gaji aparatur sipil negara (ASN) untuk penanganan Covid-19, berisiko.

Hal itu dikatakan pengamat kebijakan publik, Cecep Darmawan, yang merupakan guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada Rabu (28/7/2021).

Menurutnya, seharusnya penanganan Covid-19 menjadi gerakan masif, bukan paksaan seperti pemotongan gaji.

Gerakan ini bisa didahului oleh teladan dari kepala daerah atau pemimpinnya yang duluan memotong gajinya atau menyumbang secara sukarela supaya menjadi teladan bawahannya.

"Silakan saja, ada bupati per bulan gajinya dipotong berapa. Silakan wakil bupati, sekda beri contoh dulu. Silakan kepala dinas dipotong berapa, tapi sukarela," ujar Cecep.

"Jadi ada form yang diisi masing-masing yang menyatakan selama Covid-19, menyatakan mengikhlaskan sekian rupiah. Itu boleh kapan saja dan berapa pun," kata Cecep.

(Tribun-Video.com/TribunJabar.co.id)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kata Pengamat soal Pemotongan Gaji ASN untuk Penanganan Covid-19: Tidak Semuanya Kategori Cukup

Baca berita terkait lainnya

Sumber: Tribun Jabar
Tags
   #ASN   #gaji   #Covid-19   #Aparatur Sipil Negara   #Majalengka

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved