Yandex

Terkini Daerah

Temukan Bansos Sembako di Tuban Hanya Dibagi 2 Bulan, Risma Mengamuk: Saya Bongkar, ke Mana Uangnya

Minggu, 25 Juli 2021 12:08 WIB
Tribunnews.com
Editor: Aprilia Saraswati | Video Production: Panji Yudantama

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini turun ke sejumlah daerah memantau langsung penyaluran bantuan yang diberikan Kemensos kepada masyarakat.

Saat melakukan pengecekan itu, Risma terlihat kecewa lalu marah.

Pasalnya, ada penyaluran bantuan yang tidak sesuai saat mengecek keluarga penerima manfaat (KPM).

Diketahui pada Sabtu (24/7/2021), Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini mengecek penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sembako di Kelurahan Sendangharjo, Tuban, Jawa Timur.

Saat melakukan pengecekan, Risma marah kepada sejumlah orang.

Dikutip dari Surya.co.id, ternyata Risma mengetahui ada penyaluran bantuan yang tidak sesuai.

Hal itu diketahui Risma saat mengecek keluarga penerima manfaat (KPM) atas nama Kastini (57), warga setempat.

Selama tiga bulan mulai Juli-September, Kastini mengaku baru mendapat dua bulan pencairan bantuan.

Sedangkan bulan September tak dicairkan.

Baca: Mensos Risma Marah Besar saat Cek Sembako Hanya Diterima 2 Bulan di Tuban, Ini Saya Bongkar

Baca: Risma Marah Temukan Bansos Sembako Hanya Dibagikan 2 Bulan di Tuban: Saya Bongkar, Ke Mana Uangnya

"Ini baru dua bulan yang diberikan, yang satu bulan ke mana, mestinya dicairkan sekaligus," kata Risma yang juga didampingi Bupati Tuban dan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) di lokasi.

Selama tiga bulan mulai Juli-September, Kastini mengaku baru mendapat dua bulan pencairan bantuan.

Sedangkan bulan September tak dicairkan.

"Ini baru dua bulan yang diberikan, yang satu bulan ke mana, mestinya dicairkan sekaligus," kata Risma yang juga didampingi Bupati Tuban dan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) di lokasi.

Risma membeberkan, bantuan satu bulan uang senilai Rp200 ribu diwujudkan dalam bentuk sembako, beras dan tempe.

Saat mencecar Kadinsos P3A Tuban, Eko Julianto, Risma mendapat keterangan harga.

Rinciannya untuk Tuban beras 15 kg per bulan seharga Rp 165 ribu, lalu telur Rp 26 ribu dan tempe Rp 9 ribu per bulan.

Ia lantas menekan ke mana uang satu bulan yang tak ikut dicairkan sekalian, padahal uang tersebut adalah hak warga penerima.

"Ini saya bongkar, kalau satu bulan penerima Rp200 ribu per bulan, jika dikalikan 80 ribu KPM berapa itu, berapa bunganya, ke mana uangnya. Saya kira lembaga hukum tahu ini," cecar Mensos Risma kepada Eko Julianto.

Sementara itu, Eko mengatakan uang satu bulan KPM BPNT masih ada di kartu keluarga sejahtera (KKS).

Namun di kartu tersebut transaksi hanya dua bulan.

Eko berdalih, apabila dicairkan semuanya, maka berasnya akan dijual, sedangkan telur dan tempe bisa rusak. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Risma Marah Saat Mengecek Penerima BPNT Sembako di Tuban, Ini Penyebabnya

# Tuban # Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) # Tri Rismaharini # sembako

Sumber: Tribunnews.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved