Yandex

Viral Video

Pengakuan Anggota DPRD PAN yang Tutup Akses Pintu Rumah Tahfiz, Resah dengan Jemuran dan Sampah

Sabtu, 24 Juli 2021 23:18 WIB
Tribunnews Bogor
Editor: Kharis Ardiyansah | Video Production: Restu Riyawan

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang anggota DPRD Pangkep, Makassar, Amiruddin menutup pintu belakang Rumah Tahfiz Alquran.

Amiruddin membangun tembok setinggi 3 meter menutup pintu belakang Rumah Tahfiz Alquran.

Tindakan politisi PAN tersebut pertama kali menyeruak atas laporan warga RT 2/5, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Ketua RW 5, Abd Azis mengatakan Amiruddin membangun tembok di fasilitas umum.

"Alasannya dia (Amiruddin) tutup karena ini anak-anak Tahfidz ribut karena sering mengaji di sini," katanya.

Sebelum tembok 3 meter tersebut berdiri, Aziz mengatakan, jalan setapak di belakang rumah Tahfidz itu kerap dijadikan lokasi bermain sambil belajar mengaji para santri.

Lokasi yang dimaksud Azis itu, tepat di depan rumah sang anggota DPR (Amiruddin).

"Jadi ini anak-anak Tahfidz, sering belajar ngaji di sini sambil main. Di sini juga anak-anak Tahfidz sering lewat kalau ke masjid salat ashar," ujarnya dikutip dari TribunMakassar.com.

Amiruddin mengaku membangun tembok tersebut lantaran resah atas tindakan pihak Rumah Tahfiz Alquran tersebut.

Amiruddin merasa resah karena pihak rumah tahfiz kerap kali membuang sampah.

"Karena meresahkan, pembuangan sampahnya diarahkan ke saya. Baik pembuangan sampah, maupun jemurannya," kata Amiruddin.

Menurut Amiruddin, tembok tersebut sebenarnya sudah ada sejak dulu.

Lalu pihak Rumah Tahfiz Alquran meminta untuk dibobol dulu untuk akses masuk material renovasi rumah.

"Kembali saya tekankan, dia minta kepada saya melalui adik ipar saya, untuk membobol tembok tersebut, untuk mempermudah jalan masuk material yang akan digunakan untuk renovasi rumahnya," ucapnya.

Setelah renovasi rumah, kata Amiruddin, pihak Rumah Tahfiz Alquran tak kunjung menutup kembali tembok tersebut.

Padahal saat diberitahu, kata Amiruddin, pihak Rumah Tahfiz Alquran itu mengatakan akan menutup tembok tersebut.

"Saya memberitahu pembinanya (rumah tahfiz), dia bilang dia sendiri yang mau tutup, namun setelah seminggu usai pembicaraan, tidak ada pergerakan sama sekali," katanya.

Oleh karena itu, Amiruddin inisiatif membangun kembali tembok tersebut.

Selama proses pembangunan, menurut Amiruddin, sama sekali tak ada protes.

"Tembok tersebut seharusnya bisa selesai dalam kurun waktu sehari, namun para tukang menyelesaikannya selama 3 hari, itu karena mereka menunggu teguran dari pemerintah atau dari pemilik rumah tersebut, namun tidak ada," katanya.

Baca: Pengakuan Anggota DPRD Pangkep Amiruddin soal Bangun Tembok 3 Meter: Sudah Ada Sebelumnya

Tembok Dirobohkan

Melansir Tribun Makassar, Tembok yang dibangun Anggota DPRD Pangkep dari Fraksi PAN, H Amiruddin itu dirobohkan setelah dilangsungkan pertemuan musyawarah.

Pertemuan itu dihadiri langsung H Amiruddin dan beberapa elit PAN Sulsel serta pihak kecamatan setempat.

"Kami tadi datang ke lokasi, ternyata pihak keluarga pak Amiruddin sudah ada di lokasi. Jadi kami berdialog," kata Camat Panakkukang Thahir Rasyid dikonfirmasi tribun.

"Setelah berdialog mereka memahami kesalahannya dan bersedia membongkar, jadi saya persilahkan membongkar," sambungnya.

Thahir Rasyid, mengaku sempat melakukan pembongkaran simbolis yang disaksikan langsung oleh H Amiruddin.

"Selanjutnya saya secara simbolis (membongkar), H Amir menyaksikan dan selanjutnya dilanjutkan sama Satpol PP," ujarnya.

Respon pihak pengurus Rumah Tahfidz pun kata Thahir, menyambut baik pembongkaran itu.

"Alhamdulillah, sudah saya arahkan saling memaafkan dan memperbaiki hubungan kedepan," tutur Thahir.

Baca: Anggota DPRD Pangkep Akhirnya Bongkar Tembok yang Tutupi Rumah Tahfiz, Mengaku Salah dan Minta Maaf

Profil Amiruddin

Mengutip dprd.pangkebkab.go.id, H Amiruddin lahir di Labakkang pada 3 April 1960.

Amiruddin merupakan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pangkep.

Ia diusung oleh Partai Amanat Nasional pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019 lalu.

Kala itu, ia termasuk di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Bungoro, Labakkang, dan Tondong Talasa.

Berdasarkan data KPU Kabupaten Pangkep, Amiruddin memperoleh total 1.174 suara.

Rinciannya, 110 di Bungoro, 1.059 di Labakkang yang merupakan tanah kelahirannya, dan lima di Tondong Talasa.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Pengakuan Anggota DPRD PAN yang Tembok Pintu Rumah Tahfiz, Resah dengan Jemuran dan Sampah

# Viral Video # Anggota DPRD Pangkep # rumah tahfiz # Makassar

Sumber: Tribunnews Bogor

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved