Terkini Nasional
Ajukan Banding Atas Vonis 5 Tahun Penjara, Ini Alasan Edhy Prabowo
TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo mengajukan banding atas vonis 5 tahun penjara yang diberikan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.
Kuasa hukum Edhy, Soesilo Aribowo mengatakan permohonan banding diajukan Kamis (22/7/2021) kemarin.
"Banding, kemarin diajukan," katanya dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (23/7/2021).
Soesilo mengatakan, salah satu alasan pengajuan banding adalah karena ada salah satu hakim mengajukan dissenting opinion atau pendapat yang berbeda dalam persidangan.
"Alasannya selain ada hakim yang dissenting opinion. Pendapat saya, pembuktian jaksa sumir," ungkap dia.
Diketahui dalam sidang vonis yang berlangsung Kamis (15/7/2021) pekan lalu, hakim anggota 1, Suparman Nyompa menyatakan pendapat yang berbeda atau dissenting opinion.
Hakim Suparman menilai Edhy Prabowo lebih tepat jika dijerat dengan dakwaan alternatif kedua yaitu Pasal 11 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 54 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 Ayat 1 KUHP.
Baca: ICW Nilai Vonis Edhy Prabowo Kurang Berat : Lebih Pantas Diganjar 20 Tahun Penjara
Baca: KPK Apresiasi Vonis 5 Tahun Penjara yang Dijatuhkan kepada Eks Menteri KKP Edhy Prabowo
Alasan hakim Suparman, Edhy tidak terbukti meminta atau menyuruh untuk menerima uang dari pemilik PT Dua Putera Perkasa Pratama (PT DPPP), Suharjito.
Kedua, hakim Suparman menilai Edhy hanya menekankan dan meminta agar setiap permohonan yang masuk untuk budi daya dan ekspor benih benur lobster (BBL) tidak dipersulit, tapi harus dipermudah.
Dalam perkara ini majelis hakim menilai Edhy Prabowo terbukti melanggar Pasal 12 huruf a UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. Edhy Prabowo lantas dijatuhi vonis 5 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 6 bulan kurungan.
Majelis hakim juga memberikan pidana pengganti sebesar Rp 9,68 miliar dan 77.000 dolar AS subsider 2 tahun penjara.
Edhy Prabowo dinilai terbukti menerima suap Rp 25,7 miliar dari sejumlah eksportir BBL untuk mengeluarkan izin budidaya lobster dan ekspor BBL. (Kompas.com/Tatang Guritno)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Edhy Prabowo Ajukan Banding Atas Vonis 5 Tahun Penjara"
# Soesilo Aribowo # Edhy Prabowo # Pengadilan Tindak Pidana Korupsi
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Kompas.com
Jaksa KPK Tetap Tuntut Eks Sekretaris MA Nurhadi 7 Tahun Penjara
Kamis, 26 Maret 2026
Nasional
REAKSI KPK Disebut 'Operasi Tipu-tipu' oleh Eks Wamenaker Noel: Dia Coba Alihkan Fokus Sidang
Senin, 26 Januari 2026
Sidang Tuntutan 21 Terdakwa Demo Agustus 2025 Ditunda, Pihak Keluarga Kecewa
Senin, 12 Januari 2026
Alasan Legal Corporate Wilmar Pilih AALF di Perkara Migor: Singgung Putusan Lepas
Rabu, 17 Desember 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.