Yandex

Terkini Daerah

Respons Warga Papua terkait Wacana Penutupan Bandara dan Pelabuhan pada Agustus 2021

Kamis, 22 Juli 2021 11:17 WIB
Tribun Papua
Editor: Alfin Wahyu Yulianto | Video Production: Muhammad Suryo Kartiko

Respons Warga Papua terkait Wacana Penutupan Bandara dan Pelabuhan pada Agustus 2021

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Papua Lukas Enembe, berencana menutup bandara dan pelabuhan pada Agustus 2021 untuk menekan angka penularan Covid-19.

Ia pun telah meminta masyarakat Papua untuk bersiap menghadapi kebijakan tersebut.

Respons Masyarakat

Merespons kebijakan itu, sebagian besar masyarakat Jayapura mengaku setuju karena menganggap Covid-19 masuk dari luar Papua.

Seperti yang diungkapkan Suliman (51 tahun), pedagang mie ayam di Kota Jayapura.

Menurut dia, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akan percuma bila akses masuk ke Papua tidak ditutup.

"Kalau untuk penularan Covid-19, penutupan bandara itu bagus karena percuma kalau dilakukan PPKM sementara pintu masuk dibuka," ujarnya di Jayapura, Rabu (21/7/2021).

Suliman hanya meminta, selama penutupan bandara dan pelabuhan, pemerintah bisa memastikan stok kebutuhan masyarakat tetap tersedia.

"Yang penting stok barang aman," kata dia.

Hal senada juga disampaikan Jhofy (25 tahun), freelancer editor video di Jayapura.

Menurut dia, penutupan bandara dan pelabuhan sudah menutup risiko masuknya kasus Covid-19 baru ke Papua.

"Bagus karena itu bisa menurunkan angka penularan dan pemerintah fokus menangani kasus yang ada di dalam," kata dia.

Yang terpenting, sambung Jhofy, pemerintah fokus dan tegas dalam proses penanganan kasus Covid-19 selama penutupan tersebut dilakukan.

Namun berbeda dengan Rizaldi (24 tahun), seorang sopir rental di Bandara Sentani, yang mengaku akan kesulitan bila bandara dan pelabuhan ditutup.

"Pasti penghasilan menghilang, kenapa harus satu bulan itu terlalu lama, coba dua minggu saja," kata dia.

Ia mengaku kebijakan tersebut efektif untuk menurunkan jumlah kasus Covid-19 di Papua, tetapi Rizaldi meminta pemerintah juga mencarikan solusi bagi dirinya dan rekan-rekan seprofesinya.

"Memang bagus untuk memutus mata rantai penularan tapi pemerintah harusnya memberi solusi karena kami supir-supir rental ini yang merasakan langsung dampaknya," kata Rizaldi.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Papua, Lukas Enembe segera mengeluarkan surat edaran berkaitan dengan penanganan kasus Covid-19 yang terus bertambah di daerahnya.

Hal ini dikarenakan pada September 2021, pemerintah pusat akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan PON XX dan Peparnas.

Melalui juru bicaranya, Muhammad Rifai Darus, Lukas menyatakan akan segera menutup bandara dan pelabuhan untuk arus penumpang.

"Gubernur Papua Lukas Enembe meminta kepada masyarakat Papua agar dapat melakukan persiapan dan mengantisipasi Surat Edaran Gubernur yang akan datang. Sebab direncanakan bahwa Provinsi Papua akan menutup akses keluar dan masuk, baik jalur penerbangan maupun perairan," kata Rifai, Selasa (20/7/2021).

(Kompas.com/Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Tribunpapuabarat.com dengan judul Respons Warga Papua terkait Wacana Penutupan Bandara dan Pelabuhan pada Agustus 2021

# Gubernur Papua Lukas Enembe # Provinsi Papua # Covid-19

Sumber: Tribun Papua
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved