Yandex

Terkini Nasional

Tengah Malam Lebanon dan Suriah Diserang Israel Pakai Rudal, Serangan Dibalas

Kamis, 22 Juli 2021 10:02 WIB
Tribun Timur
Editor: Tri Hantoro | Video Production: Arief Miftakhul Firdaus

TRIBUN-TIMUR.COM - Lebanon dan Suriah mendapat serangan rudal dari Israel.

Rudal Israel tersebut menyasar para militan pro-Iran yang beraliansi dengan rezim Damaskus.

Sementara serangan ke Lebanon merupakan respons dari Israel atas serangan roket yang diarahkan ke wilayahnya

Dalam serangan udara ke wilayah Suriah Utara, roket dari Israel menewaskan lima militan pro-Iran.

Roket-roket yang diluncurkan oleh Israel meluncur pada Senin (19/7/2021) tengah malam.

Sistem pertahanan udara Suriah pun langsung merespon serangan udara tersebut dengan meluncurkan rudal-rudal untuk mencegat senjata yang ditembakan dari Israel.

Kantor berita negara Suriah, SANA, mengutip sumber militer yang mengatakan, "Sekitar pukul 23.37 pada Senin...musuh Israel melakukan serangan udara ke arah tenggara Aleppo, menargetkan posisi di daerah Al-Safira."

"Pertahanan udara kami mencegat rudal...menembak jatuh sebagian besar dari mereka," tambahnya seperti yang dikutip dari Kompas.com dalam artikel berjudul "Serang Israel di Suriah Tewaskan 5 Militan Pro-Iran,".

Baca: Iron Dome Disebut Sistem Pertahanan Keberhasilan 90 Persen, 2.000 Rudal Jadul Hamas Berhasil Lolos

Observatorium mengatakan rudal mendarat di dekat Pusat Penelitian Studi Ilmiah di Al-Safira, menewaskan 2 militan Suriah dan 3 militan non-Suriah lainnya, serta menghancurkan pangkalan yang digunakan oleh kelompok pro-Iran dan depot senjata di dekatnya.

Sejak pecahnya perang saudara Suriah pada 2011, Israel secara rutin melakukan serangan di Suriah, sebagian besar menargetkan pasukan Hezbollah Iran dan Lebanon serta pasukan pemerintah Suriah.

Israel jarang mengkonfirmasi serangan di Suriah, tetapi tentara negara Yahudi itu mengatakan telah mencapai sekitar 50 target di negara yang dilanda perang itu, tanpa memberikan rincian.

Negara Yahudi itu mengatakan sedang berusaha untuk mencegah Iran memberikan dukungan militer kepada Suriah.

Iran diketahui menjadi salah satu sekutu utama pemerintah Suriah dalam perang saudara yang telah berlangsung selama satu dekade.

Pada Juni, serangan udara Israel di Suriah tengah menewaskan sedikitnya 11 tentara pemerintah dan milisi.

Sementara pada Selasa (20/7/2021) pagi, serangan artileri Israel menyasar wilayah Lebanon.

Serangan tersebut merupakan respon Israel atas serangan roket yang diluncurkan dari wilayah Lebanon.

Tentara Israel mengatakan, sebelumnya ada dua roket yang ditembakkan dari wilayah Lebanon ke wilayah Israel.

Salah satu roket tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara sedangkan roket satunya menghantam tanah terbuka.

Baca: Video Detik-detik Serangan Roket saat Salat Idul Adha di Istana Kepresidenan Afghanistan

"Sebagai tanggapan, artileri (Israel) menyerang di wilayah Lebanon," kata tentara Israel sebagaimana dilansir AFP.

Seorang sumber keamanan Lebanon mengatakan kepada AFP bahwa roket-roket itu ditembakkan ke Israel dari daerah Qlaileh, Lebanon bagian selatan.

Sumber itu mengatakan, tentara Lebanon belum mengidentifikasi kelompok mana yang bertanggung jawab atas peluncuran roket tersebut.

Kepala Staf Umum Militer Israel Aviv Kohavi menuturkan, Israel akan menanggapi setiap upaya pelanggaran wilayah mereka baik secara terbuka atau rahasia, atau dua-duanya.

Pasukan penjaga perdamaian PBB di wilayah perbatasan, UNIFIL, mengatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan keamanan di daerah itu.

UNIFIL menuturkan, pihaknya juga meluncurkan penyelidikan dan bekerja sama dengan militer Lebanon.

"UNIFIL melakukan kontak langsung dengan para pihak untuk mendesak pembatasan maksimum dan menghindari eskalasi lebih lanjut," ujar UNIFIL.

Terakhir kali roket ditembakkan dari Lebanon ke Israel adalah pada Mei, bertepatan dengan antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza yang berlangsung selama 11 hari.

Dalam beberapa pekan terakhir, pejabat keamanan Israel menyatakan keprihatinannya atas krisis ekonomi yang semakin dalam di Lebanon dan konsekuensinya bagi keamanan perbatasan.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menulis di Twitter bahwa Lebanon bertanggung jawab atas roket yang ditembakkan dari daerahnya.

“Karena memungkinkan teroris beroperasi di dalam wilayahnya,” tulis Gantz di Twitter.

"Kami tidak akan membiarkan krisis sosial, politik dan ekonomi di Lebanon berubah menjadi ancaman keamanan bagi Israel,” imbuh Gantz. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Tengah Malam Lebanon dan Suriah Diserang Israel Pakai Rudal, Serangan Dibalas

Sumber: Tribun Timur
Tags
   #Lebanon   #Suriah   #Israel   #rudal

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved