Yandex

Terkini Nasional

Lagi, Polisi Bongkar Kasus Pemalsuan Surat Vaksin dan Tes PCR untuk Melengkapi Dokumen Perjalanan

Selasa, 20 Juli 2021 13:41 WIB
TribunJakarta
Editor: fajri digit sholikhawan | Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUN-VIDEO.COM, KEBAYORAN BARU - Jajaran Polda Metro Jaya membongkar kasus penjualan kartu vaksin Covid-19, surat hasil swab dan PCR palsu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, polisi telah mengamankan dua orang tersangka berinisial RAR dan TM.

Ia mengungkapkan, kedua tersangka menjual kartu vaksin, surat hasil swab, dan PCR palsu melalui media sosial.

"Modus operandinya, dia menawarkan hasil antigen, PCR, dan vaksin palsu melalui akun Facebook miliknya bernama Rani Maharani," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (19/7/2021).

Baca: Kasus Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Kebayoran Baru, KSAD: Prajurit Kita Ngapain di Situ?

Selain itu, lanjut Yusri, kedua tersangka juga mencatut nama klinik tertentu untuk dicantumkan dalam kop kartu vaksin, serta surat hasil swab dan PCR palsu.

"Sistem pembayarannya ada transfer di sana atau melalui top up pulsa. Nilainya beragam, ada Rp50 ribu, Rp70 ribu, atau Rp100 ribu tergantung kebutuhan pelanggan," ujar dia.

Ia mengungkapkan, pemesan kartu vaksin atau surat swab dan PCR palsu biasanya adalah para pekerja yang hendak berpergian menggunakan transportasi umum.

Para tersangka dijerat Pasal 35 Jo Pasal 51 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Polisi Tangkap 2 Pemalsu Kartu Vaksin Covid-19, Pelaku Dibayar Pakai Top Up Pulsa

# surat vaksin # tes PCR  # pemalsuan surat # Kebayoran Baru # vaksin Covid-19

Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved