Sabtu, 23 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Aksi Kapolda NTB Minta Maaf ke Pedagang Harus Tutup Lebih Awal, Borong Dagangan dengan Harga Lebih

Senin, 19 Juli 2021 20:50 WIB
Tribun Lombok

TRIBUN-VIDEO.COM - Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol Muhammad Iqbal memborong dagangan pedagang kaki lima (PKL) di pinggir jalan di kawasan Jalan Sriwijaya, Mataram, Minggu (18/7/2021) sore.

Aksi tersebut dilakukan dalam rangka mensosialisasikan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Tak hanya membeli dengan memberikan uang lebih, Iqbal juga memberikan paket sembako kepada para pedagang kaki lima.

Dikutip dari Tribun Lombok, Iqbal membeli dagangan PKL mulai dari cilok, jagung rebus, nasi bungkus, hingga kacang.

Di setiap lapak pedagang, Iqal selalu meminta maaf lantaran harus memaksa mereka menutup jualannya pada pukul 20.00 WIB.

Tidak sekedar sosialisasi PPKM Darurat, Iqbal juga memborong dagangan mereka dengan harga lebih.

Seorang pedagang cilok bernama Sumini sempat grogi dan takut saat Iqbal mendekat ke lapaknya.

Baca: Video Aksi Kapolda NTB Borong Dagangan PKL saat PPKM Darurat, Pedagang Cilok hingga Jagung Sumringah

”Ini enggak apa-apa pak?” kata Sumini, bertanya dengan wajah bingung.

Namun Sumini berubah ekspresi ketika diajak berbicara dengan logat Jawa Timur.

Pedagang cilok tersebut mengaku berasal dari Malang, Jawa Timur.

Sumini sempat berbincang dengan Kapolda Iqbal mengenai jualannya pada hari tersebut.

Sumini mengatakan, dia baru mendapat Rp15 ribu dari hasil menjual cilok.

Saat Iqbal menawarkan untuk memborong semua ciloknya, Sumini mengaku tidak tahu harganya.

”Ya ini disuruh bawa sama bos,” katanya.

Dia pun memberikan sebungkus cilok seharga Rp10 ribu kepada kapolda NTB.

Sumini pun menjadi kaget saat dagangannya ditawar, tapi akhirnya diberikan uang senilai Rp300 ribu.

Dalam kesempatan tersebut, Iqbal meminta Sumini untuk bersabar dengan adanya kebijakan PPKM ini.

Kapolda Iqbal juga meminta maaf lantaran di tengah pandemi ini, memang kegiatan masyarakat serba dibatasi.

”Jadi sabar, saya minta maaf, aparat-aparat jam delapan sering suruh tutup, jadi sabar saja ibu ya, mudah-mudahan ini cepat berakhir,” katanya.

Baca: Polisi Borong Dagangan Kakek Penjual Mainan Beri Rp5 Juta, Diminta Tak Jualan Selama PPKM

Kapolda Iqbal kemudian juga memberikan paket sembako untuk Sumini.

Dalam paket sembako tersebut berisi beras, minyak, handsanitizer, hingga masker.

Tak hanya Sumini, Kapolda Iqbal juga menghampiri pedagang kacang dan jagung rebus bernama Sahnan.

Sahnan mengaku saat pandemi ini, hasil jualannya menurun.

Tak hanya memborong jualan Sahnan, Kapolda Iqbal lagi-lagi menyampaikan permintaan maaf kepada para pedagang.

Permintaan maaf tersebut lantaran selama PPKM darurat ini, petugas kepolisian sering menutup lapak mereka.

Namun Iqbal menjelaskan, semua hal itu dilakukan demi kepentingan bersama untuk mencegah penularan Covid-19.

“Insya Allah dalam waktu yang akan datang sudah selesai semua ini,” harapnya.

Dia pun tampak senang karena dagangan seharga Rp50 ribu dibayar Rp300 ribu.

Begitu juga dengan salah seorang pedagang nasi bungkus di pinggir jalan.

Irjen Pol Muhammad Iqbal memborong semua nasi bungkusnya yang seharga Rp150 ribu.

Namun Iqbal memberikan uang Rp300 ribu untuk pedagang nasi bungkus tersebut.

(Tribun-Video.com/TribunLombok.com)

# Kapolda NTB # Irjen Pol Muhammad Iqbal # Nusa Tenggara Barat (NTB) # Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat # pedagang # Mataram

Baca berita lainnya terkait PPKM Darurat

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Aksi Kapolda NTB Borong Dagangan PKL saat PPKM Darurat, Pedagang Cilok hingga Jagung Sumringah

Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Tribun Lombok

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved