Yandex

Tribunnews Update

Aiptu Suwarni Dikeroyok Geng Motor saat Bubarkan Balap Liar, Begini Pengakuannya kepada Wagub DKI

Minggu, 11 Juli 2021 21:22 WIB
TribunWow.com
Editor: Panji Anggoro Putro | Reporter: Mufti Rosyidatul Fauziah | Video Production: bagus gema praditiya sukirman

TRIBUN-VIDEO.COM - Seusai video seorang polisi kena keroyok geng motor saat sedang dibubarkan pada Kamis (8/7/2021) viral di media sosial, polisi yang menjadi korban pun angkat bicara.

Ia mengaku sempat menyalakan rotator dan sirine untuk membuat para geng motor kabur.

Namun tak disangka ia malah dikeroyok dan diteriaki ancaman akan dibunuh.

Baca: Tampang 8 Remaja yang Keroyok Polisi di Jaksel, Satu Pelaku DPO dan Terancam Penjara 5 Tahun Lebih

Dilansir Tribunnews.com, Aiptu Suwardi menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya pada Kamis (8/7/2021) dini hari, kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Aiptu Suwardi mengaku, saat itu dirinya membantu rekannya untuk membubarkan segerombolan geng motor di wilayah Jalan TB Simatupang, Cilandak , Jakarta Selatan.

"Jadi waktu itu kan ada laporan dari teman, karena saya membubarkankan trek-trekan yang di Antasari, kemudian saya mau membantu teman yang ada di TB Simatumpang," kata Aiptu Suwardi, Minggu (11/7/2021).

Ia sempat menyalakan rotator ddan sirine saat sampai di lokasi sekitar pukul 04.00 WIB.

"Saya menyalakan rotator dan sirine dengan tujuan supaya dia pada kabur, ternyata salah perkiraan saya," kata Aiptu Suwardi.

Tak pergi, geng motor tersebut malah melakukan pengeroyokan terhadap dirinya yang membuatnya mundur.

Aiptu Suwardi lantas mendapati seorang teman aparat dan kembali menghampiri para pelaku kerusuhan.

Akan tetapi, polisi yang sudah senior tersebut malah mendapat perlakuan lebih kasar dan dikeroyok.

Bahkan, gerombolan tersebut meneriaki agar Aiptu Suwardi dibunuh saja.

Baca: Tampang Wanita Geng Motor Pengeroyok Polisi Tua di Cilandak, Satu Orang Masih DPO

Selain itu, saat diirnya turun dari mobil, geng motor pun melakukan pengeroyokan dan dirinya dipukul oleh dua orang pelaku yang diketahui merupakan perempuan.

"Begitu saya turun dari mobil, saya malah dipukul sama perempuan dua itu, sama laki-laki baju putih dan anak yang kaos hitam itu," kata Aiptu Suwardi.

Aiptu Suwardi melanjutkan, insiden pengeroyokan itu akhirnya tak terhindarkan dan mengakibatkan luka di beberapa bagian tubuhnya.

"Saya berikan tembakan peringatan, rupanya ada yang takut dan lari, tapi anak yang sekarang ditangkap itu, malah nggak gentar dan semakin beringas," ujarnya.

Baca: Penyok Pelaku Pengeroyok Polisi di Cilandak Jadi DPO, Kapolres Menyerahkan Diri atau Kami Tangkap

Mengenai cerita yang didapatnya, Riza patria ikut bersimpati atas kejadian yang menimpa Aiptu Suwardi tersebut.

Seperti diketahui, pelaku pun kini ditangkap dan dikenai Pasal 170 KHUP dengan ancaman 5 tahun penjara. (*)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Pengakuan Aiptu Suwardi Polisi yang Dikeroyok Anak Motor, Sempat Dimaki dan Diteriaki akan Dibunuh

# geng motor # dikeroyok # pengeroyokan # polisi # Cilandak

Sumber: TribunWow.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved