Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

5 Pemasok Sabu Nia Ramadhani & Ardi Bakrie Dibekuk, Gunakan Transaksi Tempel & Sasar Kalangan Elit

Minggu, 11 Juli 2021 08:50 WIB
Tribunnews.com
Editor: Dita Dwi Puspitasari | Reporter: Firdausi Rohmah Rizki Ananda | Video Production: Erwin Joko Prasetyo

TRIBUN-VIDEO.COM - Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap 5 pemasok narkoba yang digunakan oleh artis Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie, Sabtu (10/7/2021).

Lima di antara pemasok sabu ini berjenis kelamin perempuan.

Kelima pemasok sabu tersebut memiliki target untuk kaum-kaum jetset atau atau kalangan elit.

Dari rilis yang ditayangkan di Kompas TV, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi menuturkan pihaknya menemukan banyak barang bukti saat penangkapan kelimanya.

Pemasok sabu ini ditangkap di wilayah DKI Jakarta.

Baca: Nia Ramadhani Akui Salah dan Minta Maaf, Suara Bergetar dan Menangis Terbata-bata

Hengki menduga, kelimanya adalah pemasok sabu yang menyasar orang-orang kaya atau kalangan jetset.

Ia mengungkapkan, sudah mengantongi identitas pengguna yang menggunakan jasa para pemasok sabu ini.

Hengki mengingatkan, polisi akan menangkap nama yang sudah masuk dalam daftar target.

"Kami duga berdasarkan penyelidikan kami, bahwa ini digunakan kalangan-kalangan tertentu, kaum-kaum jetset, kalangan-kalangan elit," tutur Hengki Haryadi.

"Kami sudah petakan, tinggal tunggu saja. Kalau masih ada yang menggunakan, tunggu waktu, akan kami tangkap," ujar Hengki Haryadi.

Selain itu terungkap pula cara transaksi para bandar dan pemasok ini menyalurkan barang haram tersebut ke pengguna.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indraweinny Panjiyoga mengungkapkan, mereka menggunakan istilah transaksi tempel.

Panji mengatakan, Nia Ramadhani mendapatkan sabu tersebut dari sang sopir pribadi berinisial ZN yang kini juga menjadi tersangka.

Namun ZN tak mengetahui siapa pengedar barang haram tersebut.

Pasalnya, ZN mengaku tak pernah bertemu langsung dengan pelaku atau pengedar sabu.

Sabu yang dipesan oleh ZN ditaruh di suatu tempat. Panji menyebut ini adalah istilah transaksi tempel.

Panjiyoga menyebut pihaknya masih bergerak di lapangan untuk mencari pengedar tersebut.

"Semoga dapat mengungkap atau menangkap siapa pengedar yang memberikan barang tersebut," pungkas Panjiyoga.

Diberitakan sebelumnya, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap Nia Ramadhani di kediamannya di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (7/7/2021) pukul 15.00 WIB.

Saat penangkapan berlangsung, polisi mengawalinya dengan mengamankan supir Nia Ramadhani, ZN. Dari ZN, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 0,78 gram yang diakuinya milik Nia dan Ardi Bakrie.

Baca: Aburizal Bakrie Minta Maaf soal Kasus Narkoba Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani, Anggap Ini Cobaan

Kemudian, polisi menangkap Nia Ramadhani didalam rumah. Ketika digeledah, polisi mengamankan alat hisap sabu alias bonk.

Dari keterangannya, Nia Ramadhani mengakui dirinya sering mengonsumsi sabu bersama dengan sang suami, Ardi Bakrie.

Kemudian, Nia Ramadhani dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat. Setibanya di kantor polisi, Nia menghubungi Ardi Bakrie bahwa dirinya ditangkap polisi.

Kemudian, Rabu malam tepatnya pukul 20.00 WIB, Ardi Bakrie datang ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk menyerahkan diri. Hasil tes urin Ardi, Nia Ramadhani, dan ZN positif mengandung sabu atau metaphetamine.

Dalam kasus dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan narkotika, Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan ZN dijerat dengan pasal 127 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara empat tahun.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Sebut Pengedar Narkoba untuk Nia dan Ardi Bakrie Pakai Modus Transaksi Tempel

Baca berita terkait lainnya

Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #narkoba   #Nia Ramadhani   #Ardie Bakrie   #DKI Jakarta   #sabu
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved