Selasa, 7 April 2026

Terkini Metropolitan

Pesanan Peti Mati Meningkat, Para Pengrajin Akui Banyak Lembur

Rabu, 7 Juli 2021 20:51 WIB
Tribunnews.com

Laporan wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUN-VIDEO.COM - Pesanan yang selalu meningkat tiap harinya, membuat para pengrajin peti jenazah banyak lembur di masa pandemi Covid-19.

Begitulah pengakuan Aris yang merupakan pengrajin peti mati CV. Sahabat Duka.

Aris bercerita, dirinya bersama rekan-rekan satu perusahaannya harus ikhlas bekerja hingga larut malam.

Hal itu kata dia demi kebutuhan peti jenazah untuk rumah sakit dan keluarga duka yang memesan dapat terpenuhi tepat waktu.

"Ini kerjaan kalau lagi begini (banjir orderan) bisa sampe larut malam kita (kerja), sampe jam 12 malam," kata Aris sambil mengecat peti jenazah yang sudah selesai diamplas di tempat kerjanya, Rabu (7/7/2021).

Padahal, perusahaan tempat dirinya bekerja ini sudah harus buka kembali untuk melakukan pekerjaan pada pukul 08.00 pagi.

Jadi kata dia, waktu untuk tidurnya belakangan ini sangat singkat, karena di pagi harinya harus kembali merakit papan triplek menjadi peti jenazah sesuai pesanan.

Baca: Viral Video Peti Jenazah Pasien Covid 19 Terlempar Keluar dari Ambulans, Pihak RS Beri Penjelasan

Baca: Kabupaten Tangerang Krisis Alat PCR Test, di Depok Krisis Peti Mati Covid-19

Bahkan pria berusia 42 tahun itu tidak segan untuk menonaktifkan gawai nya kala kondisi badan sudah letih dan kantuk menyerang.

"Jadi biasanya saya matiin aja itu HP, biarin ada yang mau pesen juga, paling ngehubungin (pekerja) yang lain," ucap Aris sambil terus mengerjakan yang menjadi tanggung jawabnya.

Kondisi seperti ini kata Aris turut menciptakan dilema.

Dirinya menyikapi hal seperti ini dengan beragam perasaan.

Senang karena memiliki penghasilan lebih dari bos jika mampu mencapai target, tapi sedih karena semakin banyak pesanan maka semakin banyak juga masyarakat yang meninggal dunia akibat wabah ini.

"Kalau senang ya pasti, penghasilan jadi bertambah juga buat keluarga, tapi kan kalau begini (pesanan banyak) berarti banyak yang meninggal juga, jadi sedih juga," tutur Aris sambil memperhatikan detail hasil cat yang dituangnya. (*)

# peti jenazah # peti mati # pandemi Covid-19

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Lendy Ramadhan
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved