TribunnewsWiki
Lambda (C.37) , Varian Virus Corona Pertama Kali Diidentifikasi di Peru pada Agustus 2020
TRIBUN-VIDEO.COM - Varian lambda atau C.37 merupakan varian baru dari virus corona.
Varian Lambda dilabeli sebagai Variant of Interest oleh Badan Kesehatan Dunai (WHO) sejak pertengahan Juni 2021.
Varian tersebut pertama kakli teridentifikasi di Peru paad bulan Agustus 2020.
Varian baru tersebut menyebabkan lebih dari 80 persen kasus infeksi terjadi di Peru.
Namun, varian Lambda juga sudah tersebar di 29 negara dunia.
Di antaranya ialah negara Amerika, Argentina, Brasil, Kolombia, Ekuador, dan Meksiko.
Baca: Kabupaten Tangerang Krisis Alat PCR Test, di Depok Krisis Peti Mati Covid-19
Karakteristik
Seorang ahli virologi bernama Pablo Tsukayama dari Cateyano Heredia University melakukan penelitian terhadap varian Lambda selama berbulan-bulan.
Hasil yang didapat ialah, kecepatan varian Lambda lebih tinggi daripada varian yang dianggap jauh lebih berbahaya oleh WHO.
Bahkan kecepatannya mengalahkan varian Gamma yang sudah menyebar dan mendominasi kasus infeksi di Brasil.
Gejala
Gejala yang ditimbulkan oleh varian Lambda tidak berbeda jauh dengan varian lainnya.
Gejala-gejala yang akan muncul jika terpapar varian tersebut meliputi, demam, kehilangan kemampuan penciuman dan pengecap.
Baca: Harga Obat Covid-19 Melambung, Luhut Ultimatum Pedagang dan Ancam Gelar Razia
Perbedaan
Sebelum varian Lambda muncul, varian baru yang cukup membuat heboh ialah Kappa.
Namun, antara varian Lambda dan Kappa memiliki perbedaan yang cukup signifikan.
- Varian Kappa
Kappa (B.1.617.1), saudara dari varian Delta, telah ditemukan membawa lebih dari selusin mutasi.
Varian ini disebut sebagai “mutan ganda” karena dua mutasi yang teridentifikasi — E484Q dan L452R.
Telah ditemukan bahwa mutasi L452R Kappa membantu virus keluar dari respons imun alami tubuh.
Varian ini juga memiliki sub-garis keturunan — B.1.617.3 — yang dilacak dengan cermat oleh para ahli kesehatan.
Seperti varian Delta, Kappa juga pertama kali terdeteksi di India.
Varian tersebut merupakan 3 persen dari semua sampel yang dikirimkan oleh India dalam 60 hari terakhir ke GISAID yang berbasis di Munich, yang mengelola database global genom virus corona baru.
- Varian Lambda
Varian virus corona Lambda (C.37) pertama kali diidentifikasi di Peru pada Agustus 2020 oleh Public Health England (PHE).
Varian tersebut termasuk dalam garis keturunan B.1.1.1 dan sejauh ini telah menyebar ke sebanyak 29 negara, sebagian besar di Amerika Latin.
Sementara itu, efektivitas vaksin yang sudah ada belum diujicobakan pada dua varian baru tersebut.
(TribunnewsWiki.com/Puan)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Covid-19 Varian Lambda
# virus corona # varian lambda # Brazil Peru
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
Kilas Peristiwa
Kilas Peristiwa: Update Virus Corona 13 Maret, Sebanyak 70.395 Pasien di 128 Negara Sembuh
Kamis, 13 Maret 2025
Internasional
Subvarian Baru Virus Corona Terdeteksi di Rusia, Tingkat Penularan Lebih Tinggi ke Seluruh Dunia
Rabu, 19 April 2023
Terkini Nasional
Berpotensi Menyebar ke Seluruh Dunia dalam Waktu Dekat, India Alami Lonjakan Kasus Varian Arcturus
Sabtu, 15 April 2023
Virus Corona
WHO Desak China Perbarui Data Kasus Infeksi Covid-19 Real Time seusai Terapkan Kebijakan 'Nol-Covid'
Minggu, 1 Januari 2023
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.