Minggu, 12 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pengakuan Mahasiswi yang Dianiaya & Disekap Oknum Dosen Unpatti Ambon: Ada 3 Orang Lebih Pukuli Saya

Selasa, 29 Juni 2021 21:07 WIB
Tribun Ambon

TRIBUN-VIDEO.COM - Terungkap fakta baru dalam kasus penganiayaan dan penyekapan seorang mahasiswi Universitas Pattimura (Unpatti) berinisial F (19), Selasa (19/6/2021).

Dalam pengakuannya, F mengungkapkan dirinya tak hanya dianiaya oleh oknum dosennya Olivia Rumlus dan anaknya Andre Rumlus.

Namun F mengaku, ada tiga pelaku yang menganiaya dirinya hingga babak belur.

Dikutip dari Tribun Ambon, hal itu diungkapkan oleh F saat ditemui dirumahnya di kawasan Pokam Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku, Selasa (29/6/2021).

F mengungkapkan, aksi penganiayaan dan penyekapan tersebut dilakukan di rumah pelaku di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon pada Jumat (25/6/2021).

Mulanya beredar kabar, F dianiaya oleh dua pelaku yang berstatus sebagai ibu dan anak laki-lakinya.

Namun dalam pengakuan terbarunya, F tak hanya dianiaya oleh Olivia dan Andre.

Ia mengalami tindakan kekerasan oleh tiga orang lebih.

Baca: Begini Tampang Pria yang Perkosa dan Rampok Mahasiswi di Makassar, Sudah Beraksi 11 Kali

Baca: Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan Mahasiswa Ambon oleh Oknum Dosen, Korban Sahabat Anaknya

Diduga, ada pula keterlibatan sejumlah kerabat tenaga pengajar di Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) Unpatti, tempat Olivia bekerja.

F yang semula dianiaya di rumah pelaku di Desa Pesso, dipaksa dibawa ke rumah kerabat pelaku.

Di lokasi tersebut, F mengaku dipukul di bagian kepalanya oleh sejumlah orang.

“Selain Ibu Rumlus dan anaknya, ada beberapa orang lagi yang jelas lebih dari 3 orang yang melakukan penganiayaan kepada saya,” cetus korban di kediamannya, Kawasan Poka, Teluk Ambon, Kota Ambon. Selasa (29/6/2021) siang.

F mengaku tak terlalu mengingat pasti berapa jumlah orang yang menganiayanya.

Pasalnya saat itu, ia hanya bisa terdiam dan merasa ketakutan.

“Kemudian saya digiring menuju rumah kerabatnya dan di rumah tersebut ada beberapa orang lagi. Saya tidak ingat siapa dan berapa jumlahnya bahkan ada yang langsung memukul saya di bagian kepala,” jelasnya.

F kini mengaku mengalami trauma seusai mengalami penganiayaan tersebut.

Menurut pengakuannya, ia disekap karena dituduh menyembunyikan anak perempuan Olivia berinisial GR (16).

GR dan F memang bersahabat dan kerap bertukar cerita.

F mengaku sudah 6 bulan bersahabat dengan GR. GR sendiri sering menceritakan keresahannya soal pacar hingga persoalan keluarganya kepada F.

“Dia sering cerita mengenai pacar dan keluarganya, dia merasa tidak nyaman dirumah,” ucapnya.

Selain itu, menurut pengakuan F, GR sering meninggalkan rumahnya tanpa sepengetahuan orangtuanya.

“Beberapa kali dia pergi meninggalkan rumahnya dan saya ditugaskan ibunya untuk mencari dan mengantarnya pulang ke rumah,” ujar dia.

Dalam pengakuan F, sebelum kejadian penganiayaan ini, ia pernah diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak berkomunikasi lagi dengan GR.

Pembuatan surat pernyataan tersebut juga disaksikan langsung oleh pihak kepolisian.

Sejak itu F tidak berhubungan dengan GR lagi.

Namun F, malah mengalami penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan oleh oknum dosen unpatti, Jumat, (25/6/2021) malam, lantaran diduga menyembunyikan GR.

Pihak keluarga korban kini telah melaporkan penganiayaan dan penyekapan tersebut ke Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Senin (28/6/2021) malam.

(Tribun-Video.com/Tribun-Ambon.com)

Artikel ini telah tayang di TribunAmbon.com dengan judul Anak Terduga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa Unpatti Adalah Teman Dekat Korban, Sering Curhat

Editor: Tri Hantoro
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Tribun Ambon

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved