TRIBUNNEWS UPDATE
Pengakuan Mahasiswi yang Dianiaya & Disekap Oknum Dosen Unpatti Ambon: Ada 3 Orang Lebih Pukuli Saya
TRIBUN-VIDEO.COM - Terungkap fakta baru dalam kasus penganiayaan dan penyekapan seorang mahasiswi Universitas Pattimura (Unpatti) berinisial F (19), Selasa (19/6/2021).
Dalam pengakuannya, F mengungkapkan dirinya tak hanya dianiaya oleh oknum dosennya Olivia Rumlus dan anaknya Andre Rumlus.
Namun F mengaku, ada tiga pelaku yang menganiaya dirinya hingga babak belur.
Dikutip dari Tribun Ambon, hal itu diungkapkan oleh F saat ditemui dirumahnya di kawasan Pokam Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku, Selasa (29/6/2021).
F mengungkapkan, aksi penganiayaan dan penyekapan tersebut dilakukan di rumah pelaku di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon pada Jumat (25/6/2021).
Mulanya beredar kabar, F dianiaya oleh dua pelaku yang berstatus sebagai ibu dan anak laki-lakinya.
Namun dalam pengakuan terbarunya, F tak hanya dianiaya oleh Olivia dan Andre.
Ia mengalami tindakan kekerasan oleh tiga orang lebih.
Baca: Begini Tampang Pria yang Perkosa dan Rampok Mahasiswi di Makassar, Sudah Beraksi 11 Kali
Baca: Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan Mahasiswa Ambon oleh Oknum Dosen, Korban Sahabat Anaknya
Diduga, ada pula keterlibatan sejumlah kerabat tenaga pengajar di Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) Unpatti, tempat Olivia bekerja.
F yang semula dianiaya di rumah pelaku di Desa Pesso, dipaksa dibawa ke rumah kerabat pelaku.
Di lokasi tersebut, F mengaku dipukul di bagian kepalanya oleh sejumlah orang.
“Selain Ibu Rumlus dan anaknya, ada beberapa orang lagi yang jelas lebih dari 3 orang yang melakukan penganiayaan kepada saya,” cetus korban di kediamannya, Kawasan Poka, Teluk Ambon, Kota Ambon. Selasa (29/6/2021) siang.
F mengaku tak terlalu mengingat pasti berapa jumlah orang yang menganiayanya.
Pasalnya saat itu, ia hanya bisa terdiam dan merasa ketakutan.
“Kemudian saya digiring menuju rumah kerabatnya dan di rumah tersebut ada beberapa orang lagi. Saya tidak ingat siapa dan berapa jumlahnya bahkan ada yang langsung memukul saya di bagian kepala,” jelasnya.
F kini mengaku mengalami trauma seusai mengalami penganiayaan tersebut.
Menurut pengakuannya, ia disekap karena dituduh menyembunyikan anak perempuan Olivia berinisial GR (16).
GR dan F memang bersahabat dan kerap bertukar cerita.
F mengaku sudah 6 bulan bersahabat dengan GR. GR sendiri sering menceritakan keresahannya soal pacar hingga persoalan keluarganya kepada F.
“Dia sering cerita mengenai pacar dan keluarganya, dia merasa tidak nyaman dirumah,” ucapnya.
Selain itu, menurut pengakuan F, GR sering meninggalkan rumahnya tanpa sepengetahuan orangtuanya.
“Beberapa kali dia pergi meninggalkan rumahnya dan saya ditugaskan ibunya untuk mencari dan mengantarnya pulang ke rumah,” ujar dia.
Dalam pengakuan F, sebelum kejadian penganiayaan ini, ia pernah diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak berkomunikasi lagi dengan GR.
Pembuatan surat pernyataan tersebut juga disaksikan langsung oleh pihak kepolisian.
Sejak itu F tidak berhubungan dengan GR lagi.
Namun F, malah mengalami penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan oleh oknum dosen unpatti, Jumat, (25/6/2021) malam, lantaran diduga menyembunyikan GR.
Pihak keluarga korban kini telah melaporkan penganiayaan dan penyekapan tersebut ke Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Senin (28/6/2021) malam.
(Tribun-Video.com/Tribun-Ambon.com)
Artikel ini telah tayang di TribunAmbon.com dengan judul Anak Terduga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa Unpatti Adalah Teman Dekat Korban, Sering Curhat
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Tribun Ambon
Terkini Daerah
Bikin Heran! Mahasiswi Korban Pelecehan Justru Dijadikan Tersangka seusai Buka Ponsel Pelaku
5 hari lalu
Terkini Nasional
PERAMPOK SERANG 5 Karyawan SPBU di Bekasi saat Terlelap, Korban Disekap dan Dianiaya
Selasa, 10 Maret 2026
Nasional
BABAK BARU Kasus Tewasnya Nizam di Sukabumi, KPAI: Dugaan Filisida Dianiaya Ayah selama 4 Tahun
Senin, 9 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.