Tribunnews Update
Pengakuan Eks Calon Wali Kota Pematangsiantar yang Jadi Otak Penembakan Wartawan: Saya Sakit Hati
TRIBUN-VIDEO.COM - Kepolisian Polda Sumatera Utara (Poldasu) telah berhasil menangkap otak pembunuhan seorang wartawan di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada Jumat (18/6/2021).
Dalang di balik pembunuhan tersebut merupakan seorang pria bernama Sujito.
Sujito merupakan seorang pengusaha tempat hiburan malam yang dulunya pernah mencalonkan diri sebagai Wali Kota Pematangsiantar pada 2015.
Baca: Inisiator Penembakan Wartawan Mengaku Sebenarnya Hanya Ingin Beri Syok Terapi
Dikutip dari Tribun-Medan.com, kasus tersebut terungkap setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap 57 saksi, dan kamera pengawas di sejumlah tempat lokasi kejadian.
Pengungkapan juga diperoleh dari adanya hasil uji laboratorium forensik dan balistik.
Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak.
Saat diperiksa, Sujito mengaku melakukan hal tersebut lantaran sakit hati terhadap korban.
"Modus operandi yang dilakukan oleh pelaku dan motif adalah tumbuhnya rasa sakit hati oleh S selaku pemilik pemilik kafe dan resto terhadap korban" jelasnya.
Pelaku tak suka dengan korban yang selalu memberitakan peredaran narkotika di kafe dan resto miliknya.
Baca: 3 Pelaku Pembunuh Wartawan Terungkap, PWI Abdya Apresiasi Poldasu dan Minta Pelaku Dihukum Berat
"Korban yang selalu memberitakan peredaran narkotika di tempatnya," kata Kapolda.
Selain itu, rasa sakit hati timbul dari perlakuan korban yakni Mara Salem Harahap yang selalu meminta sejumlah uang sebagai syarat tak akan memberitakan hal yang buruk di lokasi usaha milik Sujito.
Merasa kesal dengan perbuatan korban, Sujito kemudian meminta bantuan rekannya yaitu Yudi, dan seorang oknum aparat berinisial A untuk menghabisi nyawa korban.
Perlu diketahui, Sujito sendiri selain dikenal sebagai pemilik tempat hiburan malam, juga dikenal sebagai eks Calon Wali Kota Pematangsiantar pada tahun 2015.
Salah satu momen Sujito di muka publik adalah saat acara Debat Penajaman Visi Misi Calon Walikota dan Wakil Walikota Pematangsiantar di Sapadia Hotel 12 November 2016.
Para bakal calon ditanyakan tentang ikon kota Pematangsiantar, yang kemudian dihubungkan dengan pengembangan sektor wisata.
Sujito mengatakan akan membangun Tugu Raja Sangnaualuh sebagai identitas budaya yang asli dari kota Siantar.
Baca: Disebut Perintahkan Oknum TNI, Ini Kronologi Lengkap Kasus Penembakan Marsal di Simalungun
“Ketika Sujito-Djumadi nanti dikaruniai oleh yang maha kuasa, diberkati menjadi pasangan Walikota Pematangsiantar, bukan (patung) Dewi Kwan Im yang kita buat ikon, karena Dewi Kwan Im orang sudah kenal itu adalah tertinggi di Asia Tenggara,".
Kita akan membangun Patung Raja Sangnaualuh, sepanjang 25 meter tingginya untuk Ikon Kota Pematangsiantar supaya orang bisa mengenal sejarah asli kota Siantar.” kata Sujito pada saat itu.
Namun, langkah Sujito menjadi Walikota Pematangsiantar gagal seusai Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) mengumumkan hasil pindai Formulir C1. (Tribun-Video.com/Tribun-Medan.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul INILAH Sosok Sujito, Otak Penembakan Mara Salem Harahap, Bos KTV dan Mantan Calon Wali Kota
# Pematangsiantar # Calon Wali Kota # Simalungun # penembakan # wartawan # Polda Sumatera Utara
Regional
Anggota KKB Penembak Rombongan Tito Karnavian pada 2012 Ditangkap Polisi, Pelaku Dilumpuhkan
Sabtu, 4 April 2026
Tribunnews Update
Bantah Terlibat Penembakan yang Menewaskan 2 TNI di Maybrat, KNPB: Aparat Jangan Sasar Warga Sipil
Rabu, 25 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Jet F-15 Trump Ditembak Jatuh, Kapal Selam Nuklir Inggris Ikut Perang, AS Panik
Senin, 23 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
2 TNI Gugur Usai Baku Tembak KKB saat Hari Kedua Lebaran, 1 Prajurit Kritis & Senjata Dirampas
Senin, 23 Maret 2026
Tribunnews Update
Gara-gara Kalah Main Remi, Pemuda di Lampung Timur Nekat Tembak Rekannya hingga Tewas
Kamis, 12 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.