Rabu, 10 Juni 2026

Virus Corona

Apa Itu Virus Corona Varian Delta? Apakah Gejalanya Sama dengan Covid-19 Biasa? Simak Penjelasan Ini

Kamis, 24 Juni 2021 18:29 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus virus corona setiap harinya masih mengalami lonjakan yang tinggi.

Baru-baru ini masyarakat juga dihebohkan dengan kemunculan Varian Delta.

Dikutip dari forbes.com, Varian Delta juga dikenal sebagai B.1.617.2, menjadi jenis baru dari virus corona Covid-19.

Baca: Penelitian Oxford: Vaksin AstraZeneca dan Pfizer Efektif Lawan Varian Delta hingga Kappa

Varian Delta pertama kali diidentifikasi muncul di India , sifatnya mudah menular dan lebih berbahaya.

Risiko yang ditimbulkan dari Varian Delta tampaknya lebih mengerikan dari virus corona 19 pada umumnya.

Varian Delta menyumbang sekitar 25 persen kasus, meningkat antara setiap harinya di Kansas.  

Lalu apa bedanya gejala umum virus corona dengan Varian Delta?

Baca: Kata Kemenkes soal Covid 19 Varian Delta Bisa Menular saat Berpapasan Perlu Studi Lebih Lanjut

Dikutip dari Who.int, gejala Covid-19 yang paling umum hingga yang parah:

- Demam

- Batuk kering

- Kelelahan

- Kehilangan rasa atau bau

- Hidung tersumbat

- Konjungtivitis (juga dikenal sebagai mata merah)

Baca: Kata Kemenkes soal Covid 19 Varian Delta Bisa Menular saat Berpapasan Perlu Studi Lebih Lanjut

- Sakit tenggorokan

- Sakit kepala

- Nyeri otot atau sendi

- Berbagai jenis ruam kulit

- Mual atau muntah

- Diare

- Menggigil atau pusing

- Sesak napas

- Kehilangan selera makan

- Kebingungan

- Nyeri atau tekanan terus-menerus di dada

- Suhu tinggi (di atas 38 °C)

Baca: Deteksi Varian Delta Plus, Kemenkes India Khawatirkan Bisa Picu Gelombang Ketiga Covid-19

Gejala Varian Delta:

- Sakit perut

- Hilangnya selera makan

- Muntah

- Mual

- Nyeri sendi

- Gangguan pendengaran

- Sakit kepala

- Sakit tenggorokan

- Pilek Demam

Baca: Pandemi di India Semakin Menjadi, Kini Temukan Varian Baru Covid-19 Delta Plus, Virus Mudah Menular

Jika Anda mengalami gejala-gejala Covid-19, sebaiknya segera lakukan Isolasi Mandiri.

Dalam Instagram resminya Kementerian Kesehatan menuliskan bahwa isolasi mandiri dilakukan selama 10 hari sejak dinyatakan terjangkit Covid-19.

Jika tidak berkurang, tambahkan waktu isolasi selama 3 hari hingga Anda terbebas dari gejala demam dan gangguan pernapasan.

Untuk mengatasi agar virus tidak terus tersebar, WHO juga menyarankan agar masyarakat mau melakukan vaksin.

Dikutip dari Who.int, Vaksin berguna untuk mengatasi penularan terus terjadi, namun masyarakat dianjurkan juga untuk terus mengenakan masker, membersihkan tangan, memastikan ventilasi yang baik di dalam ruangan, menjaga jarak secara fisik, dan menghindari keramaian.

Baca: 5 Karyawan Pabrik Pulpen di Kuningan Terpapar Covid-19, Perusahaan Ungkap Penyebab

Dikutip dari Instagram @kemenkes_ri, selain virus corona jenis baru Varian Delta, masyarakat juga perlu mewaspadai varian B.1.1.7 atau varian Inggris dan varian B.1.3.5.1.

Tingkat penularan dari varian baru Covid-19 di Indonesia mencapai 36 hingga 75 persen.

Maka Kementerian Kesehatan menghimbau agar masyarakat mengurangi mobilitas dengan tetap berada di rumah dan mematuhi aturan protokol  kesehatan yang berlaku. (*)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Apa Itu Varian Delta? Apa Gejalanya Sama dengan Virus Corona Pada Umumnya? Berikut Penjelasannya

# virus corona # Covid-19 # Varian Delta # India

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Dimas HayyuAsa
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #virus corona   #Covid-19   #Varian Delta   #India

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved