Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Hasil Survei SMRC Menunjukkan 52,9 Persen Responden Tak Setuju Jokowi Jadi Presiden Lagi

Minggu, 20 Juni 2021 22:14 WIB
Kompas.com
Editor: Sigit Ariyanto | Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski | Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra

TRIBUN-VIDEO.COM - Belakangan ini kembali mencuat isu terkait penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Berdasarkan hasil survei dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), mayoritas responden memilih menolak wacana tersebut.

Responden juga disebut tak setuju bila Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali maju dalam Pemilihan Presiden.

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (20/6) Direktur Komunikasi SMRC Ade Armando mengungkapkan, ada sebanyak 52,9 persen responden yang memilih tak setuju Presiden Jokowi kembali maju Pilpres mendatang.

Sementara sebanyak 40,2 persen memilih setuju dengan hal ini.

"Mayoritas warga, yaitu sebanyak 52,9 persen tidak setuju Jokowi maju kembali. Tapi angkanya lebih rendah daripada yang mengatakan masa jabatan presiden dua kali saja," kata Direktur Komunikasi SMRC Ade Armando dalam konferensi pers secara daring, Minggu (20/6/2021).

Menurut Ade, ada faktor Jokowi efek dalam konteks ini.

Pasalnya, berdasarkan survei, sebanyak 74 persen warga sepakat menolak masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Menurut mayoritas responden, aturan soal masa jabatan presiden di UUD 1945 tidak perlu diubah.

Baca: Isu Presiden Tiga Periode Dianggap Hanya Buat Gaduh, Bambang Soesatyo: Itu Hanya Skenario Halu

Baca: Arief Poyuono Sebut 85% Masyarakat Indonesia Setuju Presiden Tiga Periode: Pak Jokowi Berhasil

"Sebanyak 74 persen menyatakan masa jabatan presiden hanya dua kali harus dipertahankan. Hanya 13 persen menyatakan harus diubah," ujar Ade.

Selain itu, 84,3 persen warga menyatakan tidak setuju jika presiden kembali dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Hanya 8,4 persen warga yang setuju.

"Saya rasa ini angka yang cukup kuat menunjukkan bahwa mayoritas mutlak masyarakat Indonesia ingin pemilihan tidak usah diubah. Jangan dipilih MPR, presiden dipilih langsung oleh rakyat," ujar Ade.

Untuk diketahui, isu terkait wacana penambahan periode pemerintahan bagi presiden kembali mencuat.

Hal ini lantaran ada sekelompok relawan pendukung yang menginginkan Presiden Jokowi kembali maju dalam Pilpres 2024 berpasangan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Relawan ini bahkan sampai membentuk komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024.

Sementara itu, Presiden Jokowi pernah menyatakan dirinya menolak soal usulan ini.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul SMRC: 52,9 Persen Responden Tak Setuju Jokowi Maju Pilpres Lagi, 40,2 Persen Setuju

# TRIBUNNEWS UPDATE # SMRC # Wacana Presiden Tiga Periode # Presiden Jokowi # Prabowo Subianto

Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved