Yandex

Terkini Daerah

Dituding Jadi Donatur untuk Pasok Senjata ke KKB, Ketua DPRD Tolikara Siap Dipanggil Polda Papua

Minggu, 20 Juni 2021 12:18 WIB
Tribun Papua
Editor: Dita Dwi Puspitasari | Video Production: Muhammad Suryo Kartiko

TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua DPRD Kabupaten Tolikara Sonny Wanimbo mengaku siap memberikan keterangan apabila dipanggil Polda Papua terkait kasus aliran dana untuk pasok senjata ke kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Nama Sonny ikut terseret setelah Satgas Nemangkawi menangkap pemasok senjata untuk KKB, Ratius Murib alias Neson Murib di Kabupaten Puncak Jaya pada Senin (1362021) lalu.

Ia diduga memberikan aliran dana kepada Neson Murib untuk memasok senjata ke KKB.

“Sampai saat ini tidak ada surat panggilan dari Polda kepada saya,” ucap Sonny di Jayapura, Sabtu (1962021).

“Saya siap berikan keterangan kalau ada pemanggilan,” tegasnya.

Baca: Nama Sonny Wanimbo Disebut Jadi Donatur KKB Papua, NasDem Siapkan 100 Pengacara untuk Dampingi

Tak Kenal dengan Neson Murib

Kader Partai Nasdem itu menyebutkan dirinya tidak tahu menahu terkait penangkapan Neson Murib.

Ia juga mengaku tak mengenal sosok Neson Murib apalagi memberikan dana hingga ratusan juta rupiah.

“Jangankan ketemu, kenal saja saya tidak,” ucap Sonny.

Sonny juga membantah kuliah di Bali.

“Saya kuliah di Jakarta dan status saya masih pascasarjana. Ada bukti,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Nemangkawi mengungkapkan ada dugaan oknum Kader Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Tolikara berinisial SAW memberikan uang ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Keterlibatan SAW terungkap setelah penangkapan Neson Murib di Kabupaten Puncak Jaya pada Senin (1362021).

Baca: Namanya Terseret Kasus Dugaan Aliran Dana ke KKB, Ketua DPRD Tolikara Siapkan 100 Pengacara

Polisi menduga uang tunai Rp 370 juta yang disita dari Neson, akan digunakan untuk membeli senjata api dari seseorang.

Kami masih lakukan penyidikan terkait bukti transaksi yang ditemukan, termasuk benar atau tidaknya aliran dana ke Lekagak Telenggen, kata Kepala Satgas Humas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusy kepada Tribun-Papua.com, Rabu (1662021).

Penelusuran penyidik, lanjut Iqbal, uang senilai Rp 370 juta diserahkan SAW kepada Neson Murib di Hotel Metta Star Waena, Kota Jayapura, pada pertengahan April 2021.

Uang itu diterima Neson Murib secara langsung, katanya.

Selain uang tunai, polisi juga menemukan catatan bantuan Pemerintah Kabupaten Puncak Rp 600 juta untuk pimpinan KKB, Lekagak Telenggen, pada 6 Februari 2021.

Catatan penolakan Otonomi Khusus (Otsus) Papua, juga ditemukan dari tangan Neson.

Semua nama yang ada bukti transfer tersebut pasti akan dipanggil penyidik, tegasnya. (*)



Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Ini Alasan Ketua DPRD Tolikara Lambat Berikan Klarifikasi Atas Dugaan Pendana Senjata Api Bagi KKB

Baca berita terkait lainnya

Sumber: Tribun Papua
Tags
   #KKB   #Papua   #Sonny Wanimbo   #Neson Murib
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved