Yandex

Tribunnews Update

Respons Gibran soal Kasus Driver Ojol Ditangkap karena Antar Miras Pelanggan: Jadikan Pembelajaran

Jumat, 18 Juni 2021 17:00 WIB
Kompas.com
Editor: Alfin Wahyu Yulianto | Reporter: Tri Suhartini | Video Production: Bintang Nur Rahman

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus driver ojek online (ojol) yang ditangkap polisi setelah mengantarkan minuman keras (miras) pelanggan lewat sebuah aplikasi di kota Solo menjadi sorotan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Gibran kemudian mengundang driver ojol itu ke Balai Kota Solo, Jawa Tengah pada Selasa (15/6/2021).

Setelah bertemu dengan driver ojol bernama Andri (36) dan Haikal (21), Gibran meminta kasus tersebut menjadi pembelajaran bersama.

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (16/6/2021), Gibran mengatakan akan terus melakukan pengawalan sampai akhir jika ada kejadian serupa yang terulang kembali.

Gibran juga meminta agar driver ojol memastikan database pelanggan yang melakukan transaksi tersimpan.

Sehingga nantinya bisa dijadikan barang bukti ketika ada permasalahan serupa terjadi.

"Nanti ke depan kalau ada kejadian seperti ini didampingi dari awal sampai akhir. Pastikan juga untuk history transaksi record-nya benar-benar sudah disimpan di database. Jadi yang ngirim siapa, yang menerima siapa kalau ada masalah hukum seperti ini segera terselesaikan dengan baik," kata Gibran.

Sementara itu, sang driver, Haikal mengatakan, ia berterimakasih kepada perusahaan jasa layanan transportasi tempatnya bekerja dan Pemerintah Kota Solo atas perhatian yang diberikan.

"Karena ini justru menjadi perlindungan terhadap driver yang mana dikhawatirkan itu nanti akan terjadi lagi dan statusnya ini sudah selesai semua," terangnya.

Haikal mengatakan, ia tak mungkin berani mengambil pesanan jika tak sesuai SOP dan terdaftar di aplikasi.

Ia juga menambahkan jika kasus tersebut menjadi pembelajaran untuknya agar lebih teliti sebelum menerima pesanan.

"Karena di sini kami menjalankan order sesuai SOP dan terdaftar di aplikasi. Andaikan tidak tedaftar di aplikasi pun saya yakin dari driver tidak berani menjalankan orderan yang seperti ini," kata Haikal.

Seperti yang diketahui, kedua ojol tersebut ditangkap saat polisi menggelar razia di sekitar Terminal Tirtonadi, Solo.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, saat itu polisi mendapati seorang driver ojol membawa miras kemudian dilakukan penangkapan.

Setelah diselidiki, driver ojol tersebut hanya dalam kapasitas sebagai kurir pengantar pesanan pembeli.

Sehingga polisi langsung memulangkan driver ojol tersebut.

"Dan hasil pendalaman dan penyelidikan yang dilakukan petugas, bahwa driver ojol tersebut hanya dalam kapasitas sebagai jasa kurir pengantar pesanan pembeli (kapasitas saksi dalam paristiwa tersebut)," ujar Ade.

Selain itu, Polresta Solo juga telah memberikan uang tali asih Rp375 ribu kepada driver ojol untuk mengganti kerugian akibat peristiwa itu.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Kata Gibran soal Kasus Driver Ojol Ditangkap Antar Miras Pelanggan"

# driver ojek online # Gibran Rakabuming Raka # driver ojol # Polresta Solo # TRIBUNNEWS UPDATE

Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved