Yandex

Terkini Daerah

Pasien Covid-19 di Kota Bogor Terus Bertambah, Tempat Tidur di RSUD Sudah Terisi 75 Persen

Kamis, 17 Juni 2021 23:07 WIB
Tribunnews.com
Editor: Panji Anggoro Putro | Video Production: Andheka Malestha

TRIBUN-VIDEO.COM, BOGOR - Kota Bogor , Jawa Barat, tak luput dari penambahan kasus Covid-19 .

Akibat hal tersebut, jumlah pasien Covid-19 terus bertambah.

Keterisian tempat tidur pasien Covid-19 RSUD Kota Bogor mencapai 75 persen.

Baca: Haykal Kamil Cerita Pengalamannya Terpapar Covid-19, Merasa Bersalah Tak Jaga Protokol Kesehatan

Pasien Covid-19 diprediksi terus bertambah.

Kota Bogor mengalami lonjakan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir.

Bahkan, tingkat keterisian tempat tidur atau BOR (Bed Occupancy Rate) naik hingga 51 persen.

Untuk itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya meminta seluruh rumah sakit menambah fasilitas ruang isolasi atau ICU dan kembali melakukan pembatasan mobilitas warga serta menghentikan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Data menunjukan bahwa Kota Bogor harus siaga menanggapi data tren Covid-19 yang sangat serius. Terjadi lonjakan tingkat positif yang berdampak pada ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. Awalnya BOR di Kota Bogor dibawah 20 persen. Bahkan per hari ini angkanya 51 persen,” katanya saat konferensi pers di RSUD Kota Bogor, Rabu (16/6/2021).

Baca: Suami Istri di Bogor Nekat Bobol Toko Bangunan, Hasil Curian Dipakai Beli Perhiasan

Sementara kata Wali Kota Bogor, angka BOR di RSUD Kota Bogor sudah sekitar 75 persen dan pasien terus bertambah.

“Tadi malam cukup padat arus pasien masuk ke RSUD, sehingga RSUD harus menambah hingga 138 bed, tetapi belum pernah RSUD menerima lonjakan pasien Covid-19 begitu tinggi dalam waktu bersamaan seperti ini,” jelasnya.

Menurut dia, Kota Bogor harus melakukan langkah-langkah cepat dan antisipasi terhadap varian baru Covid-19 yang sudah masuk ke Jakarta.

“Kota Bogor harus melakukan langkah cepat, karena konektivitas Jakarta dengan Bogor sangat erat,” katanya.

Pihaknya meminta agar seluruh rumah sakit menambah fasilitas ruang isolasi atau ICU untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

Selain itu, Bima Arya meminta kepada warga Kota Bogor agar mengurangi mobilitas. Jika tidak ada kepentingan yang penting kecuali terkait dengan tugas atau pekerjaan, maka sebaiknya menahan diri keluar rumah.

Baca: Bantu Program Pemerintah Tangani Covid-19, Agnez Mo Sediakan Vaksinasi Gratis untuk Masyarakat

“Karena data menunjukan bahwa mobilitas ini sangat berbanding lurus dengan lonjakan kasus positif,” tegasnya.

Untuk akhir pekan, ia juga meminta kepada warga Kota Bogor untuk tidak berwisata dan warga diluar Kota Bogor agar menahan diri.

Khusus untuk pendidikan tatap muka sementara dihentikan simulasinya sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian. Hal ini mengantisipasi beberapa klaster yang timbul dari lembaga pendidikan.

“Laporan terakhir di Pesantren Madani sudah ada 93 kasus, hari ini bertambah 18 kasus lagi,” sebutnya.

Bima Arya juga kembali mewanti-wanti agar seluruh lembaga pendidikan yang akan menyelenggarakan tatap muka atau siswa-siswinya berasal dari luar kota agar tidak menggelar pembelajaran tatap muka. (*)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pasien Covid-19 di Kota Bogor Terus Bertambah, Keterisian Tempat Tidur RSUD Capai 75 Persen

# Covid-19 # Bogor # RSUD Kota Bogor # virus corona 

Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #Covid-19   #Bogor   #RSUD Kota Bogor   #virus corona
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved