Rabu, 22 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Hasil Tes DNA Diduga Anggota Polisi yang Hilang saat Tsunami Aceh Keluar, Tak Ada Kecocokan

Selasa, 15 Juni 2021 21:24 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Polri telah merilis hasil tes DNA seorang pasien di Rumah Sakit Jiwa Zainal Abidin Banda Aceh yang diduga merupakan anggota polisi yang hilang pada tsunami 2004 silam.

Hasil tes menunjukkan bahwa DNA pasien dengan keluarga anggota polisi bernama Asep tidak cocok.

Tes DNA ini disebut memiliki akurasi hingga 99 persen dan tidak ada kemungkinan human error.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (15/6), hasil tes DNA tersebut telah diserahkan kepada keluarga Asep di Desa I, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Lampung.

Kasubiddokpol Biddokes Polda Lampung, AKBP Legowo Hamijaya mengungkapkan, pihaknya menunggu hingga dua bulan terkait hasil tes.

Berdasarkan hasil tes, dipastikan bahwa pasien RSJ Zainal Abidin Banda Aceh bukanlah Abrip Asep yang hilang saat tsunami 2004 silam.

"Dari pemeriksaan pada garis keturunan ayah dan ibu, tidak ada kecocokan. Jadi, berdasarkan uji DNA, pria itu bukan terduga Asep," kata Legowo saat menyerahkan hasil tes DNA, Selasa (15/6/2021).

Baca: Posko Crisis di Bandara Supadio Pontianak Terima 20 Sampel DNA Korban Sriwijaya Air SJ 182

Sebelumnya, telah dilakukan pengambilan sampel DNA dari keluarga Asep sebagai sampel primer.

Selain itu, polisi juga mengambil sampel data sekunder sebagai pendukung.

Legowo memastikan, bahwa hasil tes memiliki akurasi hingga 99 persen dan minim kesalahan manusia atau human error.

Tes DNA dilakukan di Laboratorium DNA Pusdokes Mabes Polri pada 19-25 Maret 2021.

Sampel yang diambil berupa sidik jari dan bentuk gigi.

Sedangkan data sekunder berupa ijazah, foto, dan baju yang dipakai.

"Tes DNA ini tingkat akurasinya mencapai 99 persen, tidak ada kemungkinan human error," kata Legowo.

Pihak keluarga sendiri mengaku menerima hasil tersebut dengan lapang dada meski kecewa.

Diberitakan sebelumnya, seorang pasien rumah sakit jiwa di Banda Aceh diduga merupakan anggota Brimob bernama Asep yang hilang saat ditugaskan pada 2004.

Keluarga pun menganggap bahwa Asep sudah meninggal dunia, sehingga telah dilakukan upacara dan doa kematian untuk pria tersebut.

Bahkan pihak Polri juga sudah menganugerahkan gelar Anumerta bagi Asep.

Kasus ini terungkap setelah beredar video yang memperlihatkan sejumlah rekan Asep yang mendatangi pasien tersebut.(TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Hasil Tes DNA Asep yang Diduga Hilang Saat Tsunami Aceh Tidak Cocok dengan Keluarga

# TRIBUNNEWS UPDATE # Banda Aceh # DNA # Lampung Selatan

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved