Kamis, 16 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Fakta Baru Kasus Pelecehan Seksual yang Dilakukan Oknum Guru SMP di Sumbar, Korban Bertambah 4 Anak

Selasa, 15 Juni 2021 19:03 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Korban pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru SMP di Padang Panjang, Sumatera Barat bertambah empat anak.

Keempat anak itu merupakan pelajar di sekolah tempat guru berinisial MS (34) mengajar.

Namun, keempat korban tersebut belum melapor ke polisi karena sedang mengikuti ujian kenaikan kelas.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (15/6/2021), bertambahnya korban tersebut diketahui setelah polisi mengembangkan kasus pelecehan seksual yang dilakukan MS kepada muridnya.

Baca: Penghapusan Beberapa Lembara Negara, Penyebaran Covid-19 di Bangkalan hingga Tuduhan Pelecehan Gofar

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Padang Panjang, Iptu Ferlyanto Pratama Marasin.

"Setelah kita kembangkan kasus, ada 4 orang lagi pelajar di sekolah itu yang menjadi korban," katanya

Ferlyanto mengatakan, keempat korban tersebut saat ini masih mengikuti ujian kenaikan kelas.

Sehingga, polisi belum bisa melakukan tindak lanjut karena ditakutkan mengganggu konsentrasi korban.

"Belum membuat laporan. Orangtua korban tidak ingin konsentrasi anaknya terganggu karena kasus itu," ujar Ferlyanto.

Ferlyanto mengatakan, saat ini polisi masih mengembangkan kasus pelecehan itu untuk mencari korban lainnya.

"Bisa jadi ada korban lain. Kita sedang kembangkan kasusnya," kata Ferlyanto.

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum guru SMP di Padang Panjang, Sumatera Barat mencabuli muridnya yang berusia 14 tahun di sekolah.

Dari pengakuan korban, oknum guru tersebut mengajaknya ke kamar wali asrama untuk melakukan masturbasi.

Pelaku mengatakan jika masturbasi dapat menambah kepercayaan diri.

"Pelaku mengatakan kalau masturbasi dapat meningkatkan percaya diri sehingga korban termakan bujukannya," kata Ferlyanto.

Korban termakan bujuk rayu pelaku hingga akhirnya mau diajak untuk berbuat tak senonoh.

Baca: Penghapusan Beberapa Lembara Negara, Penyebaran Covid-19 di Bangkalan hingga Tuduhan Pelecehan Gofar

Aksi tak senonoh itu dilakukan setidaknya sudah tiga kali.

Satu kali di kamar wali asrama dan dua kali di ruangan kantor kepala sekolah sejak Desember 2020 hingga Januari 2021.

Perbuatan MS terkuak setelah korban menceritakan kejadian tersebut kepada orangtuanya.

Kemudian orangtua korban melaporkan pelaku ke polisi pada Senin (25/5/2021) lalu.

Pelaku berhasil ditangkap pada Kamis (10/6/2021) dan sudah ditahan di Mapolres Padang Panjang.

"MS berhasil kita tangkap pada Kamis lalu dan hari ini sudah ditetapkan sebagai tersangka serta ditahan di Mapolres Padang Panjang," kata Ferlyanto.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Pencabulan Guru SMP di Padang Panjang Bertambah 4 Anak"

Baca berita terkait lainnya

Reporter: Tri Suhartini
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved