TribunnewsWiki
Endometriosis, Kondisi Jaringan Pembentuk Lapisan dalam Dinding Rahim Tumbuh Berada di Luar Rahim
TRIBUN-VIDEO.COM - Endometriosis adalah kondisi ketika jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim.
Jaringan yang disebut endometrium ini dapat tumbuh di indung telur, usus, tuba falopi (saluran telur), vagina, atau di rektum (bagian akhir usus yang terhubung ke anus).
Sebelum menstruasi, endometrium akan menebal sebagai tempat untuk menempelnya sel telur yang sudah dibuahi.
Baca: Tak Banyak yang Menyadari, 4 Penyakit Ini Bisa Terjadi Jika Kamu Mengalami Obesitas
Bila tidak dalam kondisi hamil, endometrium tersebut akan luruh, lalu keluar dari tubuh sebagai darah menstruasi.
Pada kasus endometriosis, jaringan endometrium di luar rahim tersebut juga ikut menebal, tetapi tidak dapat luruh dan keluar dari tubuh.
Kondisi tersebut dapat menimbulkan keluhan nyeri, bahkan dapat menyebabkan kemandulan atau infertilitas wanita.
Baca: Devinisi Penyakit Stroke Menurut dr Tan Shot Yen
Stadium Endometriosis
Endometriosis terbagi menjadi empat tingkatan, yang tergantung pada lokasi, jumlah, ukuran, dan kedalaman lapisan endometrium. Berikut ini adalah empat tingkatan endometriosis dan ciri-cirinya.
Endometriosis minimal
Muncul jaringan endometrium yang kecil dan dangkal di indung telur. Peradangan juga dapat terjadi di sekitar rongga panggul.
Endometriosis ringan
Terdapat jaringan endometrium yang kecil dan dangkal di indung telur dan dinding panggul.
Endometriosis menengah
Terdapat beberapa jaringan endometrium yang cukup dalam di indung telur.
Baca: Apa Itu Kanker Limfoma?
Endometriosis berat
Terdapat jaringan endometrium yang dalam di indung telur, dinding panggul, saluran indung telur, dan usus.
Faktor Risiko Endometriosis
Terdapat beberapa faktor yang meningkatkan seseorang bisa mengidap endometriosis, yaitu sebagai berikut.
- Risiko meningkat jika ada anggota keluarga yang mengidap endometriosis.
- Tidak pernah melahirkan.
- Kondisi medis yang menyebabkan darah menstruasi terhambat untuk keluar dari tubuh.
- Memiliki gangguan pada sistem imun.
- Adanya kelainan pada rahim.
- Mengalami menstruasi pertama sebelum berusia 12 tahun.
- Vagina, leher rahim, atau rahim memiliki bentuk abnormal yang membuat mentruasi bisa terhambat.
Penyebab
Endometriosis diduga terkait dengan gangguan sistem kekebalan tubuh, atau aliran darah menstruasi yang berbalik arah.
Baca: Sariawan Sulit Sembuh? Awas, Tanda Kanker Rongga Mulut
Gejala
Kondisi ini umumnya ditandai dengan beberapa gejala, seperti nyeri pada perut bagian bawah dan panggul, volume darah yang berlebihan saat menstruasi, dan sakit saat buang air besar atau buang air kecil.
Pengobatan
Pemilihan metode pengobatan tergantung tingkat keparahan dan apakah penderita masih ingin memiliki anak.
Pengobatan endometriosis meliputi pemberian obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), terapi hormon untuk menghentikan produksi hormon estrogen, dan prosedur operasi, seperti laparoskopi, laparotomi, histerektomi. (TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul Endometriosis
# endometriosis # rahim # penyakit
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
Tribunnews Update
Kasus Guru Ponpes di Lombok Tengah Cabuli Santri, Pelaku Mengaku Pernah Jadi Korban Pelecehan
Sabtu, 16 Mei 2026
Tribunnews Update
4 Santri Dicabuli Oknum Guru Ponpes di Lombok Tengah, Terungkap saat Korban Kena Penyakit Menular
Sabtu, 16 Mei 2026
Nasional
TERKUAK! Bukan Penyakit Kiriman Kamaruddin Simanjutak Sudah Alami Sakit Ini
Kamis, 14 Mei 2026
Berita Terkini
Bukan Penyakit Kiriman, Kamaruddin Simanjuntak Jatuh Sakit hingga Harus Pakai Selang Oksigen
Rabu, 13 Mei 2026
Nasional
Berjuang Lawan Penyakit! Sosok Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Dulu Garang Hadapi Kasus Sambo
Selasa, 12 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.