Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Tinggal di Kandang dengan Ayam, Pasutri di Ogan Ilir Sumsel Ungkap Alasan Tak Bisa Dapat Bantuan

Minggu, 13 Juni 2021 19:47 WIB
Tribun Sumsel
Editor: Tri Hantoro | Reporter: Tri Suhartini | Video Production: Enggar Tiasto

TRIBUN-VIDEO.COM - Pasangan suami istri di Desa Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan terpaksa tinggal bersama ayam peliharaannya di sebuah rumah reot.

Pasutri tersebut merupakan warga miskin yang sudah menghuni rumah tersebut selama tujuh tahun.

Kondisi mereka pun viral di media sosial, hingga mengundang perhatian dari sejumlah pihak.

Dikutip dari TribunSumsel.com, pasutri tersebut diketahui bernama Sulaiman dan Nuryati.

Diketahui, rumah yang mereka tinggali tersebut hanya memiliki luas tak lebih dari 12 meter persegi dengan atap dan dinding yang terbuat dari daun nipah.

Sulaiman pada Minggu (13/6/2021) mengatakan, ia dan istrinya melakukan aktivitas sehari-hari di dalam rumah tersebut yang bercampur dengan ayam.

"Kami tidur, makan dan masak di sini," tutur Sulaiman.

Ia mengaku terpaksa tinggal di rumah reot tersebut lantaran tak memiliki biaya untuk membangun rumah.

Sulaiman juga menyebutkan, jika tanah yang ia gunakan untuk membangun rumah tersebut milik warga sekitar.

"Kalau hujan, saya dan istri kebasahan karena air netes semua. Bukan lagi bocor, tapi benar-benar air jatuh ke kami," ungkap Sulaiman

Sementara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Sulaiman dan istrinya menawarkan jasa merawat kebun dan sawah milik orang lain.

Baca: Viral Warga Tolak Pemakaman Jenazah Purn TNI di Gunung Kidul, Tak Terima karena Positif Covid-19

Baca: Klarifikasi Viral Video 3 Bocah Seberangi Sungai Naik Keranjang di Riau: Main-main Pulang Sekolah

Dalam sehari, mereka mendapatkan penghasilan sebesar Rp20 ribu hingga Rp40 ribu.

"Alhamdulillah, kadang dapat Rp 40 ribu cukup untuk makan, kadang tidak sampai segitu dan tidak bisa makan," tutur Sulaiman.

Kondisi pasutri ini pun viral dimedia sosial, hingga mengundang perhatian dari sejumlah pihak yang memberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai.

Tak hanya dari pihak luar saja, perangkat desa setempat sebenarnya juga sudah berupaya menyalurkan bantuan sejak 2019 lalu.

Akan tetapi, ada beberapa kendala yang mempersulit pencairan bantuan tersebut.

Camat Pemulutan, Muhammad Zen mengatakan, kendala tersebut karena data kependudukan Sulaiman yang belum diperbaharui.

Selain itu, masalah status kepemilikan lahan tempat tinggal juga menjadi faktor penghambat lainnya.

"Pak Sulaiman, berdasarkan data kependudukan baik di KTP dan KK masih terdaftar sebagai warga Desa Pelabuhan Dalam. Sementara istrinya memang warga Desa Teluk Kecapi, tapi di KK masih ikut orang tua," ungkap Zen.

Meski demikian, aparat pemerintah di Kecamatan Pemulutan akan berupaya agar Sulaiman dan Nuryati memiliki data kependudukan yang jelas.

Sehingga, nantinya mereka tidak akan kesulitan lagi dalam memperoleh bantuan dari pemerintah.

"Insha Allah ke depan akan kami upayakan dengan pihak terkait agar data kependudukan warga kami ini jelas dan bisa mendapat bantuan dan hunian yang layak," kata Zen.

(Tribun-Video.com/TribunSumsel.com)

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Pasangan Suami Istri di Pemulutan Ogan Ilir Tinggal di Kandang dengan Ayam

Sumber: Tribun Sumsel
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved