Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

TERUNGKAP Bos Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok Ternyata Seorang Supervisor

Sabtu, 12 Juni 2021 19:26 WIB
Kompas TV
Editor: Aprilia Saraswati | Reporter: Dea Mita | Video Production: Erwin Joko Prasetyo

TRIBUN-VIDEO.COM - Manajemen PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mengungkap para preman pungutan liar (pungli) di Tanjung Priok, termasuk kawasan JICT merupakan para pekerja outsourcing.

Hari ini, Sabtu (12/6/2021) polisi juga kembali meringkus tersangka pelaku pungutan liar di JICT Tanjung Priok.

Polisi pun berhasil mengungkap, bos dari para preman pelaku pungli ternyata merupakan seorang supervisor karyawan outsourcing.

Hal ini diungkapkan Kapolres Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana dalam keterangannya, Sabtu (12/6/2021).

Dikutip dari KompasTV, Aryana menyebut bos dari tujuh diantara puluhan pelaku pungli yang sebelumnya diamankan berinisial AZA.

Baca: Tindak Lanjuti Keluhan Sopir Truk ke Presiden Jokowi, Polisi Tangkap 49 Pungli di Tanjung Priok

Menurut Aryana, AZA telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

"Untuk hari ini, kami telah menetapkan tersangka dan menahan satu tambahan tersangka atas insial AZA, bekerja sebagai koordinator pengawas supervisor dari tujuh pelaku yang telah kami tahan sebelumnya", tutur Kholis saat diwawancara wartawan (12/6).

AZA diketahui merupakan oknum supervisor, karyawan outsourcing yang dipekerjakan di Jakarta International Container Teriminal (JICT).

"Supervisor, karyawan outsourcing yang dipekerjakan di JICT", tuturnya.

Sebelumnya, polisi telah menangkap sebanyak tujuh orang yang merupakan oknum karyawan outsourcing pelaku pungutan liar.

Tujuh orang itu merupakan pekerja shift malam hari untuk memberikan jasa bongkar muat kontainer di JICT.

"Mereka adalah tim shift malam di JICT, mereka adalah shift malam yang bertugas memberikan pelayanan jasa kepelabuhan bongkar muat kontainer. Mereka melakukan kegiatan mengoperasikan crane, untuk mengangkut dan memindahkan kontainer," paparnya.

Baca: Pelaku Pungli di Tanjung Priok Sebar Info ke Rekan, Kirim Pesan Pendek Antisipasi Kedatangan Polisi

Saat ini, polisi mengaku masih mendalami kasus pungutan liar di JICT Tanjung Priok tersebut.

Terpisah, Manajemen PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah.

"Kami prihatin dengan adanya praktik pungutan liar yang terjadi, termasuk penangkapan terhadap oknum pekerja outsourcing di terminal JICT yang tidak bertanggung jawab." Kata Corporate Secretary PT JICT, Raditya Arrya, saat jumap pers Jumat.

Kemudian juga aparat penegak hukum untuk membersihkan praktik pungli di kawasan kawasan pelabuhan Tanjung Priok.

Corporate Secretary PT JICT, Raditya Arrya meyakini aksi pungli itu hanya dilakukan oleh segelintir atau kelompok kecil oknum karyawan.

Pihaknya menegaskan, para oknum itu melakukan pungli di lingkungan JICT demi mendapatkan keuntungan pribadi semata.

Pihaknya kini sedang berkoordinasi dengan perusahaan untuk memastikan peristiwa ini tidak terjadi lagi.

"Dan kami yakin bahwa ini hanya segelintir kelompok keil oknum yang melakukan pungli di JICT demi mendapatkan keuntungan pribadi." lanjutnya.(Tribun-video.com/KompasTV/Antaranews)

Artikel ini telah terbit di Kompas TV berjudul Polisi Ungkap Bos Pungli di JICT Ternyata Supervisor Karyawan Outsourcing Yang Dipekerjakan di JICT

Artikel ini telah terbit di Antara berjudul JICT dukung pemberantasan pungli di Pelabuhan Tanjung Priok

# pungutan liar # Kapolres Tanjung Priok # Tanjung Priok # PT Jakarta International Container Terminal (JICT)

Sumber: Kompas TV
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved