Yandex

Terkini Metropolitan

Ini Tampang 49 Pelaku Pungli di Tanjung Priok, Polisi Tangkap seusai Presiden Jokowi Telepon Kapolri

Jumat, 11 Juni 2021 19:11 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUN-VIDEO.COM  - Polisi mengamankan uang tunai jutaan rupiah dari penangkapan 49 pelaku pungutan liar (pungli) di sekitaran Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/6/2021) kemarin.

Uang jutaan rupiah tersebut merupakan hasil pungli yang didapatkan para pelaku dari sopir truk barang yang beroperasi di pelabuhan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, total uang yang disita dari para pelaku mencapai Rp 2.383.000.

Jumlah itu terbagi dua, hasil tangkapan Polres Metro Jakarta Utara dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

"Tangkapan Polres Metro Jakarta Utara, dari pelaku di PT DKM Rp 432.000 dan PT GFC Rp 664.000," kata Yusri di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021).

"Sedangkan hasil tangkapan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dari para pelaku pungli sebanyak Rp 1.287.000," sambungnya.

Yusri menjelaskan, para pelaku setiap kali beraksi memalak uang Rp 2.000-Rp 20.000 dari sopir-sopir truk di jalanan maupun di dalam kawasan pelabuhan.

Baca: 49 Preman Pelaku Pungli Ditangkap seusai Sopir Truk Curhat ke Jokowi, Polisi Sehari Bisa Rp6,5 Juta

Apabila tidak diberi uang, para pelaku melarang sopir truk melaksanakan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Satu hari bisa 350-500 truk kontainer. Belum lagi premanisme-premanisme yang ada di luar (kawasan pelabuhan), mulai dari pak ogah sampai sengaja dibuat macet, kemudian diketok-ketok truknya," kata Yusri.

Yusri merinci, dari total 49 pelaku, sebagian besar ditangkap jajaran Polres Metro Jakarta Utara.

Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menangkap 28 pelaku di dua perusahaan, yakni PT DKM dan PT GFC.

Sementara 14 lainnya tertangkap tangan sedang melakukan aksi pungli di jalanan sekitaran Pelabuhan Tanjung Priok.

"Kemudian juga dari Polsek Cilincing enam pelaku dan Polsek Tanjung Priok ada delapan pelaku," jelas Yusri.

Sementara itu, aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap tujuh pelaku pungli di dalam kawasan Jakarta International Container Terminal (JICT).

Seluruh pelaku pungli diamankan dalam kurun waktu 2 jam setelah pertemuan antara Presiden Jokowi dengan para sopir truk.

Setelah ditangkap, puluhan pelaku diamankan ke Mapolres Metro Jakarta Utara dan Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok untuk diproses lebih lanjut.

Baca: Reaksi Kapolri Tiba-tiba Ditelepon Jokowi soal Curhat Sopir Kena Pungli, 49 Orang Langsung Ditangkap

Jokowi Telepon Kapolri

Adapun penangkapan para pelaku pungli ini menyusul adanya keluhan dari para sopir truk kepada Presiden Joko Widodo dalam pertemuan tatap muka di pelabuhan.

Melansir dari Tribunnews, Presiden Joko Widodo langsung menelepon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo begitu mendengar keluhan para sopir kontainer di perbatasan Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Terminal Peti Kemas Koja, Kamis (10/6/2021).

Para sopir tersebut mengeluhkan banyaknya pungutan liar alias Pungli dan premanisme di sekitar pelabuhan.

Awalnya Presiden mendengarkan curhatan para sopir mengenai kendala kerja di saat pandemi seperti sekarang ini.

Saat mendengar adanya beberapa sopir yang mengeluhkan maraknya pungli dan premanisme, Presiden lantas memanggil ajudannya, Kolonel Pnb. Abdul Haris.

Presiden meminta ajudannya itu menghubungi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui telepon.

Saat telepon tersambung, presiden langsung meminta Kapolri menyelesaikan masalah tersebut.

"Pak Kapolri selamat pagi," sapa Presiden.

"Siap, selamat pagi Bapak Presiden," jawab Kapolri di ujung telepon dikutip dari Sekretariat Presiden.

"Enggak, ini saya di Tanjung Priok, banyak keluhan dari para driver kontainer yang berkaitan dengan pungutan liar di Fortune, di NPCT 1, kemudian di Depo Dwipa. Pertama itu," jelas Presiden.

"Siap," jawab Kapolri.

"Yang kedua, juga kalau pas macet itu banyak driver yang dipalak preman-preman. Keluhan-keluhan ini tolong bisa diselesaikan. Itu saja Kapolri," ujar Presiden.

Presiden juga menegaskan bahwa dirinya akan terus mengikuti proses ini sehingga keluhan-keluhan yang disampaikan bisa diselesaikan.

"Perintahnya ke Kapolri biar semuanya jelas dan bisa diselesaikan di lapangan. Nanti akan saya ikuti proses ini. Kalau keluhan-keluhan seperti itu tidak diselesaikan, sudah pendapatannya sedikit, masih kena preman, masih kena pungli, itu yang saya baca di status-status di media sosial. Keluhan-keluhan seperti itu memang harus kita selesaikan dan diperhatikan," tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Tangkap 49 Pelaku Pungli di Tanjung Priok, Polisi Amankan Uang Tunai Jutaan Rupiah

# Pelabuhan Tanjung Priok # Kombes Pol Yusri Yunus # Polda Metro Jaya # pungli

Editor: Aprilia Saraswati
Video Editor: Winda Rahmawati
Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved