Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Reaksi Kapolri Tiba-tiba Ditelepon Jokowi soal Curhat Sopir Kena Pungli, 49 Orang Langsung Ditangkap

Jumat, 11 Juni 2021 15:07 WIB
Tribunnews.com
Editor: Aprilia Saraswati | Reporter: Nila | Video Production: Muhamad RisqiMei

TRIBUN-VIDEO.COM - Momen Presiden Joko Widodo menelepon Kapolri Listyo Sigit Prabowo di sela kunjungan kerjanya di Tanjung Priok, Jakarta utara menarik perhatian.

Presiden menyampaikan keluhan sejumlah sopir kontainer yang mengeluhkan banyaknya pungutan liar atau pungli dan premanisme di Perbatasan Dermaga JICT dan Terminal Peti Kemas Koja.

Menanggapi hal tersebut, Kapolri langsung sigap dan saat ini telah menangkap sebanyak 24 terduga pelaku pungli di kawasan tersebut.

Saat melakukan kunjungan kerja di Tanjung Priok Jakarta Utara, Kamis (10/6/2021), Jokowi mendengar curhatan para sopir soal kendala yang dihadapi selama pandemi.

Termasuk adanya pungli dan aksi premanisme.

Mendengar hal itu, Jokowi langsung meminta ajudannya menelepon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Pak Kapolri selamat pagi," sapa Presiden.

"Enggak, ini saya di Tanjung Priok, banyak keluhan dari para driver_kontainer yang berkaitan dengan pungutan liar di Fortune, di NPCT 1, kemudian di Depo Dwipa. Pertama itu," jelas Presiden.

Baca: Momen Presiden Jokowi Telepon Kapolri, Lapor soal Maraknya Pungli dan Begal di Tanjung Priok

Baca: Detik-detik Jokowi Telepon Kapolri: Banyak Pungli & Premanisme di Tanjung Priok, Tolong Diselesaikan

Melanjutkan percakapan, Jokowi juga menjelaskan banyak preman yang melakukan pemalakan saat para sopir sedang menunggu kemacetan.

"Yang kedua, juga kalau pas macet itu banyak driver yang dipalak preman-preman. Keluhan-keluhan ini tolong bisa diselesaikan. Itu saja Kapolri," ujar Presiden,

Merespon tugas dari Jokowi, Kapolri lantas mengaku siap dan akan segera membereskan dugaan pungli dan premanisme tersebut.

"Siap Bapak," jawab Kapolri.

Benar saja, setelah laporan tersebut, Kapolri langsung memerintahkan anggotanya memburu para pelaku.

Hingga saat ini, polisi telah menangkap 49 orang preman dan pelaku pungutan liar di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (11/6/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, penangkapan ini merupakan buntut curhatan sejumlah sopir pada Jokowi.

"Kemarin kita ketahui bersama bahwa ada kegiatan tatap muka Bapak Presiden Republik Indonesia dengan para sopir-sopir kontainer di pelabuhan dimana ada satu keluhan dari sopir kontainer ada pungli-pungli dari karyawan dan premanisme di jalanan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

Kombes Yusri juga mengatakan para tersangka yang ditangkap merupakan pelaku dengan peran masing-masing di pos masing-masing dari dua PT yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Kita menangkap 49 orang dengan peran masing-masing di pos masing-masing di dua PT," ujarnya.

Menurut Yusri, pungli yang ditarik oleh para pelaku kepada para sopir kontainer ini paling kecil seharga Rp 2000 sampai dengan Rp 20.000.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Telepon Kapolri, Dalam Hitungan Jam, 24 Pelaku Pungli di Jakut Ditangkap

# premanisme  # Tanjung Priok # pungli # Kapolri Listyo Sigit Prabowo # Presiden Joko Widodo

Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved