TRIBUNNEWS UPDATE

3 Kasus Viral RSUD Dr Pirngadi Medan dalam Waktu 2 Bulan, Pencurian hingga Bayi Diduga Dicovidkan

Kamis, 10 Juni 2021 17:03 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Belakangan ini rumah sakit pelat merah, RSUD Dr Pirngadi Medan menjadi sorotan terkait buruknya pelayanan kesehatan.

Sedikitnya ada tiga kasus atau kejadian yang viral di media sosial terkait RS milik pemerintah ini terkait rendahnya kualitas pelayanan rumah sakit ini dalam kurun waktu tak sampai dua bulan.

Teranyar, adalah kasus bayi yang diduga dicovidkan dan saat ini dikabarkan telah meninggal dunia.

Berikut 3 kasus viral yang menyorot RSUD Dr. Pirngadi Medan:

1. Pencurian di ruang isolasi covid-19 di RSUD Dr Pirngadi Medan

Kejadian pertama yang sempat viral yakni, kasus pencurian barang berupa uang terhadap pasien yang saat itu melakukan isolasi covid-19 di RSUD Dr Pirngadi Medan.

Dikutip dari Tribun-Medan.com, kejadian itu dialami seorang pasien bernama Ilham.

Ia mengatakan bahwa dirinya mengetahui uang di dalam tasnya sudah raib saat hendak pulang seusai menjalani isolasi pada Kamis (22/4/2021) kemarin.

"Jadi saat itu mau pulang. Saya berkemas lah, kan banyak barang-barang yang dibawa. Lalu, saat ngecek dompet, uangnya sudah tidak ada lagi," katanya.

"Memang sebelumnya, pihak rumah sakit sudah mengumumkan untuk waspada dengan barang-barang para pasien. Jadi saya ke pos perawat dan melaporkan, setelah itu ecek cctv, eh benar pelaku seorang pria menggunakan masker hitam," katanya.

Dalam kejadian ini, ia melaporkan kepada pihak kepolisian, namun dirinya berharap adanya peningkatan pengamanan di rumah sakit tersebut.

"Seusai mengambil barang saya. Pelaku balik lagi dan mengembalikan tas saya. Jadi barang lain tidak ada hilang. Cuma uang tunai saja Rp700 ribuan. Ya saya tidak buat laporan. Namun lebih ditingkatkan lah. Kasihan kalau ada korban yang sama dengan saya," katanya.

Baca: Beredar Video Dugaan Bayi di Covidkan RSUD Pirngadi Medan, Begini Tanggapan Humas Rumah Sakit

2. Kasus Tabung Oksigen Kosong Berujung Pasien Meninggal

Seusai kejadian dugaan pencurian itu, RSUD Dr Pirngadi Medan kembali diterpa kekecewaan pasien yang direkam dalam video amatir dan viral di media sosial.

Sebuah keributan terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Medan, Sumatera Utara hingga videonya tersebar di media sosial.

Dalam video yang beredar, seorang pria memarahi petugas medis yang dianggap lalai memberikan tabung oksigen kosong pada pasien hingga membuat pasien tersebut meninggal dunia.

Peristiwa terjadi, pada Rabu(25/5/2021), sekira pukul 22.00 WIB.

Buntut makian tersebut, seorang perawat juga diketahui sampai tergolek pingsan.

Dalam video 56 detik yang beredar, tampak keluarga pasien menuduh perawat membuat kelalaian, dan memasang tabung oksigen yang diduga kosong.

Pria perekam video tersebut, terus memaki petugas medis dan mengatakan bahwa tabung oksigen dalam keadaan kosong.

Viralnya video mengenai tabung oksigen kosong kepada seorang pasien hingga diduga menyebabkan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Medan berbuntut panjang.

Keluarga pasien yang tidak puas kemudian melaporkan dugaan kelalaian tersebut ke Kantor Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Medan.

"Secara tidak sengaja saya mendengar pembicaraan dari sejumlah suster yang berkumpul di tempat jaga terkait ada tabung oksigen yang kosong. Tabung tersebut mereka dibawa ke bawah," kata Rawi, seusai melaporkan insiden tersebut ke IDI cabang Medan, Senin (31/5/2021) lalu.

Terkait kejadian tersebut, Manajemen RSUD Pirngadi Medan sudah mengklarifikasi terkait video viral yang menyebutkan pasien diberikan tabung oksigen kosong.

Pihak RSUD Pirngadi Medan menegaskan tabung oksigen yang diberikan kepada pasien tersebut masih memiliki isi.

"Terkait tabung oksigen yang kosong, bahwa tabung oksigen itu masih berisi lebih kurang 250 CC," kata Direktur RSUD Pirngadi Medan, Suryadi Panjaitan, Sabtu (29/5/2021) lalu.

Suryadi menegaskan saat kejadi tersebut, keluarga korban terpancing emosinya sehingga menuding tabung oksigen yang diberikan sedang kosong.

"Jadi karena sudah emosional, jadi begitu lah omongannya. Jadi, kalau sudah emosional, enggak melihat kenyataan yang ada selama ini di RSUD Pirngadi. Padahal kami layani terus pengobatannya, dokternya setiap hari datang, semua dilayani dengan baik. Jadi rasanya dia mengeluh itu, tidak pantas lah," kata Suryadi.

Baca: Video Keluarga Pasien Ngamuk Sebut RS Pirngadi Beri Tabung Oksigen Kosong, Perawat sampai Pingsan

3. Viral Medsos terkait Bayi yang Diduga Dicovidkan

Teranyar, RSUD Dr Pirngadi kembali menjadi sorotan publik terkait dugaan mengcovidkan pasien seorang bayi, Rabu (9/6/2021).

Keluarga pasien, Annisa pun menjelaskan awalnya anaknya yang masih bayi tersebut mendapat rujukan dari RS Stella Maris ke RSUD Pringadi pada Senin (7/6/2021) malam, sekitar pukul 22.00 WIB lalu.

Saat itu anaknya mengantongi surat negatif Covid-19 berdasarkan Tes Swab di RS Stella Maris.

Namun ketika anaknya mau dioperasi Selasa (8/6/2021), ia mendapat kabar bahwa anaknya reaktif Covid-19.

Hasil terpapar itu pun berangkat dari Tes Antibodi yang dilakukan pihak RSUD Pringadi dan disampaikan secara lisan.

Pihak keluarga kemudian meminta tolong kepada Wakil Ketua DPRD Medan, Rajudin Sagala.

Rajudin kemudian meminta pihak rumah sakit untuk melakukan swab pada bayi tersebut agar dapat melakukan operasi.

Setelah itu bayi tersebut kembali menjalani tes swab dan hasilnya negatif hingga memicu kemarahan keluarga.

Setelah tak jadi operasi dan malah diduga dicovidkan, pihak rumah sakit juga tak memberikan solusi.

Kendati mendapatkan pelayanan yang tidak menyenangkan dari RSUD Pirngadi, Annisa mengaku tidak ingin membawa persoalan ini ke mana - mana dan pasrah terhadap keadaan yang ada.

Annisa pun berpesan dan berharap kepada seluruh pegawai RSUD Pirngadi untuk diajarkan jujur karena sudah disumpah sebagai dokter dan suster bahkan untuk pelayanan bukan administrasi di dahulukan.

"Semoga kejadian yang saya alami tidak terjadi terhadap pasien lainnya," harapnya.

Terkait peristiwa itu, Humas Pirngadi Medan, Edison Peranginangin yang ditemui di ruangannya pada Kamis (10/6/2021) mengatakan, bahwa pihaknya membenarkan adanya pasien (bayi) yang dirawat di rumah sakit Pirngadi Medan.

Namun, terkait tudingan ditelantarkan ya pasien yang hendak menjalani operasi, Edison membantah dan menuturkan bahwa pihaknya mempunyai SOP pemeriksaan dan bukan ditelantarkan.

"Kita punya sop pemeriksaan, bukan penelantaran. Sekitar pukul 00.45 WIB sudah ada rencana dilakukan operasi. Namun pada pukul 00.55 WIB, keluarga meminta pemulangan itu dan ditandatangani orangtuanya," jelasnya. (Tribun-video.com/Tribun-Medan)

# RS Pirngadi Medan # RSUD DR Pirngadi Medan # Medan # viral di media sosial # Viral Video

Baca berita lainnya terkait RS Pirngadi Medan

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Tiga Kasus Viral di RSUD Dr Pirngadi Medan terkait Rendahnya Kualitas Pelayanan kurun 2 Bulan

Editor: Purwariyantoro
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Tribun Medan

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved