Tribunnews WIKI

Deja Vu, Suatu Keadaan di Mana Seseorang Merasa Familiar dengan Kondisi Sekitarnya

Selasa, 8 Juni 2021 07:40 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Deja Vu adalah suatu keadaan ketika seseorang merasa familier dengan kondisi sekitarnya, seolah-olah sudah pernah mengalami hal tersebut dengan keadaan yang persis sama.

Padahal apa yang sedang orang tersebut alami sekarang mungkin adalah pengalaman pertamanya.

Kejadian ini bisa berlangsung 10 sampai 30 detik, dan lebih dari satu kali.

Deja Vu alias déjà vu berasal dari bahasa Prancis yang berarti “sudah pernah melihat”.

Sebutan ini pertama kali dicetuskan oleh Émile Boirac, seorang filosofis dan ilmuwan asal Prancis pada tahun 1876.

Banyak filosofis dan ilmuwan lain yang mencoba menjelaskan mengapa Deja Vu bisa terjadi.

Menurut Sigmund Freud, terjadinya Deja Vu berhubungan dengan keinginan yang terpendam.

Sementara menurut Carl Jung, Deja Vu berhubungan dengan alam bawah sadar.

Penjelasan pasti terkait alasan terjadinya déjà vu sulit untuk dicari karena studi tentang Deja Vu sendiri tidak mudah untuk dilakukan.

Peneliti hanya bisa berpegang pada pengalaman Deja Vu seseorang yang bersifat retrospektif sehingga sulit mencari stimulus yang memicunya.

Penyebab

Temporal lobe seizure

Penyebab temporal lobe seizure alias kejang lobus temporal terkadang tidak diketahui.

Namun trauma pada otak, infeksi, stroke, tumor otak, hingga faktor genetik dapat menyebabkan temporal lobe seizure.

Saat mengalami serangan, penderita temporal lobe seizure dapat mengalami penurunan kemampuan untuk merespon lingkungan sekitar hingga melakukan aktivitas yang sama berulang-ulang seperti mendecakkan lidah atau menggerakkan jari-jari tangan secara tidak wajar.

Sebelum serangan ini datang, biasanya penderita temporal lobe seizure akan mengalami sensasi aneh seperti merasakan takut yang tidak beralasan, halusinasi, dan Deja Vu.

Malfungsi sirkuit otak

Dapat terjadi malfungsi antara long term circuits dan short term circuits dalam otak kita.

Ketika otak mencerna keadaan sekitar, informasi yang didapat bisa jadi langsung ditransfer ke bagian otak yang menampung memori jangka panjang.

Ini menyebabkan kita merasakan Deja Vu, seolah-olah kita sudah pernah melihat dan merasakan kejadian yang kita alami sekarang di masa lalu.

Kerja rhinal cortex

Bagian yang disebut rhinal cortex di otak kita berfungsi untuk mendeteksi rasa familiar.

Bagian ini mungkin saja teraktivasi tanpa memicu kerja hipokampus (bagian otak yang berfungsi sebagai memori).

Ini dapat menjelaskan kenapa saat mengalami Deja Vu, tidak dapat mengingat dengan persis kapan dan dimana pernah merasakan pengalaman yang sama.

Deja Vu lebih sering dilaporkan oleh penderita temporal lobe seizure dan penderita epilepsi.

Apa yang menyebabkan kondisi ini terjadi pada individu yang normal dan sehat masih belum diketahui dengan jelas.

Fakta

Pengaruh usia

Deja Vu lebih sering terjadi pada orang yang berusia lebih muda. Fenomena ini akan makin jarang dialami seiring dengan pertambahan usia.

Tidak mengenal jenis kelamin

Baik perempuan maupun laki-laki bisa mengalami Deja Vu dalam frekuensi yang relatif sama. Tidak ada kelompok jenis kelamin yang lebih sering atau lebih jarang mengalaminya.

Pengaruh pendidikan dan status sosial ekonomi

Berdasarkan beberapa penelitian, Deja Vu lebih sering dialami oleh orang-orang yang berasal dari kelompok sosial ekonomi lebih tinggi, dan memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

Frekuensi bepergian

Orang yang lebih sering bepergian memiliki kecenderungan lebih besar untuk mengalami Deja Vu.

Lebih sering seseorang bepergian, kemungkinan untuk mengalami Deja Vu akan makin tinggi.

Menurut studi tertentu, Deja Vu hanya terjadi pada 11% orang yang tak pernah bepergian. Sementara pada orang yang bepergian 1-4 kali per tahun, Deja Vu terjadi pada 41.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Deja Vu

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki

Tags
   #Deja Vu   #Tribunnews WIKI   #Prancis
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved