Terkini Daerah
Korban Pembacokan di Pasar Minggu Ternyata Salah Sasaran, Polisi Kejar Pelaku
TRIBUN-VIDEO.COM - Jagat media sosial dihebohkan dengan video yang merekam seorang pria yang terbaring dan berlumur darah.
Pantauan TribunJakarta pria tersebut terlihat menggunakan kaos putih dan kain sarung.
Video berdurasi 14 detik itu diunggah oleh akun Instagram @cetul.22.
Dalam narasinya, akun itu menyebut adanya tindak pidana pembacokan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Telah terjadi tindak pidana pembacokan di wilayah pasar minggu jaksel," tulis akun Instagram tersebut.
Kapolsek Pasar Minggu Kompol Bambang Handoko membenarkan peristiwa pembacokan tersebut terjadi di wilayahnya pada Minggu (6/6/2021) dini hari.
"Iya benar memang ada kejadian (pembacokan)," kata Bambang saat dikonfirmasi.
Bambang menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika terjadi keributan antarpengendara motor di Jalan Raya Pasar Minggu.
Baca: Berawal Melerai Perkelahian, Pembeli di Warung Pecel Lele Jadi Korban Pembacokan yang Salah Sasaran
"Kronologisnya ada dua pengendara motor, yang satu sendirian yang satu berdua berboncengan. Kemudian ribut, satunya minggir dekat TKP (tempat kejadian perkara)," ujar dia.
Mereka pun terlibat cekcok mulut hingga baku hantam di depan warung pecel lele.
Keributan itu coba dilerai oleh penjual pecel lele dan seorang calon pembeli. Setelahnya, para pengendara motor yang terlibat perselisihan meninggalkan lokasi.
Namun, pemotor yang berboncengan datang kembali ke lokasi dengan membawa teman-temannya. Mereka juga membawa senjata tajam.
"Kurang lebih ada tujuh orang, bawa sajam (senjata tajam). Mereka cari orang yang tadi," jelas Bambang.
Lantaran tidak menemukan orang yang dicari, para pelaku mengamuk di warung pecel lele tersebut.
Seorang pembeli yang sempat melerai perselisihan menjadi korban pembacokan.
"Pembeli yang sedang makan dibacok. Jadi sebenarnya salah sasaran. Ya sekarang kasusnya masih lidik, ditangani di Polsek," kata Bambang.
Polisi kini memburu pelaku pembacokan terhadap pembeli pecel lele tersebut.
"Ya, kita masih lidik (penyelidikan). Kita masih cari pelakunya," katanya.
Baca: Pembeli di Warung Pecel Lele Jadi Korban Pembacokan yang Salah Sasaran, Berawal Melerai Perkelahian
Sementara ini, jelas Bambang, penyidik baru memeriksa satu orang saksi, yaitu pedagang pecel lele di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari keterangan saksi, pelaku pembacokan diperkirakan berjumlah tujuh orang.
"Olah TKP sudah dilakukan, untuk CCTV di sekitar lokasi masih kita cari," tutur Bambang.
Ia mengungkapkan, korban berinisial S (38) menderita tiga luka bacok dan harus dilarikan ke RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur.
"Korban terkena luka (bacok) di bagian leher, punggung, paha," ujar dia.
Bambang Handoko lalu mengatakan, pelaku pembacokan juga merusak warung pecel lele.
"Dagangan diacak-acak, pelaku ngamuk, warungnya diacak-acak sama pelaku," kata Bambang saat dikonfirmasi.
Menurut Bambang, warung pecel lele tersebut menjadi sasaran perusakan karena target yang dicari tidak ada di lokasi.
"Sasarannya yang dicari kebetulan sudah pergi. Akhirnya dia (pelaku) ngamuk di situ," ujar dia.(TribunJakarta/Rr Dewi Kartika H)
# korban pembacokan # pembacokan # Pasar Minggu # Jakarta Selatan # Korban salah sasaran
Baca berita lainnya terkait pembacokan
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Viral Video Pria Terbaring Bersimbah Darah, Dibacok saat Asyik Makan Pecel Lele di Pasar Minggu
Sumber: TribunJakarta
Tribunnews Update
Polisi Bekuk 2 Bersaudara yang Serang Mantan Pacar Adik di Pontianak Kota, Korban Dibacok saat Tidur
14 jam lalu
Tribunnews Update
Kronologi Penganiayaan Brutal di Kos Pontianak Kota, Pria Diserang Kakak Mantan Pacar saat Tidur
14 jam lalu
Tribunnews Update
Marah gegara Ditegur Ngintip Gadis Mandi, Adik di Jaktim Bacok Kakak Kandung hingga Bersimbah Darah
3 hari lalu
Terkini Nasional
Suasana Kantor Kementerian Transmigrasi Hari Pertama Kebijakan WFH tiap Jumat, Tutup Akses Masuk
5 hari lalu
LIVE UPDATE
Tinggal Puluhan Tahun, Warga Lenteng Agung Tegaskan Hunian Milik Pribadi, Bukan Rumah Dinas
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.