Tribunnews WIKI

Periodontitis, Infeksi Gusi yang Bisa Merusak Gigi, Jaringan Lunak, dan Tulang Penyangga Gigi

Minggu, 6 Juni 2021 23:09 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Periodontitis adalah salah satu komplikasi dari radang gusi atatu gingivitis yang tidak terobati.

Jika dibiarkan saja, penyakit ini dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan gusi dan gigi rusak.

Selain itu, periodontitis juga dapat menimbulkan abses dan kumpulan nanah pada gigi.

Penyebab

Periodontitis disebabkan oleh penumpukan plak gigi.

Plak gigi dapat terbentuk karena sisa-sisa makanan yang berinteraksi dengan bakteri.

Jika tidak dibersihkan, plak akan mengeras dan membentuk karang gigi.

Karang gigi tersebut yang menjadi media bagi bakteri untuk berkembang biak.

Seiring berjalannya waktu, bakteri pada karang gigi tersebut akan menyebabkan gusi di sekitar gigi atau gingiva meradang dan iritasi.

Radang gusi tersebut akan menyebabkan terbentuknya celah pada gusi yang memisahkan jaringan gusi dengan gigi.

Celah tersebut menyebabkan bakteri menginfeksi lebih dalam lagi, hingga merusak jaringan dan tulang di dalam gusi.

Selain dapat menyebabkan gigi tanggal, radang gusi yang terus terjadi juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Gejala

Berikut beberapa gejala dari periodontitis:

- Membengkaknya gusi

- Gusi berwarna merah, gelap, atau keunguan

- Gusi terasa nyeri saat disentuh

- Gusi mudah berdarah

- Gusi terlepas dari gigi sehingga gigi terlihat lebih panjang dari normalnya

- Adanya rongga di antara gigi

- Terbentunya nanah antara gigi dan gusi

- Bau napas

- Gigi goyang

- Terasa nyeri saat mengunyah

Jenis

1. Periodontitis Kronis

Ini adalah tipe yang paling umum dan sangat memengaruhi sebagian besar orang dewasa, meskipun anak-anak juga dapat terpengaruh.

Jenis periodontitis ini disebabkan oleh penumpukan plak dan melibatkan kerusakan lambat yang dapat membaik dan memburuk dari waktu ke waktu.

Ketika kerusakan sudah parah, penderita bisa sampai kehilangan gusi dan gigi.

2. Periodontitis Agresif

Biasanya dimulai pada masa kanak-kanak atau awal masa dewasa dan hanya memengaruhi sejumlah kecil orang.

Penyakit ini cenderung memengaruhi keluarga dan menyebabkan perkembangan tulang dan gigi yang terhambat jika tidak ditangani.

3. Penyakit Periodontal Nekrosis

Penyakit gigi ini ditandai oleh kematian jaringan gusi, ligamen gigi, dan tulang pendukung yang disebabkan oleh kurangnya suplai darah (nekrosis) sehingga mengakibatkan infeksi berat.

Tipe ini umumnya terjadi pada orang dengan sistem kekebalan yang menurun.

Contohnya, pengidap infeksi HIV, seseorang yang sedang menjalani pengobatan kanker ataupun kekurangan gizi.

Faktor Risiko

Berikut faktor-faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya periodontitis:

- Radang gusi

- Kebiasaan kesehatan mulut yang buruk

- Merokok atau mengunyah tembakau

- Usia yang lebih tua

- Kegemukan

- Nutrisi yang tidak memadai, termasuk kekurangan vitamin C

- Faktor genetika

- Obat-obatan tertentu yang menyebabkan mulut kering atau gusi berubah

- Kondisi yang menyebabkan kekebalan tubuh menurun, seperti leukemia, HIV / AIDS dan pengobatan kanker

- Mengidap penyakit tertentu, seperti diabetes, rheumatoid arthritis, dan penyakit Crohn

Pengobatan

Pada periodontitis yang belum parah, metode pengobatan yang dilakukan dokter adalah:

- Scaling, untuk menghilangkan karang gigi dan bakteri dari permukaan gigi atau bagian bawah gusi.

- Root planing, untuk membersihkan dan mencegah penumpukan bakteri dan karang gigi lebih lanjut, serta untuk menghaluskan permukaan akar.

- Pemberian antibiotik (bisa dalam bentuk minum, obat kumur atau gel), untuk menghilangkan bakteri penyebab infeksi.

- Pencabutan gigi yang terdampak, agar tidak semakin parah dan menyerang gigi di sekitarnya

Untuk periodontitis yang sudah parah, dokter akan melakukan prosedur operasi, seperti:

- Flap surgery, untuk mengurangi kantong atau celah gusi.

- Soft tissue grafts atau operasi cangkok jaringan lunak, untuk mengganti jaringan yang rusak akibat periodontitis.

- Bone grafting atau operasi cangkok tulang, untuk memperbaiki tulang-tulang di sekitar akar gigi yang telah hancur.

- Guided tissue regeneration, untuk merangsang pertumbuhan tulang baru guna mengganti tulang yang hancur akibat infeksi.

- Tissue-stimulating proteins, untuk merangsang pertumbuhan jaringan dan tulang baru.

Pencegahan

Agar tidak terkena periodontitis, anda harus menjaga kebersihan mulut dengan cara rajin gosok gigi dan flossing.

Cara lainnya, yaitu menghindari rokok dan penggunaan zat-zat berbahaya lainnya.

(TribunnewsWiki.com/Puan)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Periodontitis

# Tribunnews WIKI # periodontitis # infeksi gusi

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved