Jumat, 10 April 2026

Terkini Daerah

Harga Kedelai Tembus Rp1,1 Juta per Kuintal, Produsen Tempe di Ciputat Menjerit

Jumat, 4 Juni 2021 22:02 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUN-VIDEO.COM - Produsen tempe di Kampung Tempe, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), kembali menjerit, harga kedelai tak kunjung turun.

Pada Januari 2021 lalu, Kampung Tempe Ciputat mogok beroperasi.

Saat itu harga kedelai naik dari Rp700 ribu per kuintal menjadi Rp900 ribu per kuintal.

Bukannya menurunkan harga, aksi mogok produksi itu justru tidak berpengaruh.

Baca: Mentan Bingung Disalahkan Soal Mahalnya Harga Kedelai dan Daging Sapi

Bahkan sampai saat ini, Kamis (3/6/2021), harganya sudah mencapai Rp1,1 juta per kuintal.

Mugiono (45), salah satu Produsen tempe di Kampung Tempe Ciputat, sampai menaikan harga jualnya.

"Kalau harga kedelai sekarang kan satu kuintal sudah Rp1,1, kalau harga tempe naik Rp1.000 yang tadi Rp5.000 jadi Rp6.000," ujar Mugiono di Kampung Tempe.

Baca: Gelar Operasi Pasar, Kementan Patok Harga Kedelai Impor Rp8.500 Per Kilogram

Kenaikan harga kedelai yang masih hasil impor itu membuat Mugiono dan Produsen lainnya sudah sampai tahap merugi.

"Ya merugi gitu kan."

"Ya sekitar sudah tiga bulanan lah terasa, dari mulai Rp700 ribu sampai sekarnag satu juta lebih, Rp1,1 juta," kata Mugiono.

Mugiono berharap kepada pemerintah agar bisa menekan kembali harga kedelai, bahan baku tempe.

"Penginnya dari perajin tempe dan tahu ya kalau bisa sih harga kacang distabilin lah, supaya perajin tempe itu bisa dagang standard lagi, pendapatan sama modal bisa imbanglah. Kalau sekarang kan modal gede, pendapatan kecil," harap Mugiono.(*)

# harga kedelai # kedelai # produsen tempe # Ciputat # Tangerang Selatan

Baca berita lainnya terkait harga kedelai

Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved