Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Dokter yang Tangani Covid-19 di Ponorogo Dapat Ancaman Warganet, IDI: Kami Serahkan ke Penegak Hukum

Rabu, 2 Juni 2021 12:55 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Dua warganet melakukan aksi pengancaman terhadap dokter yang menangani Covid-19 di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Mereka mengancam akan melakukan tindak kekerasan terhadap dokter itu.

Tangkapan layar berisi ancaman itu pun beredar di media sosial.

Dua pemilik akun Facebook HDW dan AR berkomentar akan melakukan kekerasan kepada tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19.

Dikutip dari Kompas.com, hal ini berawal dari komentar akun Facebook HDW yang menuding nakes lah yang mengeluarkan virus corona.

Ia juga memprovokasi untuk mencari nakes dan akan melakukan tindakan kekerasan.

Baca: Pria yang Maki Nakes di RSA UGM Minta Maaf, Ngaku Panik karena Teman Muntah tak Kunjung Ditangani

"golek i ae dokter e terus di tekek opo di sontek mati.... Ben kapok... Covid e wis ilang tpi dokter sing sik ngetokne virus iki langsung ae di golek i sopo sing nangani pasien terus di idak cengel e ben ra kesuwen."

(Cari saja dokternya, lalu dicekik atau disuntik mati. Biar jera. Covid sudah hilang, tetapi dokter yang masih mengeluarkan virus ini langsung saja dicari siapa yang menangani pasien. Lalu diinjak lehernya biar tidak kelamaan). tulis akun Facebooh HDW.

Komentar HDW kemudian ditanggapi oleh akun Facebook AR.

Dalam komentar itu, AR mendukung dan akan ikut dalam aksi HDW.

"HDW, nek butuh bantuan jejeki cocote doktere aku yo meluu." (HDW, kalau butuh bantuan injak-injak mulutnya dokter, aku juga ikut).

Mengenai viralnya komentar itu, Ketua IDI Ponorogo Aris Cahyono pun memberikan tanggapannya.

Aris menyebut, IDI Ponorogo menyikapi dengan kepala dingin dan bersabar.

“Kami menyadari pemahaman masyarakat bisa berbeda-beda. Ada orang yang ingin mencari detail penyakit ini dan ada yang mendengar sepotong-sepotong. Dan ada juga yang terprovokasi dan ikut-ikutan memandang bahwa Covid-19 itu tidak ada,” ungkap Aris,

IDI menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

Mereka juga tetap meminta perlindungan kepada Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terkait ancaman tersebut.

Baca: Viral Video Nakes yang Urus Pasien Covid-19 Tolak Divaksin, IDI Sesalkan dan Akui Hanya Hiburan

"Kami tidak melawan. Jadi kami serahkan ke penegak hukum saja," pungkas Aris.

Aris berharap masyarakat lebih memahami kerja nakes dan memahami lebih mendalam terkait penyakit Covid-19.

Karena ancaman itu bisa menambah beban moral para nakes yang menangani covid-19.

Menurutnya, selama pandemi, nakes di Kabupaten Ponorogo sudah bekerja maksimal sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Kita sudah bekerja maksimal terutama nakes yang merawat Covid-19. Ancaman ini menambah beban moral kami selama pandemi,” ujar Aris.

Ia menambahkan, informasi yang beredar di masyarakat memang sering kali hanya satu arah.

Sehingga menimbulkan kesalahpahaman serta persepsi negatif kepada nakes.

Aris berharap masyarakat ke depannya juga bisa lebih selektif dalam menerima informasi-informasi yang beredar di media sosial.

“Yang mem-posting mungkin hanya menyampaikan dari satu sudut pandang dia sendiri sehingga menimbulkan kesalahpahaman. Bisa jadi karena informasi yang dia terima satu arah sehingga menimbulkan persepsi yang salah terkait nakes yang merawat Covid-19,” jelas Aris.(Tribun-video.com/Kompas.com)

# Covid-19 # dokter # Ponorogo # Ancaman # Facebook # komentar

Baca berita lainnya terkait Covid-19

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Unggahan Viral di Medsos, Dokter yang Tangani Covid-19 di Ponorogo Diancam Warganet

Editor: Purwariyantoro
Reporter: Dea Mita
Video Editor: Muhammad Eka Putra
Sumber: Kompas.com
Tags
   #Covid-19   #dokter   #Ponorogo   #Ancaman   #Facebook   #komentar
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved