Kamis, 16 April 2026

Tribunnews Update

Fakta Wisatawan Makan Pecel Lele Harga Selangit di Malioboro, Ternyata Beli di Kios, Bukan di PKL

Jumat, 28 Mei 2021 20:42 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Video seorang wisatawan viral di media sosial karena mengeluhkan harga pecel lele yang terlalu mahal di kawasan Malioboro .

Belakangan, terungkap fakta bahwa kejadian yang dialami sang wanita bukanlah di kawasan Malioboro .

Terungkap pula bahwa kejadian tersebut terjadi di sebuah kios rumah makan dan bukan PKL .

Baca: Viral Video Harga Pecel Lele di Kawasan Malioboro, Sosok Oknum Pedagang Nakal Terungkap

Mantri Pamong Praja atau Camat Danurejan, Bambang Endro Wiboro menyebut, pihaknya telah melakukan penelusuran terkait viralnya video tersebut.

Hasilnya, didapati bahwa lokasi viralnya video itu berada di Jalan Perwakilan.

"Dari videonya kiri kanan ada gedung kita cek dan benar di situ videonya," kata Bambang dihubungi, Kamis (27/5/2021).

Berdasarkan penelusurannya, didapati bahwa yang diungkapkan sang wanita dalam video tersebut bukanlah pedagang kaki lima (PKL).

Namun sudah masuk dalam kategori rumah makan.

Ia juga menyebut kejadian tersebut bukan terjadi di warung makan pinggir jalan atau trotoar.

Baca: Paguyuban Lesehan Ancam Gugat Wanita yang Viralkan Pecel Lele Mahal Malioboro, Akui Pengakuan Bohong

"Saya sudah melakukan pengecekan di lapangan dengan tim. Ternyata yang warung indikasi viral tersebut bukan PKL. Kalau PKL kan di trotoar dengan tenda bongkar pasang tidak permanen," ujar dia.

Bambang lantas menegaskan, bahwa kejadian yang viral berada di sebuah kios rumah makan.

Hingga saat ini, penjual yang ditanyai belum ada yang mengaku.

Pihaknya juga menuturkan bahwa wisatawan wanita tersebut tidak menunjukkan nota atau lokasi pasti, hingga tidak jelas dimana lokasinya.

"Kita sudah tanya ke mereka tetapi belum mengaku, karena dari TikTok (video) enggak ngomong di warung ini dan tidak ada notanya, enggak ngomong di mana, jadi susah," kata dia.

Karena termasuk kategori rumah makan, maka pihaknya mengaku membawa masalah ini ke Dinas Pariwisata.

"Jalan perwakilan ini bukan PKL tetapi rumah makan permanen, ada di Dinas Pariwisata (kewenangan) kita koordinasikan dengan Dinas Pariwisata," kata dia.

Diungkapkan oleh Bambang, rumah makan di Jalan Perwakilan sudah menampilkan daftar menu lengkap dengan daftar harganya.

Baca: TRAVEL EVERYDAY: Wanita Digetok Harga di Malioboro Jogja, Bayar Mahal Buat Seporsi Pecel Lele

Sehingga penjualnya sudah menunjukkan di awal pada setiap pelanggan.

"Dari segi mereka berjualan sudah menampilkan daftar. Sudah tertulis di situ, lele sekian lalap Rp 10 ribu ada memang nasi putih Rp 7 ribu. Eggak salah juga penjualnya," kata dia.

Lantaran sudah terpasang daftar menu, maka seharusnya pelanggan bisa memilih di tempat mana ia harus makan.

Ditambah lagi hingga sekarang tidak ada standar harga pecel lele.

"Kecuali kalau ada perwal harga pecel lele kawasan Malioboro sekian," ujarnya.

Diketahui, keluhan sang wisatawan wanita itu sebelumnya viral di media sosial karena merasa mendapatkan harga yang terlalu mahal untuk seporsi makan pecel lele.

Dalam pengakuannya, wisawatawan itu mengaku harus merogoh kocek sebesar Rp37 ribu untuk satu porsi makanan.

Baca: Pedagang Pecel Lele yang Berikan Harga Tak Wajar di Malioboro Disebut Baru Berjualan selama 2 Bulan

Di mana Rp20 ribu untuk lele, kemudian Rp7 ribu untuk nasi putih, dan Rp10 ribu untuk lalapan.

Padahal normalnya, harga lesehan di sekitaran Malioboro Yogyakarta hanya berkisar Rp15 ribu sampai Rp18 ribu saja. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pedagang yang Jual Pecel Lele Mahal dan Viral di Medos Ternyata Rumah Makan, Bukan PKL

# pecel lele # Malioboro # wisatawan # viral di media sosial # Jogjakarta # PKL

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Nila
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved