Minggu, 11 Januari 2026

Tim Pengantar Bantuan Presiden Jokowi Hadapi Medan Berat Menuju Sungkung

Sabtu, 15 April 2017 09:10 WIB
Tribun Pontianak

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUN-VIDEO.COM, PONTIANAK - Seperti inilah proses pendistribusian paket bantuan perlengkapan sekolah dari Presiden RI, Joko Widodo untuk siswa SDN di Sungkung, yang terbagi dalam dua rombongan pengantar.

Rombongan pertama untuk SDN 07 Kapot, dipimpin Dandim 1202/ Singkawang, Letkol Czi Darody Agus, yang mengantarkan 38 paket dengan rincian 19 paket untuk siswa kelas 1 hingga kelas 3 dan 19 paket untuk siswa kelas 4 hingga kelas 6, yang berangkat dari Markas Kodam XII/ Tanjungpura menuju Kapot, melalui jalur rute Bengkayang, pada Sabtu (8/4/2017).

Sementara rombongan kedua yang dipimpin Dandim 1204/ Sanggau, Letkol Arm I Gusti Agung Putu Sujarnawa, berangkat di hari yang sama dari Markas Kodam XII/ Tanjungpura, melalui rute Entikong, Kabupaten Sanggau, Sabtu (8/4/2017) sekitar pukul 21.50 WIB.

Tak mudah bagi tim pengantar dan tim Sekretariat Presiden (Setpres) untuk sampai menuju Sungkung.

Usai berangkat dari Markas Kodam XII/ Tpr, tim beristirahat sekitar lima belas menit di sebuah warung kopi di Simpang Ampar, Sanggau pada Minggu (9/4/2017) dini hari, dari pukul
00.00 hingga 00.15.

Perjalanan selama sekitar dua jam tersebut, masih menghadapi medan jalan yang beraspal mulus.

Usai beristirahat, rombongan kemudian menempuh perjalanan sekitar satu jam menuju Simpang Sosok.

Kondisi jalan yang dihadapi cukup variatif, ada medan jalan yang beraspal mulus, namun sebagian masih pengerasan dan dalam pengerjaan proyek pengaspalan jalan. Ini terlihat dengan adanya sejumlah alat berat yang terparkir di tepi jalan.

Tonton juga:

Kecelakaan Terjadi saat Bawa Anaknya Seperti Ibu Ini di Jalan, Jangan Ditiru ya!

Video Detik-detik Bocah Ditemukan Tewas Kesetrum Usai Minum Air PDAM

Rombongan tiba di Simpang Sosok sekitar pukul 01.30. Di sini, kami tidak beristirahat, namun tetap meneruskan perjalanan untuk segera tiba di Pos Kotis Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonif 131/ Braja Sakti di Entikong, Sanggau.

Hingga akhirnya tiba di Pos Kotis Satgas Pamtas RI - Malaysia sekitar pukul 03.05 WIB. Tim Setpres langsung melakukan koordinasi dengan personel TNI di sini, membicarakan tentang rute, lama perjalanan serta kesiapan kendaraan.

Rombongan beristirahat sejenak di Pos Kotis hingga pukul 06.00. Suasana di Pos Kotis pada Minggu pagi tampak tenang, pepohonan rindang di sekitar kawasan ini menambah segarnya udara.

Pantauan tribunpontianak.co.id, tampak dua personel tentara, satu orang personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan satunya lagi personel Tentera Diraja Malaysia (TDM) melakukan proses pengibaran bendera Indonesia dan Malaysia di dua tiang berbeda.

Keduanya tampak kompak dari sejak mengikat bendera ke tali, menarik bersama hingga memberikan penghormatan.

Beberapa menit kemudian, tampak puluhan personel Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonif 131/ Braja Sakti memindahkan paket bantuan Presiden RI, dari semula berada di dalam truk, untuk kemudian dipindahkan ke lima mobil single cabin.

Dandim 1204/ Sanggau, Letkol Arm I Gusti Agung Putu Sujarnawa memimpin langsung apel keberangkatan hari kedua, Minggu (9/4/2017) sekitar pukul 07.00.

Sebelum berangkat, seluruh personel yang melaksanakan misi mengantar bantuan perlengkapan sekolah dari Presiden RI, terlebih dahulu rombongan berdoa bersama.

Ada sebanyak 95 orang dalam rombongan ini, yang terdiri dari sebanyak 66 personel Satuan Kodim 1204/ Sanggau, 21 personel Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonif 131/ Braja Sakti, dua personel Kodam XII/ Tanjungpura, lima staf Sekretariat Presiden (Setpres) serta satu orang wartawan tribunpontianak.co.id.

Simak selengkapnya dalam video di atas.(*)

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: fajri digit sholikhawan
Sumber: Tribun Pontianak

Tags
   #Pontianak

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved