Yandex

Indonesia Update

Polisi Tangkap 5 Pelaku Pembuat Balon Udara yang Meledak di Klaten, Ternyata Sudah Terbangkan 2 Kali

Rabu, 19 Mei 2021 14:42 WIB
Tribun Video
Editor: Panji Anggoro Putro | Reporter: Firdausi Rohmah Rizki Ananda | Video Production: Aditya Wisnu Wardana

TRIBUN-VIDEO.COM - Lima pelaku yang menerbangkan Balon Udara yang membawa petasan di Desa Sabrang, Delanggu, Klaten akhirnya dibekuk oleh Polres Klaten , Senin(17/5/2021).

Kelimanya yakni berinisial AG, AP, NT, MM, dan N.

Berdasarkan pengakuan pelaku, mereka telah menerbangkan Balon Udara setinggi 10 meter sebanyak 2 kali.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu mengungkapkan hal tersbeut dalam gelar perkara di Mapolres Klaten, Selasa (18/5/2021).

Baca: 5 Pemuda Pembuat Balon Udara Petasan yang Meledak di Klaten Ditahan, Pelaku Asal Srumbung Magelang

Kelima pelaku ditangkap di kediamannya di Kabupaten Magelang, Senin (17/5/2021).

Edy mengungkapkan, pihaknya juga telah menggeledah rumah pelaku. Dai hasil penggeledahan, pihak kepolisian menemukan bahan-bahan pembuat Balon Udara dan mercon yang masih tersisa.

Barang bukti tersebut yakni mercon, kain, bambu, dan plastik.

Edy menuturkan, pelaku ternyata sudah dua kali menerbangkan Balon Udara setinggi 10 meter.

Balon dengan dia meter 3 meter itu diterbangkan pertama pada Sabtu (15/5/2021) dan kedua pada Senin (17/5/2021).

Edy menuturkan, Balon Udara yang diterbangkan pada Senin (17/5/2021) meledak dan mengenai permukiman warga di Desa Sabrang, Delanggu.

Kemungkinan, sumbu mercon besar dan mercon kecil terputus sehingga jatuh dan mengenai permukiman warga.

seorang tersangka AG kepada awak media mengaku menghabiskan uang sekitar Rp1,5 juta untuk membuat satu unit Balon Udara membawa mercon tersebut.

Baca: Kronologi Balon Udara Bawa Petasan Meledak di Delanggu Klaten: Suaranya Keras Sekali

Diakui Kapolres, kegiatan menerbangkan balon tersebut menurut tersangka merupakan tradisi.

Namun kegiatan tersebut membahayakan bagi lalu lintas penerbangan dan warga.

Terhadap tersangka dijerat UU darurat tentang bahan peledak dan juga pasal 188 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. (*)

Baca juga berita terkait di sini

# INDONESIA UPDATE # Balon Udara # petasan # Klaten # Polres Klaten

Sumber: Tribun Video

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved