Sabtu, 18 April 2026

Terkini Daerah

Wanita yang Viral Maki Petugas karena Diminta Putar Balik Minta Maaf, Mengaku Malu dan Menyesal

Selasa, 18 Mei 2021 09:31 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Viral video seorang penumpang mobil Toyota Vios dengan nomor polisi A 1330 TH memaki petugas di pos penyekatan Simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Cilegon, Banten, Minggu (16/5/2021).

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak terlihat wanita tersebut kesal setelah tidak diperbolehkan masuk ke kawasan objek wisata Pantai Anyer, Serang.

Bahkan, saat ditegur petugas karena tidak memakai masker, wanita tersebut marah dan memaki petugas dengan menggunakan bahasa Sunda sambil keluar dari mobil.

Seusai video itu viral, polisi langsung bergerak dan berhasil mengamankan wanita yang memaki petugas di pos penyekatan anyer tersebut.

Wanita tersebut diketahui bernama Gustuti Rohmawati alias Uty.

Baca: Pengakuan Wanita Muda yang Maki Polisi di Anyer karena Diminta Putar Balik: Aku Diteriaki Kasar

Selain mengamankan Uty, polisi juga mengamankan pengendara mobil tersebut yakni Hasan Bahrudin yang merupakan suami dari Uty.

Pasangan suami istri ini diamankan di kediaman sepupunya di wilayah Carita, Kabupaten Lebak, pada Minggu malam.

"Kedua orang pengemudi dan penumpang kendaraan Toyota Vios nomor polisi A 1330 TH diamankan di kediaman sepupunya di Carita," kata Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono kepada wartawan, Senin (17/5/2021).

Kepada polisi, pasutri ini mengaku berangkat dari Kota Serang menuju Carita, Pandeglang, untuk menjenguk sepupu mereka yang sedang sakit.

Namun, saat di pos penyekatan pos anyer, mereka tidak dapat menunjukkan bukti sehingga diminta untuk putar balik dan terjadilah peristiwa itu.

Minta maaf, malu dan menyesal

Setelah diamankan petugas, Uty pun meminta maaf karena sudah memarahi petugas saat dilarang menuju kawasan Pantai Anyer.

"Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan permohonan maaf saya sebesar-besarnya kepada para petugas dishub dan petugas polisi yang berjaga saat di pos penyekatan Anyer," kata Uty di Mapolres Cilegon, Senin (17/5/2021).

Tak hanya itu, atas kejadian itu, Uty mengaku merasa malu dan menyesal atas perilakunya yang tidak terpuji.

"Perasaan saya atas kejadian kemarin, saya merasa malu dan menyesal," ungkapnya.

"Saya minta maaf atas sikap dan perilaku saya yang pada saat itu meluap dan emosi karena diminta untuk putar balik," lanjutnya.

Baca: Wanita Muda yang Maki Polisi di Pos Penyekatan Anyer Ngaku Malu: Saya Menyesal, Sebenarnya Bohong

Kata Uty, saat disetop petugas di pos penyekatan Anyer, tujuannya bukanlah untuk berwisata ke Pantai Anyer melainkan menjenguk saudaranya yang sedang sakit.

"Padahal tujuan saya bukan untuk berwisata ke pantai Anyer melainkan menjenguk saudara (sepupu) saya yang sakit," kata Uty.

Namun, lanjutnya, saat diminta untuk menunjukkan persyaratan, ia tidak bisa menunjukkannya sehingga ia diminta untuk putar balik.

"Memang persyaratan yang diminta petugas tidak memenuhi. Saya menyesal atas perbuatan saya dan mohon kiranya atas perbuatan saya dimaafkan," ujarnya.

Permintaan maaf juga disampaikan suami Uty, Hendra Baharudin yang pada saat kejadian juga ikut kesal karena diminta putar balik.

"Saya atas nama pribadi dan keluarga menyesal dan mohon untuk dimaafkan," kata Hendra.

# wanita bentak petugas # Wanita Maki Petugas # Anyer # Pantai Anyer # Cilegon # Banten

Baca berita lainnya terkait Wanita Maki Petugas

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Akhir Cerita Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Anyer, Malu, Menyesal hingga Minta Maaf

Video Production: Dimas HayyuAsa
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved